Norinco Tampilkan Desain Self Propelled Howitzer 155mm 6×6 dengan Turret Tanpa Awak

North Industries Group Corporation Limited (Norinco) bisa dibilang sudah ‘kenyang’ dalam memproduksi beberapa varian alutsista jenis self propelled howitzer yang dipasang pada platform truk. Setelah sebelumnya merilis SH15 dan PLC-181 yang dipasang pada platform truk taktis 6×6, kini ada ‘bocoran’ bahwa Norinco akan memproduksi self propelled howitzer (SPH) 6×6 baru, masih di standar kaliber 155/52 mm NATO, namun SPH ini nampak sedikit berbeda.
Dikutip Defense News, desain SPH terbaru dari Norinco ditampilkan bersama produk artileri yang sudah ada dalam klip video promosi yang dipublikasi bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek sekitar 10 Februari 2024. Video tersebut menyoroti acara pemasaran artileri Cina yang dihadiri oleh delegasi asing.
Pada desain SPH yang belum diberi label nama tersebut, Norinco mencitrakan sistem SPH baru yang identik dengan adanya turret (kubah) yang mirip pada SPH roda rantai SH16.

Platform baru SPH 6×6 dari Norinco menggunakan turret tak berawak SH16 yang beratnya 14 ton, dan dipasang pada sasis truk 6×6. Norinco mencantumkan bobot tempur SPH 6×6 terbaru ini sekitar 32 ton dan mengadopsi sistem auto loading untuk pemuatan amunisi. Ada sekop tanah (earth spade) di bagian belakang memberikan stabilitas saat menembak, dan dioperasikan hanya oleh dua awak di dalam kabin lapis baja.
Dennis Blasko, mantan atase pertahanan AS. di Beijing dan Hong Kong mengatakan kepada Defense News bahwa senjata tersebut tampaknya sama dengan yang ada pada howitzer PLC-181, dan dipasang di truk yang digunakan secara luas oleh milter Cina.
Blasko mengatakan PLC-181 dikerahkan di lebih dari setengah Brigade Artileri yang ditugaskan ke 13 kelompok pasukan Cina di Xinjiang dan Tibet. Laporan Military Balance 2023 dari International Institute for Strategic Studies memperkirakan 600 unit PLC-181 sudah beroperasi saat ini.
Blasko menduga SH16 varian beroda ban ditujukan khusus untuk pasar ekspor. Cina baru-baru ini menyelesaikan pengembangan magasin putar otomatis untuk muatan modular artileri. Sistem artileri ini memiliki setidaknya tujuh tabung magasin, yang masing-masing dapat berisi hingga enam amunisi. Sistem ini, yang ditampilkan dalam klip berita CCTV, mungkin digunakan pada SH16, tetapi mungkin juga ditujukan untuk sistem artileri 155 mm generasi berikutnya. (Gilang Perdana)
Related Posts
-
Persiapan Operasi Amfibi ke Taiwan? Cina Uji Sistem Pembersih Ranjau Darat Xi-Ray 233
1 Comment | Jun 15, 2026 -
Dengan Biaya US$1 Miliar, NASA Ingin ‘Hancurkan’ Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)
No Comments | Dec 6, 2023 -
Pertama Kali Sejak Pecah Perang, Israel Izinkan Lisensi Ekspor Sistem Senjata ke Ukraina
4 Comments | Mar 21, 2023 -
Meriam Leonardo Marlin 40 Telah Terpasang di Korvet ‘Kepresidenan’ KRI Bung Karno 369
No Comments | Nov 8, 2023



Punya kog 600, kita 55 aja udah bangga