
Di tengah keberadaan kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV7-A1 (LVTP-7) yang baru saja bertambah di arsenal kavaleri Korps Marinir TNI AL, dunia alutsista ternyata menyimpan kisah unik tentang versi eksperimental dari ranpur legendaris ini. Pada akhir era 1960-an hingga awal 1970-an, Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) pernah merancang sebuah prototipe yang sangat tidak biasa bernama LVTEX-3. (more…)

Rencana TNI AL untuk membentuk Batalyon Sniper di lingkungan Korps Marinir memunculkan niat baik guna meningkatkan kemampuan tempur dan ketepatan operasi, mengingat tidak ada yang meragukan nilai seorang penembak runduk yang terlatih. Namun demikian, setiap pembentukan satuan baru harus mampu menjawab satu pertanyaan dasar mengenai tugas pokok yang melatarbelakanginya. (more…)

Kedatangan gelombang pertama berupa 12 unit kendaraan tempur amfibi AAV-7A1 (LVTP-7) eks Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) ke Tanah Air menjadi penanda dimulainya penguatan armada pendarat Korps Marinir TNI AL yang menargetkan total 35 unit. Namun, Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang memanfaatkan momentum peremajaan alutsista dari Washington ini. (more…)

Kemunculan rekaman video yang memperlihatkan tank amfibi ringan T-1 Vietnam melintas dengan proteksi tambahan berupa sangkar slat armor (baja kisi) menyedot perhatian kalangan pengamat militer. Langkah inovatif militer Vietnam melengkapi T-1 dengan slat armor di sekeliling lambung dan kubahnya menunjukkan betapa cepat Hanoi mengadaptasi dinamika pertempuran modern. (more…)

Kabar mengenai rencana operasional MAZ-5316 oleh TNI AD dan Korps Marinir TNI AL menambah warna baru dalam dinamika modernisasi rantis (kendaraan taktis) di Indonesia. Kehadiran truk militer kelas berat berkonfigurasi 4×4 ini sekaligus membuktikan bahwa partisipasi Minsk Automobile Plant (MAZ) dari Belarus dalam ajang pameran pertahanan Indo Defence 2025 tidak sia-sia. (more…)

Boleh dibilang platform ranpur amfibi BMP-3 cukup sukses di pasar ekspor maupun di dalam negeri Rusia. Setelah meluncur dalam wujud IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-3F, kemudian ada SPM (Self Propelled Mortar) 2S31 Vena, dan terakhir dalam wujud APC (Armoured Personnel Carrier) BT-3F, kini BMP-3 dikembangkan sebagai robot tempur yang dioperasikan tanpa awak, semua serba otomatis dalam proyek “Udar” Unmanned Combat Ground Vehicle (UCGV). (more…)

Selain keberadaan truk Tatra T815-7, ada rantis (kendaraan taktis) lain yang menarik perhatian saat uji fungsi medan dan uji penembakkan MLRS (Multi Launch Rocket System) RM70 Vampire milik Korps Marinir TNI AL. Saat uji fungsi medan yang dilangsungkan di Puslatpur Marinir Baluran, Karang Tekok, Situbondo, Jawa Timur, Batalyon Roket Resimen Artileri (Menart) turut menyertakan rantis baru jenis Aligator dan Tatrapan.
(more…)

Guna meningkatkan kesiapan tempur, latihan berkelanjutan menjadi resep untuk membentuk prajurit yang profesional dan berkualitas. Terlebih saat kedatangan alutsista baru, adaptasi diperlukan agar awak terbiasa dengan senjata barunya. Setelah di bulan Juni lalu dilangsungkan uji tembak MLRS (Multi Launch Rocket System) RM70 Vampire 122 mm, kemarin (12/7/2016) bertempat di Puslatpur Marinir Baluran, Karang Tekok, Situbondo, Jawa Timur, Batalyon Roket Resimen Artileri (Menart) Korps Marinir menggelar uji fungsi medan pada RM70 Vampire.
(more…)

Meski pengadaannya berjalan lambat, adopsi rudal anti tank dalam beberapa tahun belakangan mulai menjadi perhatian untuk unit tempur di darat. Sebut saja infanteri TNI AD kini telah mengoperasikan rudal anti tank Saab NLAW dan FGM-148 Javelin. Sementara Marinir TNI AL sejak kedatangan ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) BVP-2 mulai mengoperasikan rudal anti tank AT-5 Spandrel. Dan di era IFV terbaru BMP-3F, Kavaleri Marinir pun menggunakan 9M117M1 Arkan.
(more…)

BMP-3F Korps Marinir TNI AL memang bukan MBT (Main Battle Tank), kelasnya adalah IFV (Infantry Fighting Vehicle), meski begitu ranpur amfibi modern asal Rusia ini sangat diandalkan sebagai salah satu kekuatan kavaleri paling lethal di arsenal alutsista TNI. Debutnya tak hanya populer di negara-negara karib Rusia, BMP-3 yang battle proven juga digunakan oleh negara-negara yang tak terbiasa dengan produk Rusia, sebut saja Uni Emirat Arab dan Korea Selatan, bahkan Arab Saudi kabarnya juga dalam proses memesan ranpur ini. (more…)