
Inovasi baru datang dari laga perang Ukraina, yakni dengan diperkenalkannya jenis mother drone, yakni drone fixed wing yang dapat meluncurkan dua drone FPV (First Person View) quadcopter kamikaze. (more…)

Inovasi baru datang dari laga perang Ukraina, yakni dengan diperkenalkannya jenis mother drone, yakni drone fixed wing yang dapat meluncurkan dua drone FPV (First Person View) quadcopter kamikaze. (more…)

Operasi “Jaring Laba-laba” (Operation Spider’s Web) yang melibatkan ratusan drone FPV (First Person View) telah membuat kerugian besar bagi militer Rusia. Lantaran dilakukan jauh di dalam wilayah Rusia, maka Ukraina membutuhkan persiapan yang matang dalam serangan ini, yang salah satunya melengkapi drone dengan teknologi kecerdasan buatan. (more…)

Perusahaan teknologi pertahanan Jerman, Helsing, belum lama ini meluncurkan drone kamikaze yang disebut pertama dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Drone yang dimaksud adalah HX-2 yang mengusung desain “X-Wing” dan mampu melesat dengan kecepatan maksimum 220 km per jam dan jangkauan 100 kilometer. (more…)

Mengikuti Airbus dengan jet tempur Eurofighter Typhoon (varian tandem seat) sebagai testbed untuk uji coba Manned-Unmanned Teaming (MUM-T), maka pabrikan dirgantara Korea Selatan, Korea Aerospace Industries (KAI) telah mengumumkan bakal menggunakan jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle sebagai testbed untuk adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di masa depan. (more…)

Setelah mewujudkan kerja sama pertahanan dalam pembangunan kapal selam bertenaga nuklir (AUKUS class), maka tiga negara anggota pakta pertahanan AUKUS (Australia, Inggris dan Amerika Serikat), kini mewujudkan berkolaborasi dalam pengembangan sistem terpadu pada drone tempur (UCAV). Persisnya kemitraan ketiga negara mencapai tonggak penting dengan keberhasilan uji coba drone berteknologi kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence). (more…)

Punya bentang perbatasan (daratan) yang sangat luas merupakan tantangan tersendiri bagi negara sebesar Rusia. Seolah mengikuti apa yang telah dilakukan Israel, Arab Saudi, Singapura dan Polandia, kini otoritas pertahanan Rusia juga menggelar balon udara aerostat yang berisikan beragam perangkat sensor deteksi, termasuk radar intai untuk mengawasi pergerakan yang ada di sekitar kawasan perbatasan. (more…)

Manufaktur rudal terkemuka Eropa, MBDA Misssile Systems, pada pameran pertahanan Eurosatory 2024 memperkenalkan solusi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang memungkinkan operator rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) untuk melihat target tersembunyi di lingkungan pertempuran yang menantang. (more…)

Dari serangkaian keunggulan yang ditawarkan oleh pesawat angkut C-130J Super Hercules adalah jumlah awak yang sedikit. Persisnya, Super Hercules hanya diawaki oleh tiga personel – pilot, kopilot dan loadmaster. Sebagai perbandingan, seri C-130H (analog) masih membutuhkan lima personel – pilot, kopilot, navigator, flight engineer dan loadmaster. Nah, ada kabar terbaru, bahwa jumlah pengawak C-130J nantinya akan lebih sedikit lagi. (more…)

Dengan mengoperasikan 12 unit kapal selam bertrenaga nuklir dan 48 unit kapal selam konvensional (diesel lisrtrik), maka dapat dibayangkan besarnya postur kekuatan Angkatan Laut Cina. Dalam perspektif pakta pertahanan trilateral AUKUS (Australia, United Kingdom, dan United States), maka keberdaaan armada kapal selam Cina yang mampu berlayar jarak jauh, menjadi ancaman serius, khususnya di kawasan Indo Pasifik. (more…)

Baru digunakan Angkatan Darat Rusia pada akhir tahun 2014, sistem pertahanan udara berbasis rudal Tor-M2U terbilang baru, dan Tor-M2U juga telah ikut ambil bagian secara aktif dalam operasi militer Rusia di Ukraina. Dengan dinamika peperangan yang terjadi, Almaz-Antey sebagai pengembang Tor-M2U, telah menghadirkan upgrade dengan menambahkan algoritma kecerdasan buatan – AI (Artificial Intelligence) pada Tor-M2U yang digunakan di Ukraina, termasuk diklaim sukses menembak jatuh roket yang diluncurkan oleh HIMARS dan MLRS Vilkha buatan Ukraina. (more…)