Era perang dingin membawa kenangan tersendiri dalam rancangan alutsista, seperti pembom dan jet tempur yang mengusung desain sayap ayun (variable sweep wing). Selain nama-nama yang lekat di hati seperti F-14 Tomcat, Panavia Tornado, MiG-23/27 Flogger dan pembom B-1B Lancer serta Tu-160 Blackjack, rupanya Dassault Aviation dari Perancis juga pernah meluncurkan jet tempur dengan desain sayap ayun. (more…)
Menegaskan penyataan pada Maret 2022, Chief Executive Officer (CEO) Dassault Aviation, Eric Trappier akan meningkatkan kapasitas produksi jet tempur Rafale menjadi tiga unit per bulan pada tahun ini, setelah pada tahun sebelumnya kapasitas produksi Rafale hanya dua unit per bulan. Peningkatan kapasitas produksi Rafale terkait dengan bertambahnya backlog pesanan yang signifikan. (more…)
Memahami biaya pengadaan alias akuisisi jet tempur ibarat susah-susah gampang, terlihat gampang dari total nilai kontrak tapi mungkin menjadi rumit setelah melihat item yang ada di dalamnya. Seperti belum lama ini, Kementerian Pertahanan Perancis mengumumkan order resmi 42 unit jet tempur Rafale F4 senilai 5 miliar euro (US$5,5 miliar). Sementara Indonesia yang mengorder dalam jumlah yang sama, tapi diganjar kontrak US$8,1 miliar. (more…)
Buntut dari penjualan jet tempur Rafale bekas pakai ke Yunani dan Kroasia, menjadikan Angkatan Udara dan Luar Angkasa Perancis ‘kehilangan’ sekitar 24 unit Rafale yang ada dalam inventarisnya. Seiring modernisasi, Kementerian Pertahanan Perancis pada pertengahan tahun 2023 telah memesan 42 unit Rafale F4 kepada Dassault Aviation. Dan belum lama ini telah diumumkan kesepatakan kontrak untuk produksi 42 unit Rafale F4 pesanan Perancis senilai lebih dari 5 miliar euro (US$5,5 miliar). (more…)
Masalah suku cadang menjadi materi yang diperdebatkan dalam proyek pengadaan 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 bekas pakai Angkatan Udara Qatar pesanan Kementerian Pertahanan yang saat ini berstatus ditunda, pasalnya pihak pabrikan Dassault Aviation sudah tidak lagi memproduksi suku cadang dan komponen Mirage 2000. Namun, bila opsi akuisisi Mirage 2000-5 dilanjutkan, maka Indonesia mungkin bisa belajar dari kasus yang ada di Taiwan. (more…)
Meramaikan Debat Capres ketiga yang berlangsung 7 Januari 2024, Indomiliter.com menggelar polling singkat tentang kelanjutan pengadaan 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 eks Qatar yang dinyatakan ditunda akibat tekanan anggaran. Meski berat dari aspek anggaran yang mengandalkan pinjaman luar negeri. Namun karena berstatus ditunda, maka masih ada kemungkinan untuk dilanjutkan proses pengadaan ini. (more…)
Satu hari pasca debat Capres yang membahas tema alutsista, ada kabar dari Perancis, bahwa Dassault Aviation mengumumkan kontrak efektif tahap ketiga atas pesanan jet tempur Rafale dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah berjalan. Dari markasnya di Saint-Cloud, Dassault Aviation menyatakan kontrak tahap akhir untuk 18 unit Rafale untuk Indonesia resmi berlaku mulai 8 Januari 2023. (more…)
Rencana pengadaan 12 jet tempur Mirage 2000-5 eks Angkatan Udara Qatar telah ditunda oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Terlepas nanti dilanjutkan atau justru dibatalkan, nama Mirage 2000-5 tetap diperhitungkan sebagai pengisi kekosongan (gap filling) sebelum tibanya jet tempur Rafale di Indonesia pada tahun 2026. (more…)
Sengkarut rencana pembelian 48 jet tempur Eurofighter Typhoon rupanya telah membuat gerah pemerintah Arab Saudi. Meski mendapat dukungan dari Inggris dan Spanyol, penjualan Typhoon ke Negeri Raja Salman tak bisa dilakukan akibat veto “Hak Asasi Manusia” dari Jerman. Dan kini ada kabar bahwa Arab Saudi tengah bernegosiasi dengan Dassault Aviation dari Perancis. (more…)
Mulai dari jet tempur, pesawat intai sampai drone yang beroperasi dari kapal induk, identik dengan desain sayap yang dapat dilipat. Lantaran ruang yang terbatas di dek dan hanggar kapal induk, maka desain sayap lipat telah mulai digunakan sejak era Perang Dunia Kedua. Meski begitu tak semua jet tempur yang beroperasi di kapal induk, harus bersayap lipat. Sebut saja, jet tempur Dassault Rafale-M yang baru saja dipesan Angkatan India dan telah beroperasi di kapal induk Cherles de Gaulle, sayapnya tidak dapat dilipat. (more…)