
Nama Airbus identik sebagai pemasok produk dirgantara dan variasinya yang terkait. Namun, lewat Airbus Defence and Space (ADS), perangkat militer non dirgantara pun juga digarap. Seperti belum lama ini, ADS mengumumka telah menyerahkan unit perdana dari kontainer transportasi yang dilindungi – protected-wounded transport containers (GVTC) kepada Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr). (more…)

Keberadaan ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) Puma ibarat buah simalakama bagi militer Jerman yang tengah menggenjot tingkat kesiapan tempurnya. Di satu sisi, ranpur penerus IFV Marder ini telah menorehkan noda pada citra kualitas kendaraan tempur produksi Jerman. Sementara pada sisi lain, Puma yang tersedia dalam layanan operasional jumlahnya masih cukup banyak. (more…)

Seharusnya Thailand di akhir tahun ini sudah menerima kapal selam S26T Yuan class dari Cina. Namun, karena masalah seputar penggunaan mesin, membuat jadwal pembangunan kapal selam diesel listrik menjadi berantakan, bahkan disebut masa depan proyek kapal selam itu terancam. (more…)

Lantaran mengalokasikan pengiriman Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 ke Ukraina, maka Kementerian Pertahanan Jerman kini sedang mempertimbangkan penggantinya, tidak tanggung-tanggung, Angkatan Darat Jerman berpotensi untuk mendapatkan MBT terbaru dari keluarga Leopard, yakni Leopard 2A8. (more…)

Meski kondang sebagai manufaktur Main Battle Tank (MBT) dan sistem pertahanan udara. Namun, Rheinmetall dari Jerman sejatinya juga memproduksi drone, lebih tepatnya drone intai yang diberi label Luna – Luna UAS dan Luna NG. Dan seiring perubahan lanskap pertahanan di Eropa, Rheinmetall kini tengah mengembangkan Luna sebagai drone kombatan (UCAV) yang dapat melakukan serangan ke posisi lawan. (more…)

Serangan udara Jepang di Pearl Harbor, Hawaii pada 7 Desember 1941, identik dengan penggunaan torpedo yang dilepaskan dari Mitsubishi A6M “Zero” dan pembom torpedo tipe Nakajima B5N “Kate.” Namun, dirunut dari sejarah, penggunaan torpedo yang dilepaskan dari udara (aerial torpedo) telah dilakukan setahun sebelumnya oleh Inggris. (more…)

Nama Rheinmetall selama ini identik dengan produk alutsista sekelas Main Battle Tank (MBT) dan kanon pertahanan udara. Namun, belum lama pabrikan persenjataan dari Jerman ini membuat terobosan dengan meluncurkan rantis jenis Light Air Assault Vehicle yang diberi label Caracal 4×4. (more…)

Proyek pengadaan ranpur Boxer 8×8 tak pelak menjadi bukti keberhasilan Australia dalam alih teknologi pada industri pertahanan. Betapa tidak, ranpur Boxer 8×8 yang aslinya berasal dari Jerman, namun, justru kini Australia berhasil meraih kesepakatan untuk mengekspor Boxer 8×8 ke Jerman. (more…)

Tidak terasa, usia ranpur lapis baja roda rantai berdesain imut khas Jerman, Rheinmetall Wiesel telah menua. Diproduksi pada periode 1979-1993, populasi Wiesel 1 telah mencapai 343 unit dan Wiesel 2 178 unit. Meski sampai saat ini dengan beragam varian masih dioperasikan oleh Angkatan Darat Jerman, namun pengganti Sang Musang rupanya sudah dipersiapkan. (more…)

Sebagai dua negara yang bersekutu, maka ada begitu banyak kesamaan persenjataan yang digunakan antara Rusia dan Iran. Selain persenjataan berat, yang menarik pasukan khusus Rusia Spetsnaz dan Pasukan Pengawal Revolusi Iran (Iranian Revolutionary Guard Corps/IRGC), disebut sama-sama menggunakan wahana skuter bawah air – Diver Propulsion Vehicles (DPV) dari merek yang sama. (more…)