Tag: jamming

Skywall: Senjata Jaring Man Portable Peringkus Drone Intai

Karena kerap digunakan untuk misi pengintaian oleh lawan, maka drone alias UAV (Unmanned Aerial Vehicle) lebih berharga jika bisa ditangkap atau dialihkendali, sehingga drone dengan muatan sensor dan database berteknologi tinggi dapat dipelajari isinya. Metode untuk meng-capture drone ada beberapa cara, mulai dari jamming seperti yang berhasil dilakukan Iran pada drone RQ-170 Sentinel milik AS, dimana kendali drone dapat diakuisisi sampai didaratkan. Atau ada langkah jamming frekuensi untuk melumpuhkan drone guna dijatuhkan. (more…)

Petir V-101: Wujud Kebangkitan Rudal Nasional

Petir-1

Karena terbilang kompleks, penguasaan teknologi rudal yang mencakup elemen hulu ledak, aerodinamika, sistem pemandu, dan propulsi menjadi lambang kemajuan industri alutsista suatu negara. Dengan tekad kuat menuju kemandirian alutsista, setelah dirintis LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) lewat proyek RKX (Roket Kendali Experiment), kini giliran BUMS (Badan Usaha milik Swasta) nasional PT Sari Bahari menggebrak perhatian publik dengan diluncurkannya prototipe rudal permukaan ke permukaan berkecepatan subsonic yang diberi label Petir V-101.
(more…)

Airbus Defence and Space Perkenalkan Teknologi Counter Drone (UAV)

cus_powerstation_700

Penggunaan drone/UAV (unmanned aerial vehicle) dipercaya bakal kian masif dalam beragam operasi pengintaian (surveillance). Selain ongkos gelaran yang lebih hemat, aksi drone juga tak menimbulkan potensi kehilangan nyawa personel. Selain terus memajukan teknologi pengoperasian drone, tak kalah penting juga adalah pengembangan teknologi anti drone itu sendiri. Seperti halnya bila kita mengedepankan teknologi kapal selam, selaras juga harus didukung penguasaan teknologi AKS (anti kapal selam). (more…)

OEPS-27: Penjejak Target Berbasis Elektro Optik di Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU

Exercise Pitch Black 2012

Banyak analisis militer memperkirakan bahwa pertempuran antar jet fighter di masa kini dan mendatang akan didominasi oleh pola kemampuan beyond visual range air to air missile, alasannya selain rudal jarak menengah dan jauh kian mumpuni, juga ditunjang kemampuan radar di pesawat tempur yang kian tajam, target dari jarak ratusan kilometer pun sudah dengan mudah diendus dan diidentifikasi. Belum lagi ada dukungan pesawat radar intai seperti AWACS, menjadikan seorang pilot dengan mudah melibas target dari balik cakrawala. (more…)