Setelah penandatanganan kontrak penjualan dua unit LPD (Landing Platform Dock) atau SSV (Strategic Sealift Vessel) Tarlac Class (tambahan) antara PT PAL Indonesia dengan Departemen Pertahanan Filipina di Manila pada Juni 2022, kini ada kabar terbaru dari Surabaya Diwartakan bahwa pada hari ini, 10 Agustus 2023, telah dimulai tahapan pemotongan baja pertama – first steel cutting atas dua LPD tersebut. (more…)
Pemotongan plat baja pembangunan unit perdana frigat Arrowhead 140 pesanan Kementerian Pertahanan RI di PT PAL Indonesia telah dimulai pada Desember 2022, yang artinya jika tidak ada kendala, maka pembangunan frigat akan rampung dalam waktu 69 bulan kemudian. (more…)
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali secara resmi telah melakukan Shipnaming Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-5 dan ke-6 produksi PT PAL Indonesia. Bertempat di Dermaga Semenanjung Barat, Divisi Rekayasa Umum, kedua KCR 60M yang dimaksud adalah KRI Kapak 625 dan KRI Panah 626. (more…)
Selain asasinya menjalankan peperangan dari bawah permukaan, keberadaan kapal selam juga erat kaitan dengan misi infiltrasi senyap. Begitu pun dengan Scorpene class, kapal selam diesel listrik yang akan dibangun Naval Group dan PT PAL Indonesia, juga punya kemampuan mendukung infiltrasi dari bawah air dengan menggunakan wahana skuter bawah air. (more…)
Setelah meraih hasil excellent dalam Commodore Inspection, PT PAL Indonesia kini siap untuk menyerahkan kedua kapal perang jenis KCR (Kapal Cepat Rudal) 60M, yakni KRI Kapak 625 dan KRI Panah 626 kepada pihak operator, Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL. (more…)
SEVP Transformation Management PT PAL, Satriyo Bintoro dan VP Sales and Business Development India, Asia Pacific Naval Group, Nicolas de la Villemarquép.
Meski Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah menyebut rencana pembelian dua unit kapal selam diesel listrik Scorpene class dari Perancis, plus telah dilakukan penandatanganan MoU kerja sama bidang research and development tentang kapal selam antara PT PAL dan Naval Group. Namun, sampai saat ini publik masih menantikan kontrak efektif dapat dijalankan untuk dimulainya produksi kapal selam. (more…)
Setelah pada 1 Juli 2022, menandatangani kontrak dengan Angkatan Laut Uni Emirat Arab untuk pengadaan enam kapal perang jenis LPD (Landing Platform Dock), kini dari ajang pameran pertahanan International Defense Exhibition & Conference (IDEX) 2023 (20 – 24 Februari), telah ada kabar kepastian nilai dari kontrak tersebut. (more…)
Setelah sebelumnya dinyatakan sukses melalui pengujian performa kapal, yakni dengan menuai hasil kecepatan rata-rata melebihi yang disyaratkan dalam kontrak pada saat Sea Acceptance Test (SAT), kini Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-6 produksi PT PAL Indonesia, KRI Panah 626 telah dinyatakan sukses pada tahapan Live Firing Test. (more…)
Setelah sukses melakukan serah terima kapal BRS (Bantu Rumah Sakit) KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991 pada 14 Januari 2022, setahun kemudian, yakni pada 19 Januari 2023, PT PAL Indonesia telah resmi melaksanakan serah terima unit kedua (sister ship) kapal BRS, yakni KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 kepada Satuan Kapal Bantu (Satban) TNI AL. (more…)
Di awal 2023 ini, ada kabar dari PT PAL Indonesia, bahwa Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-6, yakni KRI Panah 626 berhasil melakukan uji pelayaran dengan performa baik. Setelah Desember 2022 yang lalu, sister ship nya KCR 60M ke-5 KRI Kapak 625 menutup akhir tahun 2022 juga dengan keberhasilan uji pelayaran dengan mencapai hasil optimal. (more…)