Martin Baker Rilis Kursi Lontar Mk18 di Farnborough Airshow 2026, Siap Perkuat Jet Tempur Generasi Baru

Industri penerbangan militer dunia kembali mendapatkan kabar gembira terkait keselamatan penerbang tempur. Pabrikan sistem penyelamatan udara terkemuka asal Inggris, Martin Baker, secara resmi meluncurkan lini kursi lontar varian terbarunya, Martin Baker Mk18, pada ajang pameran kedirgantaraan bergengsi Farnborough International Airshow 2026.

Baca juga: Martin Baker MK10: Kursi Lontar (Ejection Seat) di Pesawat Tempur EMB-314 Super Tucano

Kehadiran varian ini menandai 78 tahun partisipasi berkelanjutan pabrikan tersebut di ajang tersebut sejak pertama kali mengikutinya pada tahun 1948, sekaligus mengukuhkan posisinya dalam mendukung perkembangan teknologi penerbangan militer global.

Pengembangan varian Mk18 ini memiliki rekam jejak panjang yang berakar dari basis pengembangan kursi lontar US16E pada jet tempur generasi kelima Lockheed Martin F-35 Lightning II. Penerbangan perdana yang melibatkan varian Mk18 ini sendiri telah sukses dilaksanakan pada jet tempur generasi 4.5 Korea Selatan, KAI KF-21 Boramae, milik Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF) pada Juli 2022 lalu, yang saat ini telah memasuki tahap produksi massal.

Perkembangan tersebut kemudian berlanjut pada penerbangan perdana berikutnya di platform F-16 Block 70/72 produksi Lockheed Martin pada Desember 2025, yang ditujukan bagi armada angkatan udara Taiwan, Maroko, dan Yordania.

Seiring meningkatnya modernisasi armada udara secara global, Martin Baker kini menawarkan program peningkatan berupa US18E Ejection Seat Upgrade Programme (ESUP) bagi para pengguna armada jet tempur legendaris F-16 di seluruh dunia. Langkah ini diambil merespons tingginya minat para operator F-16 yang tengah menguji dan menerapkan program modernisasi di lapangan. Kehadiran lini Mk18 ini memberikan opsi penyegaran teknologi penyelamatan udara yang relevan dengan tren modernisasi pesawat latih maupun jet tempur generasi terbaru.

Saat ini, dua konfigurasi baru dari kursi lontar Mk18 sedang menjalani serangkaian uji kualifikasi pelontaran untuk diintegrasikan pada program pesawat tempur dan latih canggih buatan Turkish Aerospace, yaitu Hürjet dan KAAN.

Ke depan, Martin Baker juga secara aktif menawarkan platform Mk18 ini ke berbagai program pengembangan pesawat tempur masa depan di tingkat internasional, termasuk proyek jet tempur generasi keenam Global Combat Air Programme (GCAP) hasil kolaborasi tiga negara, program Undergraduate Jet Training System (UJTS) Angkatan Laut Amerika Serikat, proyek F/A-XX, hingga kompetisi pesawat tempur Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA) milik India. (Bayu Pamungkas)

Sejarah Panjang “Martin Baker” dan Uji Coba Kursi Lontar Perdana Pada 24 Juli 1946

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *