Drone Tempur Bayraktar Akinci Sukses Uji Luncur Amunisi Smart Loitering Alpagut Tepat Sasaran

Industri pertahanan Turki kembali mencatatkan pencapaian strategis dalam pengembangan sistem persenjataan nirawak modern. Drone tempur (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) Bayraktar Akinci buatan Baykar telah sukses melaksanakan uji luncur amunisi loitering cerdas (smart loitering munition) Alpagut, di mana amunisi presisi tersebut dilaporkan berhasil menghantam sasaran secara langsung (direct hit).

Baca juga: Kamera Termal dari Drone Akinci Berhasil Temukan ‘Titik Panas’ di Lokasi Jatuh Helikopter Presiden Iran

Integrasi tersebut memperluas opsi serangan jarak jauh (stand-off strike) bagi Akinci sekaligus menegaskan kepemimpinan Turki dalam ekosistem persenjataan terpandu dan jaringan sistem nirawak modern.

Dikembangkan secara kolaboratif oleh dua raksasa pertahanan Turki, Roketsan dan STM, Aplagut dirancang khusus untuk melumpuhkan target bernilai tinggi (high-value targets) serta target yang sensitif terhadap waktu (time-sensitive targets). Disokong oleh propulsi pendorong (pusher engine) yang efisien, amunisi ini sanggup melaju pada ketinggian operasional hingga 1.500 meter (sekitar 5.000 kaki) dengan jangkauan operasional melampaui 60 kilometer serta ketahanan terbang mandiri di udara hingga 60 menit.

Akurasi tingginya disokong oleh teknologi pemandu mode ganda (dual-mode seeker) yang menggabungkan Dual TV/Thermal Imaging (IIR) dan Laser Seeker untuk penetrasi sasaran di siang maupun malam hari. Selain itu, sistem navigasinya dibekali resistensi tinggi terhadap kejahilan jammer (anti-GNSS/INS) serta dilengkapi fitur pembatalan misi (mission abort) dan mode serangan ulang (re-attack mode).

Keunggulan strategis lain dari Alpagut terletak pada fleksibilitas peluncurannya yang bersifat multiplatform dan modular. Di matra udara, selain diusung oleh Bayraktar Akinci, amunisi loitering ini juga dirancang untuk dapat diluncurkan dari drone tempur Bayraktar TB3, TAI Aksungur, TAI Anka, hingga helikopter serang T129 ATAK dan T929 ATAK II.

Tidak terbatas pada platform udara, Alpagut juga sanggup diintegrasikan ke platform darat menggunakan kendaraan taktis ringan bernavigasi khusus maupun peluncur multi-barrel, serta platform laut pada kapal perang permukaan skala kecil-menengah hingga kapal permukaan nirawak (Unmanned Surface Vehicles/USV) seperti MARLIN dan ULAQ.

Duel Udara di Sudan: Drone Propeller Akinci Jatuhkan Drone Tempur Buatan Cina, Bukti Dominasi Pasar UCAV Turki

Kehadiran Alpagut pada armada Bayraktar Akinci secara praktis memberikan doktrin baru bagi angkatan udara modern. Kombinasi ketinggian terbang dan daya jelajah Akinci dengan jangkauan mandiri Alpagut memungkinkan eliminasi sistem pertahanan udara musuh (Suppression of Enemy Air Defenses/SEAD) secara presisi tanpa perlu mempertaruhkan keselamatan nyawa pilot maupun mempertaruhkan platform pengusungnya dalam jangkauan tembak lawan. (Gilang Perdana)

Pukulan Bagi Teknologi Militer Turki: UCAV Strategis Bayraktar Akinci Ditembak Jatuh di Yaman

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *