Seukuran Pembom B-2 Spirit, Drone Siluman WZ-X Cina Berbentang Sayap 51 Meter Terekam Kamera Warga

Beredarnya foto-foto dan rekaman video amatir warga di media sosial mengonfirmasi keberadaan drone siluman raksasa terbaru Cina yang diberi kode sementara WZ-X. Pesawat nirawak bermesin ganda (twin-engine) dengan konsep sayap terbang (flying wing) ini mendadak viral setelah tertangkap kamera melintas di wilayah Xinjiang—tak jauh dari Pangkalan Udara Uji Coba Rahasia Malan.

Baca juga: Buntut Potret Basis Pembom B-2 Spirit, Warna Negara Cina Dihukum Undang-Undang Perang Dingin

Penampakan visual udara ini mencuri perhatian para analis militer global lantaran mengonfirmasi secara jelas penggunaan desain geometri sayap bertingkat (stepped wing) yang sangat tidak biasa. Rancangan ini menampilkan penampang sayap bagian dalam (inner wing) yang sangat lebar dan tebal, lalu bertransisi secara tajam menjadi bentangan sayap luar (outer wing) yang sangat tipis dan meruncing.

Dengan rentang sayap diperkirakan mencapai 170 kaki (sekitar 51,8 meter)—yang secara mengejutkan setara dengan dimensi bentang sayap pembom siluman B-2 Spirit milik Angkatan Udara AS—WZ-X diproyeksikan sebagai platform pengintai strategis berketahanan tinggi (High-Altitude Long-Endurance/HALE) generasi baru milik Angkatan Udara Cina (PLA).

Secara analisis, kombinasi desain stepped wing dan konfigurasi flying wing pada WZ-X dirancang khusus untuk mengoptimalkan efisiensi aerodinamika penerbangan pada lapisan stratosfer. Berdasarkan kalkulasi pengamat intelijen penerbangan, drone raksasa dengan dimensi sekelas B-2 ini diperkirakan sanggup jelajah (cruising altitude) pada ketinggian ekstrem di atas 59.000 kaki (18.000 meter) dengan jarak jangkau penerbangan melebihi 12.000 mil (sekitar 19.300 kilometer).

Struktur sayap dalam yang tebal tidak hanya berfungsi memberikan daya angkat (lift) maksimal pada udara tipis di ketinggian tinggi, melainkan juga menyediakan ruang kompartemen internal yang sangat luas untuk menampung tangki bahan bakar ekstra besar serta muatan sensor Synthetic Aperture Radar (SAR) berdaya tinggi dan sistem intelijen sinyal (SIGINT/ELINT).

Sementara itu, profil melengkung tanpa sirip tegak (tailless design) dan integrasi saluran buang mesin tersembunyi (flush nozzle) secara signifikan memangkas jejak pantulan radar (Radar Cross Section/RCS) dari berbagai sudut penjejakan.

Pengoperasian WZ-X difokuskan untuk menjalankan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance/ISR) mendalam di ruang udara bernilai ancaman tinggi (contested airspace), seperti lintasan rantai pulau pertama (First Island Chain) dan Pasifik Barat.

Pada ketinggian jelajah stratosfer serta karakter siluman yang sangat rendah, WZ-X sanggup beroperasi secara senyap di luar jangkauan efektif radar penjejak dan rudal pertahanan udara konvensional musuh. Kemunculan rekaman amatir di Xinjiang ini mengindikasikan bahwa PLA sedang gencar mematangkan uji penerbangan WZ-X bersama drone siluman raksasa lainnya—seperti varian GJ-X—guna mengintegrasikan jaringan pemandu target (targeting node) jarak jauh untuk mendukung doktrin serangan anti-akses/penolakan area (A2/AD), khususnya dalam mengunci pergerakan gugus tempur kapal induk lawan di lautan lepas.

Meskipun penunjukan penamaan resmi, pabrikan pengembang, dan spesifikasi detail muatannya masih dirahasiakan oleh otoritas Beijing, bocornya penampakan WZ-X berbentang sayap setara B-2 ini mempertegas lompatan teknologi pesawat nirawak siluman Cina yang kian menyejajarkan diri dengan standar supremasi udara global. (Gilang Perdana)

Kisah Noshir Gowadia: Insinyur “Blueberry Milkshake” yang Jual Rahasia Siluman Pembom B-2 Spirit ke Cina

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *