Pilot U-2 melihat ke bawah pada balon Cina. Bayangan pesawatnya bisa dilihat di kain balon.
Buntut dari pembocoran dokumen rahasia Pentagon oleh Jack Douglas Teixeira (21 tahun), petugas Sistem Siber dari Massachusetts Air National Guard, terungkap beberapa informasi yang membuat geger. Selain terungkap keterlibatan pasukan khusus AS dan NATO di Ukraina, korban di Ukraina lebih tinggi daripada yang diakui secara publik oleh pejabat AS dan pasukan Ukraina yang kekurangan amunisi. Terungkap pula tentang ‘isi’ dari balon mata-mata Cina yang ditembak jatuh pada awal Februari lalu. (more…)
Meski awalnya kerap disepelekan, namun, beberapa insiden belum lama ini telah membuktikan bahwa drone berukuran kecil yang terbang rendah dan melaju pelan, mampu menembus sistem pertahanan udara yang canggih dan rapat sekalipun. Selain insiden yang terjadi di dekat Moskow, jangan lupa Korea Selatan juga sempat dibuat malu oleh insiden masuknya drone intai dari Korea Utara yang berhasil terbang jauh ke Seoul. (more…)
Mampu mengemban misi angkut taktis dan strategis, C-130J Super Hercules Skadron Udara 31 TNI AU telah dilengkapi dengan perangkat proteksi dari ancaman lawan. Setelah di artikel terdahulu dikupas perangkat AN/AAR-47 Missile Approach Warning System (MAWS), di C-130J Super Hercules juga terdapat perangkat embedded AN/ALR-56 Radar Warning Receiver (RWR). (more…)
Jika tak ada aral melintang, di akhir tahun ini akan terpasang radar intai canggih Lockheed Martin AN/TPS-77 (AN/FPS-117) long range air surveillance di Labuan. Namun, jangan keburu girang, Labuan yang dimaksud bukan kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. (more…)
Lumayan lama tiada kabar berita tentang pengadaan radar hanud (pertahanan udara) RAT-31 DL/M buatan Leonardo S.p.A. Namun, belum lama ini ada kabar yang menyebut bahwa radar yang akan dioperasikan Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) – d/h Kohanudnas, telah dikirimkan dari Italia ke Indonesia. (more…)
Melihat jenis alutsista yang juga digunakan oleh TNI dalam laga perang di Ukraina, menjadi menarik untuk diperhatikan. Setelah debut rantis Bushmaster MRAP 4×4, VAB, BTR-4, BMP-3 sampai meriam hanud S-60, ada lagi satu jenis alutsista radar yang bakal beraksi di Ukraina, dan tentunya selama ini jenis yang sama telah dioperasikan Arhanud TNI AD. Yang dimaksud adalah radar GroundMaster 200 (GM 200) produksi Thales. (more…)
Boleh jadi, nantinya varian jet tempur Sukhoi Su-30 tercanggih bukanlah yang dioperasikan Angkatan Udara Rusia (Su-30SM2), melainkan varian upgrade dari Sukhoi Su-30MKI milik India. Hal tersebut terkait dengan program “Super Sukhoi” India yang telah lama tertunda. Namun, dengan permintaan dana senilai US$4 miliar, Kementerian Pertahanan India akan melakukan upgrade pada 150 unit Su-30MKI, dari total 260 unit Su-30MKI yang saat ini dioperasikan India. (more…)
Ada yang unik dari sistem pertahanan udara Cina, selain dibentengi dengan rudal hanud berlapis, Negeri Tirai Bambu itu diketahui mengoperasikan radar intai hanud yang ditempatkan pada ketinggian 5.374 meter di atas permukaan laut (mdpl). Yang dimaksud adalah stasiun radar Ganbala, yang berada di puncak gunung bersalju di Tibet. (more…)
Selain kabar MBT (Main Battle Tank) T-14 Amarta yang ikut dikerahkan Rusia ke Perang di Ukraina, dari segmen rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) VSHORAD (Very Short Range Air Defence), rupanya Rusia juga membuat kejutan, yakni dengan potensi penggunaan sistem pertahanan udara (hanud) Gibka-S yang dipasang pada platform rantis lapis baja Tiger 4×4 “Russian Humvee.”(more…)
Dalam perang Ukraina versis Rusia, banyak aspek dan strategi yang menjadi pertaruhan. Bukan hanya bagaimana cara menghancurkan sasaran lawan, melainkan juga berlaku strategi untuk ‘menguras’ stok amunisi lawan, dalam hal ini yang dimaksud adalah stok amunisi bernilai tinggi, seperti rudal hanud (pertahanan udara) yang harganya sangat mahal. (more…)