Setelah pada 1 Juli 2022, menandatangani kontrak dengan Angkatan Laut Uni Emirat Arab untuk pengadaan enam kapal perang jenis LPD (Landing Platform Dock), kini dari ajang pameran pertahanan International Defense Exhibition & Conference (IDEX) 2023 (20 – 24 Februari), telah ada kabar kepastian nilai dari kontrak tersebut. (more…)
Setelah sebelumnya dinyatakan sukses melalui pengujian performa kapal, yakni dengan menuai hasil kecepatan rata-rata melebihi yang disyaratkan dalam kontrak pada saat Sea Acceptance Test (SAT), kini Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-6 produksi PT PAL Indonesia, KRI Panah 626 telah dinyatakan sukses pada tahapan Live Firing Test. (more…)
Setelah sukses melakukan serah terima kapal BRS (Bantu Rumah Sakit) KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991 pada 14 Januari 2022, setahun kemudian, yakni pada 19 Januari 2023, PT PAL Indonesia telah resmi melaksanakan serah terima unit kedua (sister ship) kapal BRS, yakni KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 kepada Satuan Kapal Bantu (Satban) TNI AL. (more…)
Di awal 2023 ini, ada kabar dari PT PAL Indonesia, bahwa Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-6, yakni KRI Panah 626 berhasil melakukan uji pelayaran dengan performa baik. Setelah Desember 2022 yang lalu, sister ship nya KCR 60M ke-5 KRI Kapak 625 menutup akhir tahun 2022 juga dengan keberhasilan uji pelayaran dengan mencapai hasil optimal. (more…)
Dalam upaya menjaga kedaulatan negara dan memenuhi kebutuhan pertahanan bawah laut Indonesia, PT PAL Indonesia tengah mengembangkan produk terbaru yakni Kapal Selam Autonomous (KSOT) atau dikenal dengan label kapal selam tanpa awak – Unmanned Underwater Vehicle (UUV). (more…)
Sebanyak 41 unit kapal perang TNI AL dalam waktu dekat diwartakan bakal mendapatkan program refurbishment, yakni meningkatkan kemampuan operasional dan memperpanjang usia pakai, terutama pada kapal perang yang telah berusia tua. Program refurbishment nantinya akan mencakup jenis Fast Patrol Boat (FPB)-57 Class, korvet Parchim Class, korvet Fatahillah Class, Kapal Cepat Rudal (KCR) Class, korvet Sigma Class dan korvet Bung Tomo Class. (more…)
Pandemi yang terjadi dua tahun terakhir mengajarkan pada kita, pentingnya kekuatan fasilitas kesehatan. Di lain sisi, sebagai negara kepulauan terbesar, penting bagi Indonesia untuk memiliki fasilitas kesehatan yang memadai dan merata sampai ke pelosok negeri. TNI Angkatan Laut melalui PT PAL Indonesia berupaya untuk mewujudkan dan melakukan akselerasi teknologi melalui inovasi desain kapal Bantu Rumah Sakit (BRS).
Setelah sukses melakukan seremoni serah-terima Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 pada awal tahun 2022 (14/1), PT PAL Indonesia kini mewartakan tengah menjalankan produksi untuk sistershipnya, yakni Kapal BRS TA 2020, TA 2021, TA 2022. Kapal rumah sakit ini merupakan jenis kapal Landing Platform Dock (LPD), dengan fungsi asasi sebagai supporting ship, baik dalam operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP). (more…)
Semakin banyak kapal perang TNI AL yang dipasangi kanon Naval AD 20mm M71/08 buatan Yugoimport. Setelah sebelumnya kanon produksi Serbia ini dipasang pada Landing Platform Dock (LPD) KRI Semarang 594, korvet KRI Fatahillah 361 dan KCR stealth KRI Golok 688, maka sebuah postingan terbaru di akun Instagram PT PAL Indonesia, memperlihatkan proses instalasi dua unit secondary gun pada Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-6 KRI Panah 626. (more…)
CMO PAL Indonesia Willgo Zainar saat menyerahkan maket kepada Menhan Filipina Delfin N. Lorenzana
Setelah puas dengan kualitas dari dua unit LPD (Landing Platform Dock) atau SSV (Strategic Sealift Vessel) Tarlac Class hasil produksi PT PAL Indonesia, kini ada kabar baik datang dari Manila, disebutkan bahwa Departemen Pertahanan Filipina telah resmi mengoder dua unit SSV lagi dari PT PAL Indonesia. Dikutip dari siaran pers yang diterima Indomiliter.com (24/6/2022), telah dilaksanakan penandatanganan kontrak jual-beli kapal LPD antara PT PAL Indonesia dengan Departemen Pertahanan Filipina. (more…)