Category: Meriam dan Howitzer

Resmi! Malaysia Kontrak 18 Unit SPH CAESAR 155mm Plus Alih Teknologi, Ikuti Langkah Indonesia

Eurosatory 2026 di Perancis menorehkan dinamika baru dalam konstelasi kekuatan artileri medan di kawasan Asia Tenggara. Pabrikan pertahanan raksasa Eropa, KNDS (KMW+Nexter Defense Systems), secara resmi mengumumkan bahwa Kementerian Pertahanan Malaysia telah menandatangani kontrak pengadaan awal untuk 18 unit Self-Propelled Howitzer (SPH) CAESAR 155mm pada Selasa, 16 Juni 2026. (more…)

Aldalbak TSY-23H: Rahasia di Balik Akurasi Tinggi Artileri Medan TNI Hasil Kolaborasi Hariff Defense-Pussenarmed

Dalam pertempuran artileri modern, kecepatan dan akurasi adalah dua variabel yang menentukan hidup dan mati di medan perang. Menjawab tantangan tersebut, industri pertahanan dalam negeri melalui Hariff Defense berkolaborasi dengan Pussenarmed (Pusat Kesenjataan Artileri Medan) berhasil mengembangkan Aldalbak (Artillery Firing System), sebuah sistem pengendali tembakan digital yang merevolusi cara kerja unit Artileri Medan (Armed) TNI AD. (more…)

Gunakan Teknologi Meriam Laut, Leonardo Hystrix Hadir Sebagai Kuda Hitam Sistem Hanud Darat Mobile

Dalam dinamika industri pertahanan yang terus berkembang, inovasi sering kali lahir dari adaptasi teknologi yang sudah teruji. Langkah berani ini baru saja diambil oleh Leonardo, raksasa pertahanan asal Italia, dengan memperkenalkan Hystrix. Sistem pertahanan udara jarak dekat (Short Range Air Defense/SHORAD) berbasis truk ini hadir untuk menantang BAE Systems, yang lebih dulu meluncurkan Tridon MK2. (more…)