Berkaca dari insiden yang melibatkan jet tempur, maka kemampuan dan kinerja kursi pelontar (ejection seat) menjadi elemen yang menentukan pada keselamatan pilot. Bicara tentang teknologi kursi pelontar, netizen telah mengenal Martin Baker MK10 buatan Inggris yang digunakan pada pesawat latih KT-1B Wong Bee, pesawat COIN EMB-314 Super Tucano dan jet tempur Hawk 109/209. Sementara F-16 Fighting Falcon mengadopsi ACES (Advanced Concept Ejection Seat) II buatan Collins Aerospace (Raytheon Technologies) dari Amerika Serikat. Lantas, bagaimana dengan jet tempur strategis Sukhoi Su-27/Su-30 series, jenis kursi lontar apa yang disematkan pada jet tempur produksi Rusia tersebut? (more…)
Meneruskan artikel sebelum ini – “Menakar Plus Minus Skenario Serangan Udara F-111C Aardvark Ke Jakarta,” tentu ada serangkaian risiko yang harus ditanggung Australia jika rencana pemboman di Jakarta jadi dilakukan. Selain bakal menuai kecaman internasional dan putusnya hubungan diplomatik, yang beresiko lainnya adalah potensi jatuhnya pesawat F-111C Aardvark selaku eksekutor serangan. (more…)
MDC di Hawk 109 TNI AU (Foto: Instagram Skadron Udara 12)
Belum lama ini ada pertanyaan menarik dari netizen di akun Twitter @_TNIAU, yakni tentang apa fungsi dari garis berkelok-kelok di atas kaca kanopi pesawat tempur. Seperti telah dijelaskan oleh ‘Airmin,’ yang dimaksud sebagai garis berkelok-kelok di atas kanopi adalah MDC (Miniature Detonating Cord), persisnya MDC berupa alur kabel yang dapat meledak, yang diaktifkan saat pilot dalam keadaan darurat untuk meninggalkan pesawat, atau dalam prosedur melakukan ejection seat. (more…)
Ibarat pepatah, “Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak,” pada Minggu, 15 Maret 2015, untuk kesekian kali, TNI AU mengalami total lost pada dua unit pesawat latih. Musibah ini terjadi saat latihan akrobat tim aerobatik Jupiter dalam rangka persiapan acara LIMA (Langkawi International Maritime & Aerospace) Exhibition. Kedua pesawat kehilangan kendali setelah saling menyerempet saat latihan pada pukul 14.00 waktu setempat. (more…)