
MBDA Missile Systems, manufaktur rudal dari Perancis, telah merevolusi sistem peluncur rudal hanud (pertahanan udara) VSHORAD (Very Short Range Air Defence) Mistral. Bila sebelumnya ada peluncur Mistral Atlas yang dioperasikan secara manual, maka kini telah hadir Atlas-RC, yang bisa disebut sebagai padanan dari Simbad-RC, platform peluncur Mistral di kapal perang. (more…)

Ancaman perang asimetris kian dominan, dalam aspek kelautan, sistem pertahanan pada kapal perang permukaan tidak melulu tertuju pada kualitas, namun juga diperhatikan mengenai kuantitas. Menyambung artikel terdahulu tentang “Sea Warden” dari MBDA Missile Systems, salah satu komponen pada sistem hanud modular pada kapal adalah rudal Mistral dengan peluncur Simbad-RC. (more…)

“Peran tempur.. peran tempur.. bahaya serangan udara,” peringatan lewat pengeras suara membahana di seluruh lorong dan kompartemen KRI Diponegoro 365. Saat itu disimulasikan salah satu korvet SIGMA Class TNI AL ini mendapat ancaman serangan udara. Diproyeksikan korvet buatan Damen Schelde Naval Shipbuilding, Belanda ini mendapat serangan rudal anti kapal. Sontak seluruh elemen kesenjataan di kapal disiapkan secara penuh, terutama senjata yang berkemampuan PSU (penangkis serangan udara). (more…)

Hajatan HUT TNI ke-69 pada 5 Oktober 2014 mendatang bakal dibuat seru. Dengan mengambil tempat di Surabaya, dari jauh-jauh hari pihak Mabes TNI sudah mengumandangkan bakal memamerkan full alutsista terbaru dari ketiga matra dalam program MEF (minimum essential force). Sang Tuan rumah, TNI AL di dermaga Ujung dijadwalkan akan menghadirkan defile dua dari tiga korvet terbaru yang baru didatangkan dari Inggris, yakni Multi Role Light Frigate (MRLF) atau korvet Type F2000 buatan BAE Systems Marine. (more…)

Meski usia korvet Parchim milik TNI AL tak muda lagi, tapi untuk kelengkapan senjatanya masih tergolong mematikan, baik untuk peran anti kapal selam dan peran anti serangan udara. Bicara tentang elemen penangkis serangan udara, selain ada kanon reaksi cepat AK-230 dan rudal mistral Simbad, masih ada lagi sosok sangar yang berada di sisi buritan, tak lain adalah meriam laras ganda AK-725 kaliber 57 mm. (more…)