
Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan terkemuka asal Perancis, Safran, mengumumkan rencana ambisius untuk memproduksi sebanyak 1.400 unit bom pintar terpandu dari keluarga AASM (Armement Air-Sol Modulaire – Air-to-Ground Armament) Hammer (Highly Agile Modular Munition Extended Range) sepanjang tahun 2026. (more…)

Setelah sempat mengejutkan publik lewat kepemilikan sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak pendek Majid (Majid AD-08) buatan Iran, persenjataan luar negeri Armenia kembali memicu sensasi geopolitik yang jauh lebih besar. (more…)

Menghadapi gempuran masif bom pintar berpandu Rusia dari keluarga UMPK (Universalnii Modul Planirovaniya i Korrektsii) yang saban hari menghantam garis depan pertahanan mereka, Ukraina akhirnya meluncurkan jawaban asimetris yang sepadan. (more…)

Kehadiran paket persenjataan udara ke permukaan berupa bom pintar stand-off AASM Hammer (Armement Air-Sol Modulaire) pada upacara penyerahan enam unit jet tempur Dassault Rafale batch pertama di Lanud Halim Perdanakusuma, Senin, 18 Mei 2026, menyisakan ulasan teknis yang sangat menarik untuk dikupas. (more…)

Teka-teki mengenai paket persenjataan utama yang akan melengkapi jet tempur Rafale pesanan Indonesia akhirnya terjawab tuntas melalui sebuah kejutan besar pada hari ini, Senin 18 Mei 2026. Bertempat di apron VVIP Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan batch pertama yang terdiri dari enam unit jet tempur omnirole Rafale untuk memperkuat Skadron Udara 12. (more…)

Sejak beberapa tahun lalu Dislitbangau (Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara) berhasil menelurkan prototipe smart bomb alias bom pintar. Tapi sejak gencar dipamerkan ke hadapan publik pada ajang Indo Defence 2012, hingga kini prototipe bom pintar buatan dalam negeri ini belum juga resmi operasional, penggunaannya masih sebatas pengujian. Meski masih banyak kekurangan disana sini, namun kabarnta bom pintar Dislitbangau dilirik oleh Iran. (more…)