
Terlepas dari efektivitasnya, fungsi penting dari alutsista adalah kemampuannya untuk menciptakan rasa takut, atau kengerian bagi lawan. Nah, terkait hal tersebut, babak dalam perang Ukraina kehadiran dengan jenis drone copter berukuran kecil, namun bisa menciptakan ketakutan luar biasa. Meski belum ada nama resmi, tapi drone ini kadung populer disebut sebagai “Dragon Fire Drone”. (more…)

Seolah ingin menandingi K-4386 “Typhoon Airborne” milik pasukan lintas udara Rusia yang dipersenjatai kanon 2A4 kaliber 30 mm, Ukraina belum lama ini meluncurkan kendaraan tempur (ranpur) lapis baja sejenis yang punya kemampuan Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP). Yang dimaksud adalah Varta 2 4×4 yang dipamerkan pada pameran pertahanan MSPO 2024 di Kielce, Polandia. (more…)

Drone yang dipersenjatai senapan serbu konvensional sudah beberapa kali diwartakan keberadaannya, ternasuk tengah diuji coba oleh Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Namun, sebuah video yang dinggah di akun X belum lama ini telah menjadi viral, pasalnya ini pertama kali diperlihatkan video penembakan senapan serbu dengan sudut perekaman gambar dari arah laras, yakni oleh drone berjenis First Person View (FPV). (more…)

Terlepas dari kemampuannya, nama drone yang satu ini sepertinya bakal menjadi viral, pasalnya nama drone ini mengingatkan pada salah satu film James Bond, “SkyFall.” SkyFall disini adalah sebuah drone kamikaze Ukraina yang dirancang untuk menghancurkan kendaraan lapis baja dan benteng pertahanan musuh pada jarak antara 40 dan 60 kilometer. (more…)

Manufaktur senjata Ukraina, Inguar Defense, belum lama ini telah memperkenalkan konsep kendaraan tempur infanteri – Infantry Fighting Vehicle (IFV) baru yang diberi nama Inguar-7. Menurut Defence Industry Europe, meskipun detail teknis spesifik belum diungkapkan, grafik yang tersedia mengungkap beberapa fitur utama Inguar-7. (more…)

Meski tengah berada di jurang resesi ekonomi, Amerika Serikat kembali menguras dana pajak dalam negerinya untuk mendanai pasokan persenjataan ke Ukraina. Salah satu yang terbaru adalah lewat Angkatan Darat AS (US Army) yang telah memberikan Javelin Joint Venture (JJV) kontrak produksi lanjutan rudal anti tank Javelin untuk tahun fiskal 2024. (more…)

Setelah mengumumkan program “Palianytsia”, yakni senjata jarak jauh (drone roket) yang dirancang untuk menghancurkan pangkalan udara Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga mengumumkan program pengembangan rudal balistik taktis yang disebut Hrim, bahkan Zelenskyy menyebut uji coba perdana Hrim telah berlangsung dengan sukses. (more…)

Bukan oleh sengatan rudal Rusia, Angkatan Udara Ukraina telah mengonfirmasi jatuhnya jet tempur pertama F-16 Fighting Falcon pada hari Senin lalu. F-16 yang jatuh adalah asal donasi dari Denmark. Sebab musabab kecelakaan belum disebutkan, namun ada kabar F-16 nahas tersebut jatuh saat melakukan misi untuk mencegat rudal jelajah Rusia. (more…)

Militer Ukraina menyadari bahwa keberadaan jet tempur F-16 Fighting Falcon menjadi incaran utama untuk dihancurkan oleh Rusia. Dan seperti yang sudah berlaku pada alutsista sebelumnya, maka sangat mungkin bagi Ukraina untuk menggelar umpan sasaran palsu (decoy) atau fake target yang dapat dilihat dari udara sebagai F-16. (more…)

Dalam waktu tidak lama lagi, militer Ukraina akan mendapatkan pasokan kendaraan tempur (ranpur) baru tapi lawas. Persisnya, Kementerian Pertahanan Ukraina secara resmi telah menyetujui pengerahan ranpur armored personnel carrier (APC) Pansarbandvagn 302 (PBV 302) donasi dari Swedia ke angkatan bersenjatanya. (more…)