
Ketergantungan masif negara-negara Eropa terhadap payung keamanan geopolitik Amerika Serikat kini berada di titik nadir, memicu apa yang disebut sebagai “krisis eksistensial” di kalangan ibu kota Benua Biru. Raksasa manufaktur rudal lintas-negara, MBDA, bergerak cepat memanfaatkan celah emas yang terbuka akibat kelangkaan operasional rudal jelajah strategis BGM-109 Tomahawk milik AS. (more…)

Kehadiran Nester dalam jajaran alutsista terbaru Turki di SAHA Expo 2026 membawa ingatan publik pada senjata rahasia Amerika Serikat yang dijuluki sebagai “Flying Ginsu”, yakni rudal AGM-114R9X “Ninja”. Nama tersebut diambil dari merek pisau dapur terkenal karena kemampuan rudal ini yang secara harfiah mencincang targetnya tanpa menggunakan bahan peledak sama sekali. (more…)

Langkah ofensif Beijing di Laut Cina Selatan, khususnya yang terkait konflik dengan Filipina, rupanya menuai ganjalan, pasalnya Angkatan Darat AS (US Army) tetap mempertahankan penggelaran Typhon Weapon System di Pulau Luzon. Typhon Weapon System yang berintikan rudal jelajah jarak jauh Tomahawk dan rudal hanud jarak jauh SM-6, telah menciptakan efek deteren. (more…)