Korea Aerospace Industries (KAI) telah mendapatkan kontrak produksi kedua untuk jet tempur KF-21 Boramae yang dikembangkan di dalam negeri. Dalam siaran pers yang dikeluarkan pada 26 Juni 2025, KAI mengumumkan telah menandatangani perjanjian senilai 2,39 triliun won ($1,76 miliar) dengan Defense Acquisition Program Administration (DAPA) untuk membangun 20 jet KF-21 tambahan. (more…)
Pemberitaan bombastis atas keunggulan Chengdu J-10C dalam duel udara dengan jet tempur India, bukan hanya membawa dampak negatif bisnis Dassault Aviation selaku manufaktur Rafale, rupanya Korea Aerospace Industries (KAI) selaku manufaktur jet tempur ringan multirole FA-50 Fighting Eagle, kini tengah dilanda kecemasan atas reputasi Chengdu J-10C. (more…)
Sejak tahun 2023 ada rencana untuk mengembangkan varian kursi tunggal (single seat) jet tempur FA-50 Fighting Eagle, maka ada dinamika dari Negeri Ginseng, meski tidak dibatalkan, ada kabar pengembangan varian single seat FA-50 dibekukan untuk sementara waktu. (more…)
Adalah pencapaian besar ketika Korea Selatan berhasil mengekspor K9 Self Propelled Howitzer ke Mesir, yang artinya membuka pasar alutsista baru bagi Negeri Ginseng ke Afrika. Mesir pun turut kebagian berkah dari kerja sama dengan Korea Selatan, pasalnya selain menawarkan paket pinjaman luar negeri dengan bunga rendah, Korea Selatan juga memberikan alih teknologi. (more…)
Mulai dioperasikan TNI AU sejak tahun 2003, itu artinya masa pakai pesawat latih dasar KT-1B Wong Bee kini telah mencapai 22 tahun. Dengan penggunaan yang intensif, yakni sebagai pesawat latih bagi siswa penerbangan dan pesawat tim aerobatik Jupiter, maka sudah saatnya armada KT-1B Wong Bee mendapatkan paket pemeliharaan guna memperpanjang masa pakai. (more…)
Mengambil lokasi di markas Korea Aerospace Industries (KAI), pada 24-27 Oktober 2024 digelar Sacheon Airshow 2024 di Bandara Sacheon, Provinsi Gyeongsang Selatan. Ada yang menarik dari pameran dirgantara ini, yaitu untuk pertama kalinya diperlihatkan model skala penuh (full scale) rudal jelajah udara ke permukaan supersonik bermesin ramjet yang nantinya akan mempersenjatai jet tempur KF-21 Boramae dan FA-50 Fighting Eagle Block 20. (more…)
Kemampuan produksi secara cepat, merupakan salah satu kriteria saat Polandia memilih Korea Aerospace Industries (KAI) sebagai pemasok jet tempur. Maklum, di tengah ancaman akan imbas dari invasi Rusia ke Ukraina, maka Polandia sebagai negara anggota NATO yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Ukraina, harus bersiap untuk situasi terburuk. (more…)
Berhasil menembus pasar Asia dan Eropa, Korea Aerospace Industries (KAI) layak mengklaim sebagai manufaktur dirgantara yang sukses dalam memasarkan jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle. Terlepas dari performa produk, ada dua strategi yang berhasil menarik minat negara pembeli untuk mengakuisisi FA-50. (more…)
Selain Rafale, bisa dibilang jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle menjadi yang paling meroket dalam hal penjualan ekspor. Setelah sukses menjual FA-50 ke Filipina, Polandia dan Malaysia, kini Korea Aerospace Industries (KAI) dikabarkan tengah bersiap untuk memperluas pasar FA-50 ke Eropa Tengan dan Timur. (more…)
Korea Aerospace Industries (KAI) resmi memulai (kick off) produksi massal jet tempur KF-21 Boramae pada hari Rabu lalu, menjadikan tonggak sejarah terbaru dalam upaya Negeri Ginseng untuk membangun pesawat tempur canggih. Sebuah upacara menandai perakitan model produksi KF-21 pertama berlangsung di fasilitas KAI yang berada di Sacheon, 296 kilometer selatan Seoul. (more…)