Amerika Serikat sudah barang tentu tak akan tinggal diam ketika Ukraina mendapat ancaman serangan atau kemungkinan invasi dari Rusia. Meski masih malu-malu menempatkan unit militernya, namun Washington sejak beberapa waktu telah mulai memasok berbagai jenis persenjataan ke Ukraina. Seiring eskalasi yang terjadi di Donbas, kucuran persenjataan kian ditingkatkan oleh AS. (more…)
Ada hubungan yang unik antara Turki dan Ukraina, satu sisi Turki sukses menjual produk drone tempur Bayraktar TB2 ke Ukraina. Bahkan TB2 telah dilibatkan Ukraina dalam konflik di Donbas. Meski Turki unggul dalam pembuatan drone, namun untuk urusan mesin drone, rupanya justru Turki yang harus mengakui kehandalan produk mesin dari Ukraina. (more…)
Konflik bersenjata di Donbas rupanya membuat Turki menjadi serba salah. Di satu sisi, Turki mendapat berkah penjualan dan pamor atas drone tempur Bayraktar TB2, dimana Ukraina merupakan pengguna drone tersebut, yang kabar terakhir menyebut telah mengerahkan Bayraktar TB2 untuk menghancurkan basis howitzer yang digunakan oleh separatis pro Rusia di Donbas. (more…)
Sebagai senjata yang dioperasikan secara perorangan, yaitu dengan dipanggul, RPG-7 menjadi granat berpeluncur roket yang battle proven dan disegani sejak lama. Di Indonesia, RPG-7 sudah digunakan sebagai senjata bantu infanteri oleh Korps Marinir. Namun ada yang unik dari Ukraina, diwartakan RPG-7 disematkan ke dalam dudukan peluncur. (more…)
Pada kenyataan, tak sembarang persenjataan yang mendapat ‘kehormatan’ di-copas oleh Cina, adalah jenis senjata atau alutsista yang bernilai tinggi dan punya potensi dijual, yang diprioritaskan Cina untuk dikloning, reverse engineering atau apa pun namanya. Di lini rudal udara ke permukaan misalnya, sampai saat ini kiblat pengembangan yang dilakukan industri Cina masih mengarah ke teknologi Rusia. (more…)
Masih hangat dalam ingatan seputar rudal anti kapal RK-360MC Neptune, terlebih belum lama diwartakan ada kemajuan pembicaraan atas rencana pengadaan rudal ini antara Indonesia dan Ukraina. Dan menyinggung eksistensi rudal pertahanan pantai yang tergolong baru ini. Disebut gelaran satuan tembak ini tak akan dibiarkan sendiri. (more…)
Menyadari taring Bayraktar TB2 cukup tajam di palagan peperangan, rupanya hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ukraina, yang tak bisa dipungkiri kehadiran Bayraktar TB2 dimanfaatkan sebagai efek deterens guna menghadapi ancaman dari Rusia. Tak tanggung-tanggung, dua matra sekaligus, yaitu angkatan udara dan angkatan laut Ukraina mengandalkan sosok drone tempur buatan Turki ini. (more…)
Ukraina rupanya sukses mendulang kontrak di lini rudal, tapi ini bukan tentang rudal anti kapal RK-360MC Neptune. Melainkan ada kabar bahwa Artem, manufaktur rudal dari Ukraina, telah mendapatkan kontrak senilai US$200 juta untuk ekspor rudal udara ke udara jarak sedang R-27. Seolah memanfaatkan sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), Ukraina sejak beberapa tahun belakangan gencar menawarkan rudal ini ke negara-negara pengguna jet tempur produksi Rusia. (more…)
Kilas balik ke Desember 2020, saat itu jagad pemerhati alutsista di Indonesia diramaikan dengan topik rencana pengadaan rudal anti kapal RK-360MC Neptune dari Ukraina. Kabar yang diposting media lokal Ukraina – Defense Express – defence-ua.com pada 24 Desember 2020, sontak mengagetkan warganet, pasalnya rudal yang dimaksud benar-benar baru, bahkan kala itu, rudal Neptune belum digunakan oleh militer Ukraina. (more…)
Hubungan Inggris dan Rusia dalam beberapa hari ini kian memanas, khususnya setelah adanya insiden saling klaim dan provokasi di Laut Hitam pada 23 Juni lalu. Pihak Rusia beranggapan, bahwa kapal perang Inggris, destroyer HMS Defender telah memasuki kawasan lepas pantai Krimea yang dicaplok Rusia. Moskow menganggap tindakan Angkatan Laut Inggris di Laut Hitam “berbahaya”. (more…)