
Meski masih terganjal untuk bergabung sebagai anggota resmi NATO, namun posisi Swedia kini tidak lagi sebagai negara netral, lantaran Swedia mendukung penuh Ukraina, termasuk menjadi donatur persenjataan. Dan itu rupanya telah membuat negara asal merek otomotif Volvo ini ketar-ketir, yakni terancam berkonflik langsung dengan Rusia. (more…)

Kombinasi antara jet tempur stealth F-35 Lightning II dengan rudal udara ke udara AIM-120 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile (AMRAAM), disebut sebagai racikan maut di angkasa, terutama dalam pertempuran beyond visual range. Namun, selama ini bekal AIM-120 yang dapat dibawa F-35 dalam sekali terbang masih dianggap kurang. (more…)

Lantaran masih ragu untuk mengirimkan jet tempurnya ke Ukraina, maka Amerika Serikat terus berusaha mengoptimalkan kemampuan dari jet tempur Angkatan Udara Ukraina yang masih tersisa. Setelah sukses mengintegrasikan rudal udara ke permukaan (rudal anti radiasi) AGM-88 HARM (High speed Anti-Radiation Missile) dengan jet tempur MiG-29 Fulcrum, kini AS tengah mempertimbangkan kemungkinan MiG-29 untuk bisa meluncurkan rudal udara ke udara jarak menengah Raytheon AIM-120 AMRAAM. (more…)

Digadang sebagai jawara duel udara ke udara, maka penempur terbaru di arsenal Angkatan Udara AS (USAF), yakni F-15 Eagle II atau akrab disebut F-15EX, terus mendapatkan serangkaian uji coba untuk mematangkan konfigurasi persenjataan, khususnya dalam misi tempur udara ke udara. Seperti dalam uji coba penembakan terbaru, diperlihatkan bahwa F-15EX dapat membawa hingga empat rudal udara ke udara lebih banyak dari varian sebelumnya. (more…)

Banyak analisis militer memperkirakan bahwa pertempuran antar jet fighter di masa kini dan mendatang akan didominasi oleh pola kemampuan beyond visual range air to air missile, alasannya selain rudal jarak menengah dan jauh kian mumpuni, juga ditunjang kemampuan radar di pesawat tempur yang kian tajam, target dari jarak ratusan kilometer pun sudah dengan mudah diendus dan diidentifikasi. Belum lagi ada dukungan pesawat radar intai seperti AWACS, menjadikan seorang pilot dengan mudah melibas target dari balik cakrawala. (more…)

Dalam polling yang dilakukan Indomiliter.com pada Oktober 2013, terungkap informasi bahwa lawan tanding terberat jet Sukhoi Su-27/Su-30 Flanker TNI AU ialah F-15SG Strike Eagle RSAF (Republic of Singapore Air Force). Ada dua hal yang menjadi dasar kuat bahwa F-15SG menjadi lawan tanding terberat Sukhoi TNI AU. Pertama, memang diatas kertas Sukhoi Su-27/Su-30 dirancang untuk menandingi air superiority F-15. Lalu alasan kedua, kerapnya gesekan dalam hal isu politik dan pertahanan, khususnya pada urusan batas wilayah laut dan pengendalian ruang udara di Kepulauan Riau (Kepri), ikut menyulut sentimen, termasuk dari para pembaca Indomiliter.com.
(more…)