
Perang berkepanjangan di Ukraina seolah ‘mengabsen’ segala jenis alutsista papan atas. Di segmen rudal anti tank, nama MBDA Milan belum pernah atau jarang disebut digunakan, padahal rudal anti tank ini adalah buatan Perancis, yang notabene menjadi donatur utama persenjataan ke Ukraina. Dan publikasi terbaru di jejaring sosial Rusia VK pada 1 September 2023, mengungkapkan bahwa Brigade Mekanis ke-32 Angkatan Bersenjata Ukraina telah menggunakan rudal anti tank Milan 2T, yang berasal dari donasi Perancis. (more…)

Setelah penampakan pembom strategis Tu-95 Bear di Pangkalan Udara Engels yang dipasangi ban mobil pada sayapnya, kini beredar postingan di media sosial yang memperlihatkan pembom tempur Sukhoi Su-34 Fullback juga dipasangi proteksi ban mobil pada bagian atas fuselage dan sayapnya. Meluasnya penggunaan ban mobil untuk proteksi dari ancaman serangan drone kamikaze, sontak menuai tanggapan dari netizen, pasalnya strategi ini tak lazim untuk melindungi pesawat. (more…)

Meski belum mengumumkan seperti Belanda dan Denmark, Belgia sebagai donatur persenjataan dan logistik untuk Ukraina, juga punya rencana untuk mengirim beberapa unit jet tempur F-16 Fighting Falcon ke Ukraina. Namun, tidak seperti stok F-16 milik Belanda dan Denmark yang serviceable, maka armada F-16 Belgia diwartakan mengalami sejumlah masalah. Apakah itu? (more…)

Selain Main Battle Tank (MBT) Challenger 2, rupanya ada alutsista Ukraina asal Inggris lain yang ikut ‘gosong’ di sektor peperangan yang sama (wilayah Zaporizhzhia). Persisnya terkonfirmasi ‘hancur’ sebuah self tracked propelled howitzer (SPH) – roda rantai, AS90 Braveheart. Setidaknya, Kementerian Pertahanan Inggris telah memasok 20 unit AS90 Braveheart untuk militer Ukraina. (more…)

Nama rudal jelajah anti kapal RK-360MC Neptune punya kesan tersendiri di Indonesia, pasalnya sebelum meletus perang Rusia vs Ukraina, rudal ini sudah dalam proses untuk diakuisisi oleh Kementerian Pertahanan RI, termasuk pada perjanjian transfer of technology yang terkait. Pamor Neptune kembali meroket setelah diklaim Ukraina untuk menyerang kapal perang Rusia di Laut Hitam, termasuk kapal penjelajah rudal RTS Moskva (Slava Class Cruiser). (more…)

Di antara negara tetangga Ukraina yang was-was terdampak perang, Polandia boleh dikata tampil berbeda. Tidak hanya memborong persenjataan dalam nilai kontrak fantastis, Polandia tetap memajukan industri pertahanan dalam negeri. Selain yang tengah berjalan dengan Korea Selatan, Warsawa juga menggenjot terobosan bersama Amerika Serikat. (more…)

CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie)155/52 mm 8×8 tergolong sebagai senjata artileri baru. Diluncurkan oleh Nexter System pada tahun 2015, CAESAR 8×8 jelas lebih modern dibandingkan CAESAR 6×6 yang digunakan oleh Artileri Medan TNI AD. Meski masuk kategori baru, self propelled howitzer ini sudah berlaga di medan perang Ukraina. Meski CAESAR 8×8 produksi Perancis, namun unit yang digunakan di Ukraina berasal dari donasi Denmark. (more…)

Selain Main Battle Tank (MBT) Challenger 2 yang kemarin diwartakan rontok perdana di laga perang Ukraina. Masih di seputar MBT yang digunakan pasukan Ukraina, dikabarkan untuk pertama kalinya terkonfirmasi MBT Leopard 2A4V dengan lapisan proteksi ‘Brick’ ERA Kontakt-1, rontok di medan perang. Sebelumnya, Leopard 2A4V sudah ada yang hancur di medan perang, namun, ini menjadi yang pertama untuk MBT Leopard 2A4V yang dilapisi proteksi rancangan Soviet mengalami kehancuran. (more…)

Setelah Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4 dan 2A6 mengalami fase rontok perdana di Ukraina, maka bagaimana dengan MBT Challenger 2? Pasalnya, sejak diterjunkan ke laga perang Ukraina, belum ada kabar aktual tentang nasib MBT produksi Inggris tersebut. Baru pada hari kemarin, untuk pertama kalinya terkonfirmasi kehancuran perdana MBT Challenger 2 dalam perang Ukraina. (more…)

Jarak antara Moskow dan wilayah perbatasan Ukraina yang tidak terlampau jauh (sekitar 500 Km), menjadi momok tersendiri bagi sistem pertahanan udara Negeri Beruang Merah. Pasalnya semakin banyak drone berukuran mini yang mampu menjangkau ibu kota Rusia itu dengan terbang rendah dan tidak terdeteksi. Meski hanya menimbulkan kerusakan minimal, berlanjutnya serangan drone kamikaze telah mempermalukan citra Rusia, dan tentunya membahayakan keselamatan warga sipil. (more…)