
Debut F-16 Fighting Falcon dalam beberapa minggu ini kerap dikaitkan dengan misi tempur di Ukraina. Meski pada akhirnya disangkal oleh Amerika Serikat selaku prinsipal, namun, sebelumnya kadung beredar rencana dari Polandia dan Belanda untuk mengirim Elang Penempur itu guna berlaga di langit Ukraina. Dan terlepas dari reputasi F-16 yang battle proven, rupanya ada pernyataan kontroversial yang diungkapkan pilot jet tempur Angkatan Udara Ukraina. (more…)

Meski Korea Selatan telah menawarkan paket khusus terkait program Main Battle Tank (MBT) ke Norwegia, namun, pada akhirnya pilihan Norwegia bukan jatuh kepada MBT K2NO Black Panther produksi Hyundai Rotem, melainkan pilihan negara Skandinavia itu telah tertuju pada MBT Leopard 2A7NO produksi Krauss Maffei Wegmann (KMW) dari Jerman. (more…)

Meski disebut punya lapisan proteksi yang minim, namun, tak ada keraguan bagi Rusia dalam mengoperasikan ranpur amfibi Infantry Fighting Vehicle (IFV) BMP-3, dalam operasi militer khusus. Dengan sejumlah upgrade, pada 3 Februari 2023, Kurganmashzavod, bagian dari HighPrecision Complexes, telah mengirimkan batch pertama di tahun 2023 atas unit BMP-3 yang akan dikerahkan dalam operasi tempur di Ukraina. (more…)

Sebagai salah satu manufaktur pertahanan ternama, yang produknya akan dibawa berlaga di Perang Ukraina, Rheinmetall memperkenalkan inovasi terbaru yang akan melengkapi lapisan proteksi pada Main Battle Tank (MBT). Lapisan proteksi itu adalah “hybrid armour” yang diperkenalkan Rheinmetall baru-baru ini saat International Armoured Vehicles conference (23 – 26 Januari 2023) di London, Inggris. (more…)

Melihat jenis alutsista yang juga digunakan oleh TNI dalam laga perang di Ukraina, menjadi menarik untuk diperhatikan. Setelah debut rantis Bushmaster MRAP 4×4, VAB, BTR-4, BMP-3 sampai meriam hanud S-60, ada lagi satu jenis alutsista radar yang bakal beraksi di Ukraina, dan tentunya selama ini jenis yang sama telah dioperasikan Arhanud TNI AD. Yang dimaksud adalah radar GroundMaster 200 (GM 200) produksi Thales. (more…)
Tak lama lagi, militer Rusia akan menggelar hajatan besar, yakni ‘menyambut’ kedatangan ranpur favorit asal Amerika Serikat dan Barat, mulai kelas Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2 Bradley sampai Main Battle Tank (MBT) papan atas, seperti Leopard 2A4, Challenger dan M1A2 Abrams. Guna menyambut tamu spesial yang akan tampil di Ukraina, rangkaian persiapan telah dilakukan Moscow. (more…)

Berbeda dengan jadwal pengiriman MBT M1A2 Abrams yang belum jelas, Amerika Serikat telah mengapalkan puluhan ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) M2 Bradley ke Ukraina. Jumlah yang dikirim pun lebih banyak dari yang diperkirakan sebelumnya, sebanyak 60 unit M2 Bradley telah dikirim US Transportation Command (Transcom) lewat kapal kargo dari Pelabuhan North Charleston di Carolina Selatan, minggu lalu. (more…)

Berita pengiriman alutsista besar-besaran dari Barat ke Ukraina, bisa dimaknai sebagai bentuk psy war, dengan harapan dapat mempengaruhi moril pasukan Rusia di medan perang. Rusia pun tak tinggal diam, guna meningkatkan semangat bertempur, militer Rusia telah mengumumkan pemberian hadiah khusus bagi setiap prajurit yang mampu menghancurkan MBT (Main Battle Tank) Leopard 2 atau M1A2 Abrams. (more…)

Menyambung berita sebelum ini yang menyebut Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan mengirim 31 unit Main Battle Tank (MBT) Abrams ke Ukraina, menjadi bahan perbincangan luas, seperti belum diketahui (saat itu) varian M1 Abrams apa yang akan dikirim, plus belakangan diketahui bahwa stok Abrams milik militer AS tak bisa serta-merta dikirim ke Ukraina. (more…)

Punya status sebagai negara anggota NATO dan bertetangga langsung dengan Ukraina, rupanya membuat Polandia harus memberi perhatian ekstra untuk membantu Ukraina. Bicara tentang Main Battle Tank (MBT), Polandia telah berkomitmen untuk mengirim 14 unit MBT Leopard 2A4. Namun, sepertinya itu tidak cukup, Polandia juga akan mengirim 30 unit MBT produksi dalam negeri, PT-91 Twardy ke Ukraina. (more…)