Tag: Indo-Pasifik

Tangkal Ancaman Rudal Cina dan Korea Utara, Angkatan Darat AS Resmikan Batalyon Pertahanan Udara Permanen di Guam

Mengantisipasi lonjakan ancaman rudal jelajah, balistik, hingga senjata hipersonik yang kian masif di kawasan Indo-Pasifik, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) secara resmi mengaktifkan batalyon pertahanan udara permanen di Pangkalan Angkatan Udara Andersen, Guam. Pengaktifan 3rd Battalion, 43rd Air Defense Artillery Regiment (3-43 ADA) pada 16 Oktober 2026. (more…)

Tak Butuh Waktu Lama, Super Hornet Australia Terekam Usung Rudal Udara Rahasia AIM-260 JATM di AS

Proses integrasi alutsista canggih antara militer Amerika Serikat dan sekutu utamanya di kawasan Indo-Pasifik bergerak dalam tempo yang sangat masif. Hanya berselang beberapa pekan setelah Pemerintah Australia secara resmi mengumumkan akuisisi rudal udara-ke-udara jarak jauh (beyond-visual-range) rahasia AIM-260 Joint Advanced Tactical Missile (JATM) senilai US$480 juta (sekitar A$736 juta) dalam skema Foreign Military Sales (FMS), penampakan perdana fisik rudal tersebut pada jet tempur Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) kini resmi terkonfirmasi di lapangan. (more…)

Tampilkan “Kota Rudal” Bawah Tanah, Cina Perkuat Detren Nuklir terhadap Amerika Serikat

Untuk pertama kalinya, pemerintah Cina secara terbuka mengungkap keberadaan sebagian dari jaringan luas sistem peluncur rudal bawah tanah (underground silos) untuk rudal balistik antarbenua (Intercontinental Ballistic Missile/ICBM). Langkah transparansi yang tidak biasa dari Beijing ini memperlihatkan pergeseran signifikan dalam struktur serta doktrin daya tangkal (nuclear deterrent) Cina di tengah ketegangan persaingan strategis yang terus meningkat dengan Amerika Serikat. (more…)

Rudal Hipersonik dari Kedalaman: Jepang Garap Kapal Selam Baru Berpeluncur VLS

Kementerian Pertahanan Jepang (JMOD) resmi melangkah ke era baru pertahanan bawah air dengan mengagendakan pengembangan rudal hipersonik yang diluncurkan dari kapal selam (submarine-launched hypersonic missile) pada tahun anggaran 2027. Dikembangkan bersama raksasa industri Mitsubishi Heavy Industries (MHI), proyek bernilai strategis tinggi ini dirancang untuk melengkapi doktrin Counterstrike Capabilities (kemampuan serangan balasan) Tokyo guna menghadapi dinamika keamanan yang kian memanas di kawasan Indo-Pasifik. (more…)

Analisis WSJ: Lebih dari 2.000 Serangan Balasan Iran Pukul Pangkalan AS di Timur Tengah dan Buka Kerentanan Hadapi Cina

Rangkaian serangan udara dan rudal yang dilancarkan Iran membuka tabir kerentanan nyata dari pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Sejak dimulainya Operation Epic Fury oleh AS dan sekutunya pada 28 Februari 2026, Berdasarkan analisis The Wall Street Journal (WSJ), Iran dilaporkan telah melepaskan lebih dari 2.000 serangan balasan yang menghantam sedikitnya 20 instalasi militer AS di delapan negara kawasan. (more…)

Tantang Dominasi AS, Cina Genjot Pembangunan Jaringan Satelit Militer dan Pengintai di Indo-Pasifik

Cina dilaporkan tengah menggenjot pengembangan jaringan satelit militer secara masif untuk menantang keunggulan antariksa yang selama ini dipegang oleh Amerika Serikat. Menurut laporan terbaru The Wall Street Journal, Beijing kini telah mengoperasikan lebih dari 500 satelit intelijen, pengawasan, dan pengintaian (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance atau ISR) di orbit bumi. (more…)

Latihan Militer Australia Gunakan MBT M1 Abrams ‘Samaran’ Cina: Sinyal Eskalasi di Kawasan Indo Pasifik?

Langkah Angkatan Darat Australia (Australian Army) yang menggunakan MBT (Main Battle Tank) M1 Abrams dengan modifikasi khusus untuk menyerupai MBT Type 99 milik Cina dalam latihan militer terbaru menuai sorotan tajam. Penggunaan OPFOR (Opposing Force) bermodel alutsista Beijing ini dinilai oleh sejumlah pengamat sebagai indikasi semakin terbukanya fokus kesiapsiagaan militer Canberra terhadap potensi konflik di kawasan Indo Pasifik. (more…)