Salah satu ciri khas jet tempur Dassault Rafale adalah sebagian besar komponennya merupakan produksi dari industri pertahanan dalam negeri, yang artinya Perancis punya kemandirian cukup besar ketika menangani jalur produksi Rafale. Meski, radar, mesin, avonik dan persenjataan adalah produksi Perancis. Namun, ada satu komponen penting Rafale yang ternyata bukan dibuat oleh Perancis. (more…)
Di bawah bayang-bayang serangan nuklir yang menyasar kawasan Eropa Barat, Direktorat Jenderal Persenjataan (DGA) Perancis, pada 22 Mei 2024 mengumumkan keberhasilan peluncuran evaluasi pertama dari rudal strategis udara-ke-permukaan jarak menengah ASMPA-R yang telah ditingkatkan. Rudal tanpa hulu ledak ini diluncurkan dari jet tempur Rafale milik Angkatan Udara Perancis selama penerbangan yang mensimulasikan sebuah misi serangan. (more…)
Dassault Aviation lewat siaran pers mewartakan, bahwa pada 25 April 2024 telah mengirimkan batch perdana yang terdiri dari enam unit jet tempur Rafale F3-R Kroasia. Total Kroasia memesan 12 pesawat tempur Rafale F3R bekas pakai, terdiri dari 10 jet tempur Rafale C single-seater dan dua jet tempur Rafale B twin-seater dari Angkatan Udara dan Luar Angkasa Perancis. (more…)
Selain Qatar, Uni Emirat Arab (UEA) juga menawarkan jet tempur Mirage 2000-nya ke Indonesia. Bahkan, varian yang dimiliki UEA lebih baru dan lebih modern ketimbang milik Qatar, yakni Mirage 2000-9 yang punya kemampuan air refueling atau pengisian bahan bakar di udara. Tertarik dengan Mirage 2000-9 UAE, Panglima TNI (saat itu) Laksamana TNI Yudo Margono pada 23 Maret 2023, sempat melihat langsunhg kondisi armada Mirage 2000-9 di Pangkalan Udara Al Dhafra. Dan ada kabar terbaru, bahwa Mirage 2000-9 milik UAE kini dikabarkan sudah laku dibeli negara lain. (more…)
Tidak semua negara yang punya duit dan berkawan dengan Perancis mendapat lampu hijau untuk bisa membeli jet tempur Rafale. Kadang karena sandungan masalah politik, negeri penjual alutsista bisa ‘ogah-ogahan’ alias menolak halus untuk menjual alutsista primadona. Hal ini belakangan dialami oleh Serbia yang punya niat untuk membeli 12 unit Dassault Rafale dalam kondisi baru. (more…)
Menegaskan penyataan pada Maret 2022, Chief Executive Officer (CEO) Dassault Aviation, Eric Trappier akan meningkatkan kapasitas produksi jet tempur Rafale menjadi tiga unit per bulan pada tahun ini, setelah pada tahun sebelumnya kapasitas produksi Rafale hanya dua unit per bulan. Peningkatan kapasitas produksi Rafale terkait dengan bertambahnya backlog pesanan yang signifikan. (more…)
Memahami biaya pengadaan alias akuisisi jet tempur ibarat susah-susah gampang, terlihat gampang dari total nilai kontrak tapi mungkin menjadi rumit setelah melihat item yang ada di dalamnya. Seperti belum lama ini, Kementerian Pertahanan Perancis mengumumkan order resmi 42 unit jet tempur Rafale F4 senilai 5 miliar euro (US$5,5 miliar). Sementara Indonesia yang mengorder dalam jumlah yang sama, tapi diganjar kontrak US$8,1 miliar. (more…)
Buntut dari penjualan jet tempur Rafale bekas pakai ke Yunani dan Kroasia, menjadikan Angkatan Udara dan Luar Angkasa Perancis ‘kehilangan’ sekitar 24 unit Rafale yang ada dalam inventarisnya. Seiring modernisasi, Kementerian Pertahanan Perancis pada pertengahan tahun 2023 telah memesan 42 unit Rafale F4 kepada Dassault Aviation. Dan belum lama ini telah diumumkan kesepatakan kontrak untuk produksi 42 unit Rafale F4 pesanan Perancis senilai lebih dari 5 miliar euro (US$5,5 miliar). (more…)
Masalah suku cadang menjadi materi yang diperdebatkan dalam proyek pengadaan 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 bekas pakai Angkatan Udara Qatar pesanan Kementerian Pertahanan yang saat ini berstatus ditunda, pasalnya pihak pabrikan Dassault Aviation sudah tidak lagi memproduksi suku cadang dan komponen Mirage 2000. Namun, bila opsi akuisisi Mirage 2000-5 dilanjutkan, maka Indonesia mungkin bisa belajar dari kasus yang ada di Taiwan. (more…)
Meramaikan Debat Capres ketiga yang berlangsung 7 Januari 2024, Indomiliter.com menggelar polling singkat tentang kelanjutan pengadaan 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 eks Qatar yang dinyatakan ditunda akibat tekanan anggaran. Meski berat dari aspek anggaran yang mengandalkan pinjaman luar negeri. Namun karena berstatus ditunda, maka masih ada kemungkinan untuk dilanjutkan proses pengadaan ini. (more…)