
Sejak pensiunnya armada UF-2 Albatross milik Skadron Udara 5 TNI AU pada era 1980-an, Indonesia praktis kehilangan kapabilitas operasional pesawat amfibi (amphibious aircraft) dalam skala signifikan, baik untuk fungsi angkut taktis, patroli maritim, maupun misi Pencarian dan Penyelamatan (SAR). (more…)

Pernyataan panas berhembus dari korporasi pertahanan dan teknologi milik pemerintah Rusia, Rostec. Dalam keterangannya kepada kantor berita TASS, Rostec melontarkan klaim tajam bahwa Uni Eropa tidak memiliki alternatif sepadan untuk menggantikan helikopter pemadam kebakaran buatan Rusia, Kamov Ka-32. (more…)

Seandainya haluan politik Indonesia tidak berubah pada tahun 60-an, boleh jadi saat ini armada kapal perang, pesawat tempur, hingga kapal selam TNI lebih dominan berasal dari Rusia. Dan salah satu silsilah alutsista yang ditinggalkan Rusia (d/h Uni Soviet) adalah unit helikopter AKS (Anti Kapal Selam) Mi-4 Hound. Helikopter berbasis utility tersebut memperkuat Puspenerbal TNI AL dalam persiapan Operasi Trikora. (more…)