Korea Selatan kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam panggung industri pertahanan global. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah dan Eropa yang memicu lonjakan permintaan alutsista dunia, Seoul terus memacu target ambisius untuk menembus jajaran empat besar eksportir militer global. (more…)
Program modernisasi militer Korea Selatan mencatat pencapaian strategis yang krusial, rudal jelajah jarak jauh udara-ke-darat domestik pertama mereka, Cheonryong (yang berarti “Naga Langit” dalam bahasa Korea), sukses menyelesaikan uji terbang teknis pertamanya pada 25 Juni 2026. (more…)
Setelah mengabdi selama lebih dari empat dekade, Angkatan Udara Meksiko (Fuerza Aérea Mexicana – FAM) akhirnya memutuskan untuk mulai mencari pengganti armada jet tempur legendaris F-5E/F Tiger II mereka. Keputusan ini menandai akhir dari era jet tempur supersonik satu-satunya yang dioperasikan oleh Meksiko untuk misi patroli ruang angkasa. (more…)
Dinamika industri pertahanan global kembali dikejutkan oleh ketidakpastian yang menyelimuti armada jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Korea Aerospace Industries (KAI) tetap optimis dalam menjanjikan integrasi rudal udara-ke-udara jarak menengah AIM-120 AMRAAM untuk armada FA-50 pesanan Angkatan Udara Malaysia (RMAF). (more…)
Angkatan Udara Filipina (PAF) dipastikan akan memiliki taring yang jauh lebih tajam dalam menjaga kedaulatan wilayah udaranya. Pada 12 Desember 2025, pemerintah Filipina secara resmi menandatangani kontrak strategis dengan Korea Aerospace Industries (KAI) untuk melakukan peningkatan kemampuan (upgrade) besar-besaran terhadap 11 unit jet tempur FA-50PH Fighting Eagle yang saat ini dioperasikan. (more…)
Secara faktual, meskipun Indonesia adalah pembeli ekspor pertama (launch customer) T-50 Golden Eagle di dunia pada tahun 2011, spesifikasi T-50i TNI AU tertinggal cukup jauh jika dibandingkan dengan T-50TH milik Thailand. Meski begitu, ketertinggalan spesifikasi bukan selalu terkait anggaran. (more…)
Sejak tahun 2023 ada rencana untuk mengembangkan varian kursi tunggal (single seat) jet tempur FA-50 Fighting Eagle, maka ada dinamika dari Negeri Ginseng, meski tidak dibatalkan, ada kabar pengembangan varian single seat FA-50 dibekukan untuk sementara waktu. (more…)
Adalah pencapaian besar ketika Korea Selatan berhasil mengekspor K9 Self Propelled Howitzer ke Mesir, yang artinya membuka pasar alutsista baru bagi Negeri Ginseng ke Afrika. Mesir pun turut kebagian berkah dari kerja sama dengan Korea Selatan, pasalnya selain menawarkan paket pinjaman luar negeri dengan bunga rendah, Korea Selatan juga memberikan alih teknologi. (more…)
Mulai menerima jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle pada November 2015, saat ini Angkatan Udara Filipina telah mengoperasikan satu skadron (12 unit) FA-50PH. Satu skadron rupanya jauh dari kecukupan pada postur pertahanan udara, dan ada kabar bahwa Filipina dengan mempersiapkan skadron kedua untuk FA-50, namun dengan varian (block) terbaru. (more…)
Mengikuti Airbus dengan jet tempur Eurofighter Typhoon (varian tandem seat) sebagai testbed untuk uji coba Manned-Unmanned Teaming (MUM-T), maka pabrikan dirgantara Korea Selatan, Korea Aerospace Industries (KAI) telah mengumumkan bakal menggunakan jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle sebagai testbed untuk adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di masa depan. (more…)