Category: Berita Matra Udara

[Video] Cina Luncurkan Roket Pembawa Tiga Satelit dari Platfom Kapal Kontainer di Tengah Laut

Cina kembali membetot perhatian dalam dunia peroketan, bila pada 5 Juni 2019 sukses meluncurkan roket pembawa satelit dari tengah laut, maka pada 11 Januari 2024, Cina sukses melakukan hal serupa, namun dengan menggunakan jenis roket yang lebih besar dan kuat. Tidak itu saja, peluncuran terbaru dari tengah laut kini menggunakan platform sejenis kapal kontainer, menjadikan Cina punya keunggulan komparatif dibandingkan apa yang dilakukan negara-negara jawara roket lain. (more…)

Korea Selatan Produksi Massal Rudal Anti Tank Hanwha Taipers, Anti Jamming dengan Algoritma Kecerdasan Buatan

Meski dikenal dengan predikat battle proven, namun usia rudal anti tank BGM-71 TOW (Tube-launched, Optically tracked, Wire-guided) terbilang uzur, lantaran sudah mulai digunakan sejak awal dekade 70-an. Dan Korea Selatan sebagai salah satu pengguna rudal TOW berencana untuk menggantikannya dengan rudal anti tank produksi dalam negeri yang disebut Taipers (Tank Snipers). (more…)

Korea Selatan Guyur US$480 Juta untuk Pengembangan Rudal Udara ke Udara Jarak Pendek KF-21 Boramae

Meski menanti kelanjutan sisa angsuran biaya pengembangan dari Indonesia, namun Korea Selatan tak kendor dalam roadmap produksi jet tempur KF-21 Boramae. Menjelang fase produksi massal pada tahun ini, Korea Selatan lewat Defense Acquisition Program Administration (DAPA) terus mempersiapkan arsenal persenjataan untuk KF-21. Dengan fokus pada usaha kemandirian alutsista, DAPA telah mengumumkan investasi senilai US$480 juta untuk pengembangan rudal udara ke udara jarak pendek yang akan diproduksi secara lokal. (more…)

Perpanjang Masa Pakai Mirage 2000-5, Taiwan Kucurkan Dana US$329 Juta untuk Order Suku Cadang Mesin

(ROCAF)

Masalah suku cadang menjadi materi yang diperdebatkan dalam proyek pengadaan 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 bekas pakai Angkatan Udara Qatar pesanan Kementerian Pertahanan yang saat ini berstatus ditunda, pasalnya pihak pabrikan Dassault Aviation sudah tidak lagi memproduksi suku cadang dan komponen Mirage 2000. Namun, bila opsi akuisisi Mirage 2000-5 dilanjutkan, maka Indonesia mungkin bisa belajar dari kasus yang ada di Taiwan. (more…)

Gaduh Pengadaan Console VIP untuk C-130J Super Hercules, Begini Respon dari TNI AU

(Lockheed Martin)

Sesuai kodratnya sebagai pesawat angkut berat multirole, keluarga C-130 Hercules dirancang mampu menjalankan beragam misi lewat pengaturan konfigurasi lewat pemasangan console. Bila merujuk pada situs Lockheed Martin, console berwujud kontainer dapat dipasang pada varian C-130J Super Hercules, yang salah satunya adalah console VIP. Dan di musim panasnya politik di Tanah Air, pengadaan console VIP untuk C-130J Super Hercules TNI AU menjadi topik hangat di kalangan netizen. (more…)

[Polling[ Pengadaan Jet Tempur Mirage 2000-5 eks Qatar Sebaiknya Dibatalkan

Meramaikan Debat Capres ketiga yang berlangsung 7 Januari 2024, Indomiliter.com menggelar polling singkat tentang kelanjutan pengadaan 12 unit jet tempur Mirage 2000-5 eks Qatar yang dinyatakan ditunda akibat tekanan anggaran. Meski berat dari aspek anggaran yang mengandalkan pinjaman luar negeri. Namun karena berstatus ditunda, maka masih ada kemungkinan untuk dilanjutkan proses pengadaan ini. (more…)

Dassault Aviation Umumkan Aktivasi Kontrak Tahap Ketiga (18 Unit) Rafale Pesanan Indonesia, Total 42 Unit Telah Masuk ke Backlog

Rafale B di Lanud Halim Perdanakusuma.

Satu hari pasca debat Capres yang membahas tema alutsista, ada kabar dari Perancis, bahwa Dassault Aviation mengumumkan kontrak efektif tahap ketiga atas pesanan jet tempur Rafale dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah berjalan. Dari markasnya di Saint-Cloud, Dassault Aviation menyatakan kontrak tahap akhir untuk 18 unit Rafale untuk Indonesia resmi berlaku mulai 8 Januari 2023. (more…)

Kanselir Jerman Melunak, Berikan Lampu Hijau Penjualan Eurofighter Typhoon ke Arab Saudi

Setelah melihat kondisi di Timur Tengah dan adanya tekanan keras dari serikat pekerja industri dirgantara yang terdampak pada rantai produksi, pemerintahan Kanselir Jerman Olaf Scholz mengisyaratkan pihaknya siap untuk membalikkan arah dan mendukung penjualan 48 unit jet tempur Eurofighter Typhoon pesanan tambahan) ke Arab Saudi, meski mungkin diperlukan waktu beberapa tahun untuk mengirimkannya. (more…)