Invasi Rusia ke Ukraina telah merubah lanskap pertahanan di Eropa, yang secara langsung berimbas pada peningkatan anggaran pertahanan hampir di semua negara di Benua Biru. Salah satu negara yang mendongkrak anggaran pertahanan secara masif adalah Jerman, yang menyiapkan 100 miliar euro untuk anggaran angkatan bersenjatanya (Bundeswehr). (more…)
Rupanya ada risiko tersendiri bila membeli pesawat tempur yang lisensi produksinya dipegang oleh beberapa negara. Pasalnya bila satu negara anggota konsorsium menolak penjualan, maka otomatis penjualan kepada negara tertentu tidak dapat dijalankan, terlebih bila negara penolak tak sekedar punya hak veto, melainkan juga menguasai sektor komponen penting dalam produksi pesawat tersebut. Dan hal ini telah menjadi polemik antara Inggris dan Jerman dalam penjualan Eurofighter Typhoon ke Arab Saudi. (more…)
Otoritas pengadaan pertahanan Norwegia Forsvarsmateriell dan Kongsberg Defense & Aerospace telah meluncurkan versi baru dari sistem pertahanan udara (hanud) NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System). Ibarat gerak cepat, uji demonstrasi pertama dari sistem hanud berbasis rudal ini telah berlangsung pada akhir Mei 2023 lalu. (more…)
Meski Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 bukan yang tercanggih di keluarga Leopard 2 series, namun, berita rontoknya MBT Leopard 2A6 di laga perang Ukraina, telah mendorong Berlin untuk mempersiapkan peningkatan kemampuan pada arsenal MBT Leopard 2 tercanggih yang ada di arsenal Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr). (more…)
Setelah tuntas dibangun oleh Galangan Abeking & Rasmussen di Jerman, kapal penyapu ranjau KRI Pulau Fani 731 dan KRI Pulau Fanildo 732 beberapa waktu lalu telah menuntaskan tahapan sea trial. Bahkan, saat ini kedua kapal penyapu ranjau tercanggih yang akan memperkuat Satuan Kapal Ranjau (Satran) telah dalam proses pengiriman ke Indonesia. Namun, tidak seperti lazimnya pengiriman kapal perang TNI AL yang dibeli dari luar negeri, KRI Pulau Fani 731 dan KRI Pulau Fanildo 732 tidak dilayarkan secara langsung oleh awaknya. (more…)
Satu paket dengan pengiriman Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 ke Ukraina, pemerintah Jerman rupanya juga memasok amunisi yang terbilang canggih untuk Leopard yang akan berlaga dalam duel kavaleri. Jenis amunisi yang dimaksud adalah proyektil DM53 A1, yang dikenal sebagai salah satu proyektil tank paling kuat yang dimiliki Angkatan Darat Jerman. (more…)
Sebuah artikel yang diterbitkan oleh surat kabar Jerman, “Bild”, pada 2 Juni 2023, mengungkapkan bahwa 66 unit ranpur APC yang akan dikirimkan Jerman ke Ukraina, bukanlah Fuchs 6×6, melainkan BATT UMG 4×4, yakni ranpur lapis baja jenis MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) yang dirancang dan dikembangkan oleh perusahaan Amerika Serikat – The Armored Group (TAG). (more…)
Setelah mendapat pasokan rudal jelajah udara ke permukaan Storm Shadow dari Inggris, yang per unitnya berharga US$1,4 juta, kini ada kabar lanjutan, bahwa Ukraina tengan meminta kepada Jerman untuk bisa mengirimkan rudal jelajah jarak jauh dengan kemampuan serupa, yakni rudal Taurus produksi Taurus Systems GmBH. (more…)
Di luar kelaziman, Rheinmetall manufaktur alutsista asal Jerman, berniat untuk membangun pabrik di wilayah yang sedang dilanda konflik. Persisnya, Rheinmetall berencana memproduksi kendaraan lapis baja di Ukraina. Menariknya, jenis kendaraan lapis baja yang akan dibuat juga telah disebut, yakni TPz Fuchs 6×6. (more…)
Setelah diluncurkan KSAL (saat itu) Laksamana TNI Yudo Margono di Galangan Abeking & Rasmussen, pada Selasa, 11 Oktober 2022, maka dalam waktu tidak lama lagi, Satuan Kapal Ranjau (Satran) TNI AL akan diperkuat dengan kedatangan kapal penyapu ranjau terbaru Frankenthal class – yaitu KRI Pulau Fani 731 dan KRI Pulau Fanildo 732. (more…)