Seukuran Pembom B-2 Spirit, Drone Siluman WZ-X Cina Berbentang Sayap 51 Meter Terekam Kamera Warga

Beredarnya foto-foto dan rekaman video amatir warga di media sosial mengonfirmasi keberadaan drone siluman raksasa terbaru Cina yang diberi kode sementara WZ-X. Pesawat nirawak bermesin ganda (twin-engine) dengan konsep sayap terbang (flying wing) ini mendadak viral setelah tertangkap kamera melintas di wilayah Xinjiang—tak jauh dari Pangkalan Udara Uji Coba Rahasia Malan.
Penampakan visual udara ini mencuri perhatian para analis militer global lantaran mengonfirmasi secara jelas penggunaan desain geometri sayap bertingkat (stepped wing) yang sangat tidak biasa. Rancangan ini menampilkan penampang sayap bagian dalam (inner wing) yang sangat lebar dan tebal, lalu bertransisi secara tajam menjadi bentangan sayap luar (outer wing) yang sangat tipis dan meruncing.
Dengan rentang sayap diperkirakan mencapai 170 kaki (sekitar 51,8 meter)—yang secara mengejutkan setara dengan dimensi bentang sayap pembom siluman B-2 Spirit milik Angkatan Udara AS—WZ-X diproyeksikan sebagai platform pengintai strategis berketahanan tinggi (High-Altitude Long-Endurance/HALE) generasi baru milik Angkatan Udara Cina (PLA).
Secara analisis, kombinasi desain stepped wing dan konfigurasi flying wing pada WZ-X dirancang khusus untuk mengoptimalkan efisiensi aerodinamika penerbangan pada lapisan stratosfer. Berdasarkan kalkulasi pengamat intelijen penerbangan, drone raksasa dengan dimensi sekelas B-2 ini diperkirakan sanggup jelajah (cruising altitude) pada ketinggian ekstrem di atas 59.000 kaki (18.000 meter) dengan jarak jangkau penerbangan melebihi 12.000 mil (sekitar 19.300 kilometer).
New photos and satellite imagery give the clearest look yet at China’s large stealth flying-wing drone known as the WZ-X, The War Zone reported.
The aircraft first appeared in May 2025 satellite images at the Malan test base in Xinjiang. New views confirm a broad inner wing that… pic.twitter.com/SgoGgHurb3
— Drone Wars (@Drone_Wars_) September 5, 2026
Struktur sayap dalam yang tebal tidak hanya berfungsi memberikan daya angkat (lift) maksimal pada udara tipis di ketinggian tinggi, melainkan juga menyediakan ruang kompartemen internal yang sangat luas untuk menampung tangki bahan bakar ekstra besar serta muatan sensor Synthetic Aperture Radar (SAR) berdaya tinggi dan sistem intelijen sinyal (SIGINT/ELINT).
Sementara itu, profil melengkung tanpa sirip tegak (tailless design) dan integrasi saluran buang mesin tersembunyi (flush nozzle) secara signifikan memangkas jejak pantulan radar (Radar Cross Section/RCS) dari berbagai sudut penjejakan.
Pengoperasian WZ-X difokuskan untuk menjalankan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian (Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance/ISR) mendalam di ruang udara bernilai ancaman tinggi (contested airspace), seperti lintasan rantai pulau pertama (First Island Chain) dan Pasifik Barat.
Another image of the WZ-X was posted showing for the first time clearly it’s unique wing geometry with the serrated trailing edge. pic.twitter.com/i8naYPEGGR
— @Rupprecht_A (@RupprechtDeino) September 5, 2026
Pada ketinggian jelajah stratosfer serta karakter siluman yang sangat rendah, WZ-X sanggup beroperasi secara senyap di luar jangkauan efektif radar penjejak dan rudal pertahanan udara konvensional musuh. Kemunculan rekaman amatir di Xinjiang ini mengindikasikan bahwa PLA sedang gencar mematangkan uji penerbangan WZ-X bersama drone siluman raksasa lainnya—seperti varian GJ-X—guna mengintegrasikan jaringan pemandu target (targeting node) jarak jauh untuk mendukung doktrin serangan anti-akses/penolakan area (A2/AD), khususnya dalam mengunci pergerakan gugus tempur kapal induk lawan di lautan lepas.
Meskipun penunjukan penamaan resmi, pabrikan pengembang, dan spesifikasi detail muatannya masih dirahasiakan oleh otoritas Beijing, bocornya penampakan WZ-X berbentang sayap setara B-2 ini mempertegas lompatan teknologi pesawat nirawak siluman Cina yang kian menyejajarkan diri dengan standar supremasi udara global. (Gilang Perdana)
Related Posts
-
Thailand Kerahkan Jet Latih Tempur T-50TH Golden Eagle dalam Misi CAS di Perbatasan Kamboja
No Comments | Dec 23, 2025
-
Diluncurkan dari Helikopter AW159 Wildcat, Rudal Martlet Sukses ‘Disulap’ Jadi Rudal Udara ke Udara
3 Comments | Jul 30, 2023 -
Awas Kena Cirit, Personel dan Ranpur Lapis Baja Bisa Morat-marit
9 Comments | Jan 17, 2022
-
MBT Rusia T-14 Armata Tampil Beda dengan Nakidka Camouflage System
2 Comments | Aug 19, 2024


