Setelah Uzbekistan yang minat membeli 24 jet tempur Rafale, kini deman jet tempur buatan Dassault Aviation seperti menular. Negara tetangga Uzbekistan, yakni Kazakhstan dikabarkan juga ingin membeli Rafale. Berbeda dengan Uzbekistan yang telah menyebut jumlah yang diinginkan, negara di Asia Tengah yang juga pecahan Uni Soviet ini belum merinci jumlah Rafale yang ingin dibeli. (more…)
Penggunaan Conformal Fuel Tanks (CFT) pada jet tempur punya beragam keunggulan, disamping ada kelemahan dalam aspek teknis dan biaya operasi. Dan di antara keunggulan CFT, yang paling dominan adalah peningkatan jangkauan operasi dari jet tempur itu sendiri. Setelah desain CFT lumayan dikenal pada jet tempur F-15 Eagle , F-16 Fighting Falcon, F/A-18 Super Hornet dan Eurofighter Typhoon, maka yang mungkin terlupakan adalah jet tempur Dassault Rafale faktanya juga telah disiapakan dengan CFT. (more…)
Satu negara lagi kepincut pada jet tempur Dassault Rafale. Pada kunjungan Presiden Perancis Emmanuel Macron ke Uzbekistan pada 2 November 2023, mengemuka tentang potensi kerja sama, seperti pasokan uranium yang dibutuhkan perusahaan energi Perancis, sementara dari aspek pertahanan, mengemuka keinginan Uzbekistan untuk bisa membeli jet tempur Rafale. (more…)
Sebelum kontrak efektif pengadaan jet tempur Rafale oleh Indonesia pada September 2022, Uni Emirat Arab pada awal Desember 2021 telah mengikat kontrak jumbo untuk pembelian 80 unit Rafale F4 senilai 14 miliar euro. Mengingat antrian pada backlog, unit perdana Rafale F4 pesanan Uni Emirat Arab baru akan tiba pada tahun 2026. Namun ada kabar pengiriman unit perdana Rafale F4 pesanan Uni Emirat Arab (UEA) akan ‘molor’ satu tahun dari jadwal seharusnya. (more…)
Hari kamis ini (10/8/2023) ada pengumuman resmi dari Dassault Aviation. Dari kantor pusatnya di Saint Cloud, manufaktur dirgantara dari Perancis itu menyatakan bahwa pesanan tahap kedua jet tempur Rafale untuk Indonesia telah berstatus aktif, yang artinya pesanan kedua yang terdiri dari 18 unit Rafale telah masuk ke dalam order backlog Dassault Aviation. (more…)
Merujuk ke pemberitaan bulan Mei lalu, disebutkan Kementerian Pertahanan Taiwan tengah mempertimbangkan opsi untuk melakukan upgrade atau mengganti jet tempur Mirage 2000-5. Pertimbangan tersebut dikemukakan salah satunya karena usia jet tempur bersayap delta itu yang telah menua. Belakangan menguat opsi untuk melakukan upgrade, tapi ternyata itu ada kaitan dengan F-16 Viper. (more…)
Meletusnya perang Rusia-Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2022, tak pelak menjadi fokus pada industri pertahanan global. Sejak invasi Rusia ke Ukraina, maka dapat diamati secara langsung perubahan strategi anggaran pertahanan di banyak negara, terutama di negara-negara Eropa yang panik terimbas perang. (more…)
Backlog pesanan Dassault Aviation untuk jet tempur Rafale bisa jadi akan bertambah banyak. Pasalnya, ada peluang besar dari Qatar untuk kembali mengorder Rafale. Selain menjual jet tempur bekas Mirage 2000-5 ke Indonesia, Qatar saat ini merupakan operator dari 36 unit Rafale. Dan karena merasa puas atas kinerja Rafale, kabarnya Qatar berkeinginan untuk membeli lagi 24 unit Rafale. (more…)
Sebagai salah satu operator Rafale terbesar di luar Perancis, Angkatan Udara India pastinya adalah mitra penting bagi Dassault Aviation. Dengan pengoperasioan 36 unit Rafale oleh angkatan udara, dan pesanan baru 26 unit Rafale M untuk angkatan laut, bisa diibaratkan India sebagai negara ‘penglaris’ Rafale di kawasan Asia. (more…)
Meski mendapat berkah banjir order atas pesanan jet tempur Rafale, namun, Dassault Aviation juga mempunyai tantangan tersendiri untuk menggarap pesanan tersebut. Manufaktur dirgantara asal Perancis itu mengatakan masalah rantai pasokan komponen berpotensi membebani produksi. Dassault Aviation menyebut masalah rantai pasokan semakin memburuk sejak tahun lalu. (more…)