Ketika Indonesia kesulitan dalam memenuhi kewajiban angsuran biaya pengembangan jet tempur KF-21 Boramae, yang diikuti dengan rencana penguranan komposisi alih teknologi, maka besar kemungkinan seretnya anggaran Indonesia akan berlanjut kepada rencana pemesanan unit KF-21 dan pada akhirnya dapat berujung pada membengkaknya biaya produksi per unit KF-21 itu sendiri (akibat berkurangnya jumlah total rencana produksi). (more…)
Meneruskan pernyataan dari CEO Korea Aerospace Industries (KAI) pada Oktober 2023, yang menyebut pengembangan masa depan jet tempur ringan FA-50 Fighting Falcon, adalah dengan mewujudkan versi pesawat tempur ringan satu kursi (single seat) F-50. Dan belum lama ini, rencana tersebut kabarnya sudah semakin serius. Selain desain, juga telah disebut jumlah biaya pengembagan yang akan diinvestasikan. (more…)
Setelah menuntaskan kontrak pengadaan 18 jet tempur serang ringan FA-50 Fighting Eagle senilai 1,2 triliun won (US$920 juta) pada akhir Februari 2023, Kementerian Pertahanan Malaysia dibakarkan tengah mempersiapkan kontrak berikutnya untuk pengadaan 18 unit FA-50 tambahan, menjadikan nantinya Angkatan Udara Malaysia (TUDM/RMAF) secara keseluruhan akan mengoperasikan 36 unit FA-50 Block 20, yang diklaim sebagai varian Fighting Eagle paling canggih. (more…)
Israel Aerospace Industries (IAI) baru-baru ini mengumumkan perjanjian kontrak penting dengan Korea Aerospace Industries (KAI). Kontrak tersebut mencakup penyediaan sistem Adaptive Defense Antenna (ADA) untuk produksi tahap kedua program Light Armed Helicopter (LAH) untuk militer Korea Selatan. (more…)
Sebagai salah satu jet tempur ringan terlaris saat ini, FA-50 Fighting Eagle mendapatkan beragam tawaran upgrade, terutama untuk memenuhi kebutuhan ekspor. Selain adopsi air refueling probe yang memungkinkan FA-50 melakukan pengisian bahan bakar di udara, jet tempur single engine tersebut juga tengah dipersiapkan untuk dipasangi jenis radar Active Electronically Scanned Array (AESA). (more…)
Pelibatan unsur helikopter dalam operasi anti ranjau seolah terlupakan, padahal helikopter punya kemampuan untuk memburu dan menetralisir ranjau laut secara efektif. Bagi Korea Selatan yang 99 persen ekspor impornya bergantung pada jalur lintas laut, maka kemampuan anti ranjau menjadi sangat krusial, terlebih ada ancaman nyata dari Korea Utara. Berangkat dari hal tersebut, Defense Acquisition Program Administration (DAPA) punya proyeksi untuk mengembangkan helikopter penyapu ranjau. (more…)
Dari ajang Seoul International Aerospace & Defense Exhibition 2021 (ADEX 2021), Korea Aerospace Industries (KAI) telah merilis informasi tentang rencana paket upgrade untuk armada jet tempur FA-50 Fighting Eagle. Saat ini, Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF) mengoperasikan 60 unit FA-50, sementara untuk pasar ekspor, Filipina menjadi satu-satunya pengguna FA-50 di luar Korea Selatan. (more…)
Skadron Udara 15 TNI AU yang bermarkas di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur memang punya tugas khas, pasalnya arsenal alutsista di skadron ini punya peran ganda, yakni ‘rumah’ dari pesawat tempur taktis yang sekaligus berperan sebagai pesawat latih lanjut bagi kadet pilot fighter. Meneruskan jejak Hawk MK53, kini Skadron Udara 15 menjadi armada jet tempur buatan Korea Aerospace Industries (KAI), T-50i Golden Eagle.
Belum juga tuntas tentang pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger Skadron Udara 14, belakangan ini jagad pemerhati alutsista nasional kembali dibuat riuh dengan identitas pesawat tempur asal Korea Selatan, FA-50. Berdasarkan list daftar belanja alutsista 2016 – 2019, terdapat alokasi pengadaan 12 unit FA-50 buatan Korea Aerospace Industries (KAI). Kabar ini sontak menjadi sumber tanda tanya besar, pesawat apakah yang akan digantikan posisinya oleh FA-50? Dan bagaimana dengan proses pengadaan first layer modern jet fighter untuk TNI AU? (more…)