Meski apa yang terjadi masih simpang siur, namun kabar jatuhnya tiga unit jet tempur Rafale kadung memukul banyak pihak di Perancis, selain merontokan saham Dassault Aviation, insiden ditembak jatuhnya Rafale yang diduga oleh rudal udara ke udara jarak jauh (BVR) PL-15 buatan Cina, ikut membuat cemas kalangan pertahanan Perancis, pasalnya nampak adanya kerentanan serius pada jet tempur andalan Perancis. (more…)
Duel udara di atas Kashmir tak hanya memberikan berkah bagi manufaktur dirgantara dan senjata di Cina, citra positif atas keunggulan produk juga dinikmati oleh Pakistan, khususnya pada produksi jet tempur rancangan bersama Cina-Pakistan, yakni JF-17C Block III Thunder. (more…)
Setelah menjadi penguasa pasar kendaraan listrik (EV) dunia, Cina kini perlahan mulai melangkah untuk membawa teknologi listrik pada segmen ranpur (kendaraan tempur). Meski bukan menjadi yang pertama, Cina diwartakan tengah menguji prototipe tank bertenaga hybrid (hibrida), menggabungkan antara kemampuan mesin diesel dan listrik dari baterai. (more…)
Kabar rontoknya tiga jet tempur Rafale dalam duel udara di Kashmir rupanya tak terlalu berimbas pada urasan bisnis antara Paris dan New Delhi. Hal ini dibuktikan pada 5 Juni 2025, yakni terjadinya kesepakatan antara Tata Advanced Systems Limited (TASL) dan Dassault Aviation, yang menyebutkan Tata akan memproduksi fuselage jet tempur Rafale, dan ini menjadi yang pertama kalinya di luar Perancis. (more…)
Dengan jadwal pengiriman yang dipercepat, maka Pakistan akan menerima jet tempur stealth Shenyang J-35A pada tahun depan. Sebaliknya, India tertinggal dalam hal realita pengadaan, lantaran proyek jet tempur produksi dalam negeri – Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA) baru dimulai pengembangan. Guna mengisi gap ketertinggalan dari Pakistan, maka India perlu solusi jet tempur stealth interim (sementara). (more…)
Beban sistem pertahanan udara (hanud) India sepertinya bakal makin berat, pasalnya bukan hanya Cina yang mengoperasikan jet tempur stealth, Pakistan dalam waktu dekat ini juga akan menerima pengiriman jet tempur stealth Shenyang J-35A dari Beijing. Sementara, bagi India status jet tempur baru dalam proyek Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA) saat ini baru dalam tahap persetujuan pengembangan prototipe. (more…)
Untuk kedua kalinya Indonesia bakal ‘disalip’ India dalam kesempatan produksi pesawat angkut sedang. Setelah menggeser predikat Indonesia sebagai operator terbesar C-295 di Asia Pasifik yang berbuah pembukaan fasilitas perakitan dan produksi C-295 oleh perusahaan dirgantara India, maka ada kasus yang serupa tapi tidak sama, yakni terkait pesawat angkut komuter turboprop ATR-72 series yang dikenal sebagai karya dari Perancis dan Italia, produksinya juga akan dibuka di India. (more…)
Rencana Cina untuk mempercepat pengiriman jet tempur stealth Shenyang J-35A ke Pakistan, nampaknya telah mendorong India untuk mengkalkukasi ulang proyeksi kekuatan udaranya, pasalnya bila J-35A tiba pada tahun depan, maka otomatis India tertinggal dari Pakistan, pasalnya India saat ini baru dalam tahap pengembangan pesawat tempur generasi kelima. (more…)
Tawaran dari Rusia ini sejatinya telah dilayangkan jauh-jauh hari sebelum duel udara di langit Kashmir, yang mana sejumlah jet tempur papan atas India rontok akibat serangan rudal udara ke udara jarak jauh PL-15 yang dilepaskan jet tempur Pakistan. Dan melihat konstelasi yang terjadi, maka ada potensi bahwa India akan menerima tawaran dari Rusia untuk mengakuisisi rudal udara ke udara jarak jauh, Vympel R-37M. (more…)
Setelah apa yang menimpa jet tempur Rafale dalam perang di atas Kashmir, sepertinya India wajib khawatir atas rencana kedatangan jet tempur stealth Shenyang J-35A yang akan memperkuat Angkatan Udara Pakistan. Bukan sekedar pesawat tempur generasi kelima yang akan lebih dulu dioperasikan Pakistan, melainkan ada rudal udara ke udara jarak jauh yang diklaim lebih canggih dari PL-15 dan akan melengkapi kehadiran J-35A Pakistan. (more…)