Setelah mengabdi selama lebih dari empat dekade, Angkatan Udara Meksiko (Fuerza Aérea Mexicana – FAM) akhirnya memutuskan untuk mulai mencari pengganti armada jet tempur legendaris F-5E/F Tiger II mereka. Keputusan ini menandai akhir dari era jet tempur supersonik satu-satunya yang dioperasikan oleh Meksiko untuk misi patroli ruang angkasa. (more…)
Adalah pencapaian besar ketika Korea Selatan berhasil mengekspor K9 Self Propelled Howitzer ke Mesir, yang artinya membuka pasar alutsista baru bagi Negeri Ginseng ke Afrika. Mesir pun turut kebagian berkah dari kerja sama dengan Korea Selatan, pasalnya selain menawarkan paket pinjaman luar negeri dengan bunga rendah, Korea Selatan juga memberikan alih teknologi. (more…)
Mulai menerima jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle pada November 2015, saat ini Angkatan Udara Filipina telah mengoperasikan satu skadron (12 unit) FA-50PH. Satu skadron rupanya jauh dari kecukupan pada postur pertahanan udara, dan ada kabar bahwa Filipina dengan mempersiapkan skadron kedua untuk FA-50, namun dengan varian (block) terbaru. (more…)
Mengikuti Airbus dengan jet tempur Eurofighter Typhoon (varian tandem seat) sebagai testbed untuk uji coba Manned-Unmanned Teaming (MUM-T), maka pabrikan dirgantara Korea Selatan, Korea Aerospace Industries (KAI) telah mengumumkan bakal menggunakan jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle sebagai testbed untuk adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di masa depan. (more…)
Meneruskan pernyataan dari CEO Korea Aerospace Industries (KAI) pada Oktober 2023, yang menyebut pengembangan masa depan jet tempur ringan FA-50 Fighting Falcon, adalah dengan mewujudkan versi pesawat tempur ringan satu kursi (single seat) F-50. Dan belum lama ini, rencana tersebut kabarnya sudah semakin serius. Selain desain, juga telah disebut jumlah biaya pengembagan yang akan diinvestasikan. (more…)
Setelah menuntaskan kontrak pengadaan 18 jet tempur serang ringan FA-50 Fighting Eagle senilai 1,2 triliun won (US$920 juta) pada akhir Februari 2023, Kementerian Pertahanan Malaysia dibakarkan tengah mempersiapkan kontrak berikutnya untuk pengadaan 18 unit FA-50 tambahan, menjadikan nantinya Angkatan Udara Malaysia (TUDM/RMAF) secara keseluruhan akan mengoperasikan 36 unit FA-50 Block 20, yang diklaim sebagai varian Fighting Eagle paling canggih. (more…)
Lantaran punya desain yang serupa, banyak orang yang menjadi rancu untuk membedakan antara T/TA-50 Golden Eagle dengan FA-50 Golden Eagle. Namun, pihak manufaktur, dalam hal ini Korea Aerospace Industries (KAI) tetap memberikan beberapa perbedaan pada dua jenis pesawat tandem seat single engine ini, meski perbedaan itu agak ‘sukar’ dilihat dari luar. (more…)
Apakah mungkin jet tempur generasi keempat mampu mengalahkan jet tempur generasi kelima? Maka jawabannya akan sangat bergantung pada beragam faktor. Meski di atas kertas jet tempur generasi kelima serba unggul, tapi bukan tak mungkin penempur generasi keempat serba inferior dan tak berdaya. Seperti belum lama ini, Angkatan Udara Filipina – Philippine Air Force mengklaim jet tempur FA-50PH miliknya berhasil mengunci dan menjatuhkan jet tempur stealth F-22 Raptor. (more…)
Menteri Pertahanan Nasional Polandia, Mariusz Błaszczak, mengumumkan kedatangan dua pesawat serang ringan FA-50PL baru di pangkalan udara Okęcie di Warsawa, menandai langkah signifikan lainnya dalam memperkuat kemampuan pertahanan udara Polandia. (more…)
Dari segi pamor, jet tempur FA-50 Fighting Eagle bisa disebut sebagai kebanggaan untuk Korea Aerospace Industries (KAI), pasalnya penempur ringan tersebut tak hanya sukses diadopsi di dalam negeri, melainkan juga menuai order untuk pasar ekspor, terlebih sejumlah upgrade avionik, sistem radar dan persenjataan, menjadikan FA-50 kian bertaji. (more…)