Tag: HIMARS

Gertak Rusia di Kutub Utara, AS Boyong Peluncur Rudal Jelajah Tomahawk Darat ke Norwegia

Persaingan geostrategis di lingkar Kutub Utara memanas setelah Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) secara mendadak mengerahkan sistem peluncur rudal jelajah Tomahawk berbasis darat ke wilayah Norwegia tengah. Pengiriman armada peluncur rudal ini dilakukan menggunakan pesawat angkut berat C-17 Globemaster III langsung dari basis militer di Spanyol sebagai bagian dari latihan gabungan berskala besar bertajuk Operation Atlantic City 26. (more…)

Lockheed Martin Umumkan Pengiriman Unit Ke-750 M142 HIMARS, Kapasitas Produksi Kini 96 Peluncur per Tahun

Lockheed Martin pada 7 November lalu mengumumkan pencapaian atas pengiriman self propelled MLRS M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) ke-750, menggarisbawahi peran kunci sistem ini dalam strategi pertahanan AS dan sekutunya. Pencapaian ini menyoroti meningkatnya permintaan global akan daya tembak presisi dan output yang stabil dari fasilitas produksi di Camden, Arkansas. (more…)

Perusahaan Cina Luncurkan Replika Kendaraan Peluncur M142 HIMARS

Secara fungsi, Cina telah mengaptasi kemampuan self propelled MLRS Norinco PHL-16 sebagai tandingan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System). Namun, PHL-16 mengusung platform kendaraan peluncur yang lebih besar dengan sasis Wanshan WS2400 8×8. Nah, belum lama perusahaan Cina meluncurkan replika kendaraan peluncur HIMARS, yang sedikit banyak mengingatkan pada rancangan “Anoa-HIMARS” dari Bandung. (more…)

Norinco PHL-16 “Chinese HIMARS” – Jawaban Cina pada Sistem Senjata Artileri Roket dan Rudal Balistik Taktis

Kemunculan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) pada tahun 1993, dilanjutkan dengan dioperasikan Angkatan Darat AS (US Army) sejak Juni 2005, telah memicu perhatian Cina akan kemampuan sistem artileri roket MLRS yang modern, yang belakangan telah terbukti battle proven di palagan Irak dan Ukraina. Dan sebagai tandingan, Cina kemudian menghadirkan “Chinese HIMARS” PHL-16. (more…)

Indonesia dan Australia – Negara Bertetangga dengan Kekuatan Rudal Balistik Jarak Pendek Modern

Meski tak ‘seangker’ postur militer negara-negara di Timur Tengah, namun, adopsi rudal balistik jarak pendek (Short Range Ballistic Missile/ SRBM) sudah dikenal secara terbatas di Asia Tenggara, seperti Vietnam yang mengoperasikan rudal Scud (Soviet era) dan varian Korea Utara seperti Hwasong-6, dengan jangkauan antara 300–500 km. Nah, belakangan Indonesia dan negara tetangga di selatan (Australia) ikut bergabung meramaikan pasar pengguna SRBM di kawasan ini. (more…)