Proses integrasi alutsista canggih antara militer Amerika Serikat dan sekutu utamanya di kawasan Indo-Pasifik bergerak dalam tempo yang sangat masif. Hanya berselang beberapa pekan setelah Pemerintah Australia secara resmi mengumumkan akuisisi rudal udara-ke-udara jarak jauh (beyond-visual-range) rahasia AIM-260 Joint Advanced Tactical Missile (JATM) senilai US$480 juta (sekitar A$736 juta) dalam skema Foreign Military Sales (FMS), penampakan perdana fisik rudal tersebut pada jet tempur Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) kini resmi terkonfirmasi di lapangan. (more…)
Angkatan Udara Australia (RAAF) secara resmi mendeklarasikan kemampuan operasional awal (Initial Operational Capability/IOC) untuk dua jenis rudal pemukul jarak jauh paling mematikan buatan produsen pertahanan Amerika Serikat, Lockheed Martin. Paket persenjataan baru ini mencakup rudal jelajah gempur darat AGM-158B Joint Air-to-Surface Standoff Missile – Extended Range (JASSM-ER) serta rudal anti-kapal jarak jauh AGM-158C Long Range Anti-Ship Missile (LRASM). (more…)
Pemerintah Australia secara resmi mengumumkan akuisisi rudal udara-ke-udara jarak jauh (beyond-visual-range) canggih besutan Lockheed Martin, AIM-260 Joint Advanced Tactical Missile (JATM). Pengumuman bernilai A$736 juta (sekitar US$480 juta) ini disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, di sela-sela Latihan Bersama Pitch Black 2026 di Darwin. (more…)
Sebuah insiden mengerikan yang nyaris berujung tragedi massal melanda perhelatan dirgantara militer Amerika Serikat, Gunfighter Skies Air Show, yang digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Mountain Home, Idaho. Pada hari Minggu, 17 Mei 2026, sekitar pukul 12:10 waktu setempat, dua unit jet tempur spesialis peperangan elektronik milik Angkatan Laut AS (US Navy), Boeing EA-18G Growler, terlibat dalam tabrakan di udara (mid-air collision) saat tengah memperagakan manuver terbang formasi berisiko tinggi (high-risk formation flying). (more…)
Tom Cruise “Maverick” di kokpit F/A-18F Super Hornet.
Insiden tragis yang melibatkan sebuah jet tempur F/A-18F Super Hornet milik Angkatan Laut AS yang ditembak jatuh oleh kapal perang AS sendiri di Laut Merah pada akhir tahun lalu kembali mengguncang media massa. Pemicu viralitas kembali ini bukanlah insiden baru, melainkan rilisnya laporan investigasi akhir oleh militer AS pada Awal Desember 2025, setahun setelah insiden. (more…)
Bersama dengan naik pamornya PL-15 di perang Kashmir dan hampir setahun setelah diperkenalkan, rudal udara ke udara jarak jauh ‘reinkarnasi’ AIM-54 Phoenix, yakni AIM-174B secara resmi telah mendapat julukan “Gunslinger.” Nama tersebut dimasukkan di antara kemampuan tempur baru yang tercantum sebagai arsenal jet tempur F/A-18 Super Hornet dalam Naval Aviation Playbook 2025, yang mana rudal udara ke ke udara ini telah ditetapkan secara operasional. (more…)
Selain Amerika Serikat, Kuwait dan Australia adalah pengguna jet tempur F/A-18F Super Hornet, dan Angkatan Udara Australia – Royal Australian Air Force (RAAF) jauh lebih senior dari Kuwait, lantaran telah mengoperasikan Super Hornet sejak tahun 2010, sementara Kuwait baru pada tahun 2021. Dan setelah 15 tahun pengoperasian, ada pernyataan khusus dari RAAF tentang kinerja Super Hornet. (more…)
Pihak Angkatan Laut AS agaknya tidak main-main dalam hal pemutakhiran armada tempurnya – ini terbukti dari terpasangnya sejumlah rudal udara-ke-udara pada armada F/A-18F Super Hornet. Sebenarnya F/A-18F Super Hornet pernah terpantau lensa kamera dengan menggunakan konfigurasi ‘Beast Mode’ pada April 2024 silam, namun pada fakta tinjauan tahunan, Angkatan Laut AS mengikutsertakan Murder Hornet (Super Hornet versi Beast Mode) ke dalam daftar armadanya. (more…)
Sebuah insiden terjadi di kegelapan malam langit Laut Merah, pada 22 Desember 2024, jet tempur F/A-18F Super Hornet Angkatan Laut AS dari USS Harry S. Truman (CVN-75) telah ditembak jatuh. Tapi bukan oleh sengatan rudal hanud milisi Houthi di Yaman, tumbangya Super Hornet akibat ditembak oleh kawan sendiri (friendly fire) oleh sistem hanud dari kapal penjelajah berpeluru kendali USS Gettysburg (CG-64) – Ticonderoga class. (more…)
Jet tempur membawa konfigurasi senjata dalam jumlah besar kerap terlihat saat operasi militer atau terkait dalam kegiatan latihan peperangan. Dan konfigurasi atau mode jet tempur yang membawa senjata dalam jumlah besar sering disebut sebagai “beast mode.” Nah, belum lama ini ada momen langka yang disebut-sebut belum pernah terlihat sebelumnya pada F/A-18F Super Hornet Angkatan Laut AS. (more…)