Masih terkait dengan penawaran Scorpene Evolved untuk TNI AL, Naval Group juga memberikan solusi sistem senjata mutakhir untuk kapal selam dengan teknologi full Lithium-Ion Batteries (LIB), di antaranya adalah kapal selam untuk Indonesia ini akan dapat dipersenjatai dengan heavy torpedo Leonardo Black Sharkdan F21 yang lebih modern. Tidak itu saja, Scorpene Evolved akan terintegrasi penuh dengan rudal jelajah yang diluncurkan dari kapal selam, MBDA Exocet SM39. (more…)
Meski pengadaan kapal selam Scorpene class telah tertuang dalam nota kesepahaman, bahkan antar manufaktur, yakni Naval Group dan PT PAL Indonesia, telah menyepakati kerja sama pembangunan unit kapal selam di Surabaya. Namun, kontrak efektif untuk pengadaan dua unit Scorpene class belum juga berjalan, apakah yang membuat akuisisi kapal selam Perancis ini terasa alot? (more…)
Hari ini, 25 Agustus 2023, PT PAL Indonesia menggelar ceremony keel laying (peletakan lunas) proyek pembangunan unit perdana frigat Merah Putih (Arrowhead 140). Sekretaris Badan Sarana Pertahanan (Sesbaranahan) Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Heru Sudarminto memimpin jalannya ceremony. (more…)
Sebuah artikel yang diposting Janes.com (15/8/2023) menyebut bahwa PT PAL Indonesia telah menandatangani kontrak dengan MBDA, manufaktur rudal dari Perancis untuk meningkatkan kemampuan tempur (upgrade) pada tiga unit korvet Bung Tomo class. Hal tersebut menjadi menarik untuk dicermati, pasalnya program upgrade Bung Tomo class selama ini telah berjalan dengan melibatkan Thales dan PT Len Industri. (more…)
Setelah penandatanganan kontrak penjualan dua unit LPD (Landing Platform Dock) atau SSV (Strategic Sealift Vessel) Tarlac Class (tambahan) antara PT PAL Indonesia dengan Departemen Pertahanan Filipina di Manila pada Juni 2022, kini ada kabar terbaru dari Surabaya Diwartakan bahwa pada hari ini, 10 Agustus 2023, telah dimulai tahapan pemotongan baja pertama – first steel cutting atas dua LPD tersebut. (more…)
Pemotongan plat baja pembangunan unit perdana frigat Arrowhead 140 pesanan Kementerian Pertahanan RI di PT PAL Indonesia telah dimulai pada Desember 2022, yang artinya jika tidak ada kendala, maka pembangunan frigat akan rampung dalam waktu 69 bulan kemudian. (more…)
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali secara resmi telah melakukan Shipnaming Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-5 dan ke-6 produksi PT PAL Indonesia. Bertempat di Dermaga Semenanjung Barat, Divisi Rekayasa Umum, kedua KCR 60M yang dimaksud adalah KRI Kapak 625 dan KRI Panah 626. (more…)
Selain asasinya menjalankan peperangan dari bawah permukaan, keberadaan kapal selam juga erat kaitan dengan misi infiltrasi senyap. Begitu pun dengan Scorpene class, kapal selam diesel listrik yang akan dibangun Naval Group dan PT PAL Indonesia, juga punya kemampuan mendukung infiltrasi dari bawah air dengan menggunakan wahana skuter bawah air. (more…)
Setelah meraih hasil excellent dalam Commodore Inspection, PT PAL Indonesia kini siap untuk menyerahkan kedua kapal perang jenis KCR (Kapal Cepat Rudal) 60M, yakni KRI Kapak 625 dan KRI Panah 626 kepada pihak operator, Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL. (more…)
SEVP Transformation Management PT PAL, Satriyo Bintoro dan VP Sales and Business Development India, Asia Pacific Naval Group, Nicolas de la Villemarquép.
Meski Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah menyebut rencana pembelian dua unit kapal selam diesel listrik Scorpene class dari Perancis, plus telah dilakukan penandatanganan MoU kerja sama bidang research and development tentang kapal selam antara PT PAL dan Naval Group. Namun, sampai saat ini publik masih menantikan kontrak efektif dapat dijalankan untuk dimulainya produksi kapal selam. (more…)