Uni Eropa secara resmi telah memilih helikopter tanpa awak (uav) asal Austria, Camcopter S-300 produksi Schiebel, sebagai platform udara utama dalam proyek ambisius berpendanaan besar untuk mengembangkan kemampuan berburu kapal generasi terbaru bagi angkatan laut Eropa. (more…)
Selain RBU-6000 yang merupakan sista (sistem senjata) peluncur roket anti kapal selam buatan Rusia, TNI AL dalam gelar operasinya juga mengdalkan sista Bofors 375mm, peluncur roket anti kapal selam buatan Bofors (kini Saab Underwater Systems) dari Swedia. Adopsi Bofors 375mm oleh TNI AL bahkan sudah lebih dulu ketimbangRBU-6000. Pasalnya Bofors 375mm menjadi alutsista yang melekat pada frigat kelas Fatahillah, yang terdiri dari KRI Faatahillah (361), KRI Malahayati (362) dan KRI Nala (363). (more…)