KAAN P1: Prototipe Jet Tempur Siluman Generasi Kelima Turki Sukses Jalani Uji Powered Taxi

Industri Kedirgantaraan Turki (Turkish Aerospace Industries/ TAI/TUSAŞ) mencatatkan kemajuan signifikan dalam program pengembangan jet tempur stealth generasi kelima buatan dalam negeri. Pada Kamis, 31 Juli 2026, TAI secara resmi merilis rekaman video yang menampilkan prototipe KAAN P1 tengah berhasil menjalani uji jalan di landasan dengan dorongan mesin sendiri (powered taxi test) berkecepatan rendah di fasilitas utamanya di Ankara.

Baca juga: Hubungan AS-Turki Mencair: Washington Restui Lisensi Ekspor Mesin GE F110 Untuk Jet Tempur KAAN

Pengujian ini menandai tahap teknis penting sebelum prototipe lanjutan tersebut dijadwalkan melakoni uji coba penerbangan perdana (maiden flight) dalam beberapa bulan ke depan.

Uji coba P1 ini melanjutkan sukses penerbangan perdana (maiden flight) yang sebelumnya diraih oleh prototipe demonstrator pertama, KAAN P0, pada 21 Februari 2024 lalu. Jika prototipe P0 difokuskan untuk membuktikan validasi aerodinamika dasar dan kendali terbang utama di udara, maka prototipe KAAN P1 hadir dengan sejumlah penyempurnaan desain yang jauh lebih matang.

Perubahan pada P1 mencakup pembentukan kontur siluman (stealth shaping) yang lebih halus untuk mereduksi jejak radar (Radar Cross Section / RCS), revisi pada bagian struktur badan pesawat (fuselage), serta modifikasi pada penstabil penerbangan (stabilizers) berdasarkan evaluasi data penerbangan dari P0.

Manajemen TAI menargetkan dua unit prototipe utama, yakni KAAN P1 dan KAAN P2, sudah dapat mengangkasa secara penuh (airborne) sebelum akhir tahun 2026. Langkah percepatan uji coba ini merupakan bagian dari garis waktu strategis militer Turki untuk memulai pengiriman perdana unit serial KAAN kepada Angkatan Udara Turki maupun mitra internasional, dengan target operasional skuadron Angkatan Udara Turki (Turkish Air Force) pada tahun 2028 mendatang.

Kehadiran KAAN ditujukan untuk menggantikan armada F-16 Fighting Falcon yang telah uzur sekaligus memangkas ketergantungan pasokan alutsista udara dari negara-negara Barat.

Suksesnya uji powered taxi pada prototipe P1 ini makin mempertegas komitmen kuat Ankara dalam mewujudkan kemandirian teknologi pertahanan nasional tingkat tinggi. Program jet tempur KAAN kini tidak hanya diproyeksikan sebagai tulang punggung pertahanan udara Turki di masa depan, melainkan juga disiapkan sebagai komoditas ekspor alutsista strategis yang menyasar sejumlah negara mitra potensial di kawasan Timur Tengah, Asia Tengah, hingga Asia Tenggara. (Gilang Perdana)

Dilema Jet Tempur Stealth Turki: Nasib Proyek KAAN jika Kembali ke Program F-35 Lightning II

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *