
Kerap dintai oleh Cina, Latihan militer Talisman Sabre kembali digelar oleh Australia, yang kali ini (Talisman Sabre 2025) dimulai pada 13 Juli hingga 4 Agustus 2025, menjadi latihan militer terbesar dalam sejarah Australia, melibatkan lebih dari 40.000 personel militer dari 19 negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Indonesia, India, dan negara-negara Eropa seperti Inggris, Perancis, dan Norwegia. (more…)

Popularitas M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) dalam laga perang di Ukraina, tak pelak ikut mendongkrak penjualan dari self propelled MLRS buatan AS ini. Pasar Eropa termasuk yang sukses digarap oleh Lockheed Martin Missiles and Fire Control (MFC), yang mana HIMARS telah diakuisisi Estonia, Polandia, Rumania, dan menyusul Latvia, Italia, Lithuania serta Kroasia. Rupanya pencapaian HIMARS telah menarik perhatian Perancis untuk membuat tandingannya, khusus untuk pasar Eropa. (more…)

Beruntunglah warga Australia, pasalnya setiap kebijakan yang terkait pengadaan alutsista, akan dikaitkan dengan ketersediaan lapangan pekerjaan baru. Seperti belum lama ini, pemerintah Australia menginvestasikan Aus$272 juta untuk mendukung industri pertahanan lokal dan lapangan kerja melalui pengadaan 14 unit Multi-Mission Phased Array Radar (MMPAR) untuk Angkatan Darat Australia, yang diproyeksi menciptakan 700 lapangan kerja. (more…)

Perang lumrah dimanfaatkan sebagai ajang uji coba atas produk alutsista terbaru yang belum terbayangkan bakal benar-benar digunakan dalam operasi militer. Seperti adopsi MartinUAV V-Bat, drone VTOL (Vertical Take-Off Landing) berdesain revolusioner yang telah diuji coba sejak tahun 2019, rupanya diam-diam telah digunakan oleh Ukraina untuk misi intai guna mengetahui posisi kedudukan artileri Rusia. (more…)

Ketimbang sistem pertahanan udara (hanud) berbasis rudal generasi terbaru Rusia, S-350 Vityaz, masih belum dioptimalkan dalam laga perang di Ukraina. Namun belum lama ini, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa sistem hanud S-350 Vityaz berhasil menghancurkan 12 unit roket HIMARS dalam satu kali respon. (more…)

Dua nama besar dalam indusrti pertahanan dari Eropa dan Amerika Serikat, yakni Rheinmetall dan Lockheed Martin, berkolaborasi dalam pengembangan peluncur roket baru yang disebut Global Mobile Artillery Rocket System (GMARS). (more…)

Bagi Ukraina, kehadiran M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) adalah ‘game changer’, lantaran dengan senjata artileri ini dapat mengubah keunggulan dengan serangan jarak jauh lewat berbagai amunisi untuk menekan basis kekuatan Rusia. Berkat reputasi sebelumnya di Afghanistan dan Timur Tengah, HIMARS menjadi prioritas pengadaan bagi negara-negara NATO yang khawatir terdampak perang. (more…)

Setelah beberapa kali mengklaim berhasil mencegat serangan roket HIMARS (High-Mobility Artillery Rocket Systems). Namun sejak dua tahun perang berkobar, baru kali ini dapat dikonfirmasi kehancuran dari unit peluncur M142 HIMARS Ukraina oleh serangan presisi dari rudal balistik jarak dekat Rusia, Iskander-M. (more…)

Dalam aneka pemberitaan disebut beberapa unit M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) berhasil dihancurkan oleh drone dan artileri Rusia. Namun, sejauh ini belum ada foto atau rekaman ‘real’ yang memperlihatkan M142 HIMARS dalam kondisi hancur atau rusak. Nah, belum lama ini beredar video yang secara tidak langsung mengkonfirmasi adanya HIMARS yang keok dalam perang di Ukraina. (more…)

Weapon Locating Radar (WLR) sejatinya difungsikan untuk mengetahui arah dan koordinat datangnya serangan dari roket atau artileri lawan. Sehingga nantinya bisa dilakukan tembakan balasan oleh sistem artileri dengan akurasi tinggi. Namun di awal tahun ini, militer Rusia mendapat kabar kurang sedap, yakni 1K148 “Yastreb-AV” weapon locating radar (fire finder) yang baru saja ditempatkan Rusia di Ukraina, justru berhasil dihancurkan oleh serangan roket M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) di wilayah Kherson. (more…)