
Memanasnya dinamika keamanan di Eropa Utara serta adaptasi doktrin militer Rusia di Ukraina memaksa Angkatan Udara Swedia (Svenska flygvapnet) untuk menajamkan taktik operasi terdesentralisasi (dispersed basing/operations). Dalam pameran kedirgantaraan Farnborough Airshow 2026 di Inggris, Kepala Staf Angkatan Udara Swedia, Mayor Jenderal Jonas Wikman, mengungkapkan target ambisius untuk memangkas waktu turnaround atau persiapan isi ulang bahan bakar dan amunisi jet tempur Saab Gripen di pangkalan darurat menjadi di bawah 10 menit. (more…)

Bertempat di fasilitas perakitan utamanya di Linköping, Swedia, Saab pada 2 Juni 2026, secara resmi meluncurkan (rollout) unit pertama jet tempur kursi ganda (two-seat) Gripen F pesanan Angkatan Udara Brasil (Força Aérea Brasileira – FAB). Peluncuran varian terbaru dari keluarga Gripen E/F ini menjadi bukti nyata kedewasaan program transfer teknologi yang telah berjalan sejak kontrak pembelian senilai 36 unit pesawat ditandatangani pada tahun 2014 silam. (more…)

Langkah geopolitij yang sangat signifikan kembali terjadi di Eropa Utara setelah Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson, bersama Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengumumkan paket bantuan pertahanan raksasa senilai 2,3 miliaran dolar AS. Dalam kesepakatan itu, Swedia secara resmi memutuskan untuk menghibahkan hingga 16 unit jet tempur Saab Gripen varian C/D ke Ukraina, sebuah jumlah yang ideal untuk membentuk satu skadron tempur penuh bagi Angkatan Udara Ukraina. (more…)

Setelah mengabdi selama lebih dari empat dekade, Angkatan Udara Meksiko (Fuerza Aérea Mexicana – FAM) akhirnya memutuskan untuk mulai mencari pengganti armada jet tempur legendaris F-5E/F Tiger II mereka. Keputusan ini menandai akhir dari era jet tempur supersonik satu-satunya yang dioperasikan oleh Meksiko untuk misi patroli ruang angkasa. (more…)

Saab, produsen pertahanan terkemuka asal Swedia, dan Airbus Defence and Space telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang menjajaki kemungkinan untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi pesawat tempur nirawak (unmanned warplane) generasi mendatang. Diskusi ini menandai lonjakan minat terhadap drone canggih dan evolusi aliansi di sektor pertahanan Eropa. (more…)

Angkatan Udara Brasil (FAB) secara resmi memasuki era pertempuran udara jarak jauh yang canggih. Pada 29 November 2025, FAB mengumumkan keberhasilan uji tembak operasional pertama rudal MBDA Meteor dari jet tempur Saab F-39E Gripen mereka. (more…)

Saab sempat dibuat frustasi, pasalnya pabrikan dirgantara asal Swedia itu, sejauh ini hanya mampu menjual jet tempur Gripen E/F untuk pasar ekspor ke Brasil. Namun, ada kabar gembira datang dari Asia Tenggara, setelah Angkatan Udara Thailand (RTAF) secara resmi memilih Gripen E/F untuk nantinya menggantikan armada F-16 Fighting Falcon yang usianya menua. (more…)

Sepertinya ada anomali pada postur kekuatan udara angkatan bersenjata Brasil, Negeri Samba itu telah mengikat kontrak untuk akuisisi dan produksi bersama jet tempur canggih Gripen E/F (disebut Brasil dengan kode F-39) dari Saab, Swedia. Lain dari itu, Angkatan Laut Brasil sampai saat ini masih mengoperasikan varian jet tempur lawas A-4 Skyhawk yang telah mendapatkan upgrade. Dan ada kabar yang boleh jadi akan lebih banyak mengundang pertanyaan besar, yakni rumor bahwa Brasil tengah berusaha membeli jet tempur bekas F-16 Fighting Falcon. (more…)

Tak ada yang meragukan kecanggihan jet tempur Gripen E/F, Swedia pun bangga atas kemampuan pesawat tempur single engine yang diluncurkan pada 18 Mei 2016 tersebut. Namun, dinamika berubah cepat, khususnya pasca invasi Rusia ke Ukraina, membuat Swedia harus berpikir ulang bila ingin tetap bertahan dengan hanya menggunakan Gripen E/F (d/h Gripen NG) sampai tahun 2050. (more…)

Meski punya jet tempur andalan produksi dalam negeri, yakni Gripen E/F, namun, pemerintah Swedia sepertinya dilanda kegalauan, sebabnya apalagi kalau bukan imbas dari perang Rusia versus Ukraina. Ketika negara-negara Eropa/NATO serentak mengorder jet tempur generasi kelima F-35 Lightning II, maka Swedia tak bisa begitu saja ‘ikut-ikutan.’ (more…)