19 bulan sudah perang Rusia-Ukraina tak kunjung usai. Alih-alih mereda, intensitas serangan saling berbalas justru terus meningkat dan medan tempur pun terus meluas. Rusia bahkan baru-baru ini mengerahkan pembom tempur Su-34 Fullback yang sudah dilengkapi rudal balistik hipersonik Kh-47M2 Kinzhal. Sebelumnya rudal balistik hipersonik itu hanya dipasang diplatform MiG-31K. Oleh karena itu, media Cina memperkirakan musim dingin mendatang di Ukraina akan lebih mencekam dengan gempuran jet-jet tempur Rusia.
Menteri Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov, mengungkapkan negaranya tengah melakukan uji coba lapangan terhadap kendaraan darat tak berawak – Unmanned Ground Vehicle (UGV) Ironclad. UGV ini dilengkapi sasis artikulasi 4X4 sebagai salah satu keunggulan, membuatnya dapat dengan mudah menerabas berbagai medan sulit. Bila tak ada aral melintang, UGV Ironclad akan dikerahkan ke medan tempur melawan Rusia, yang notabene sudah lebih dahulu mengerahkan UGV dengan beragam konfigurasi dan fungsi.
Selain mendapat pasokan Alutsista dari NATO & Barat selama perang melawan Rusia, Ukraina juga memproduksi banyak Alutsista sendiri, salah satunya adalah MAGURA V5 USV (Unmanned Surface Vehicle) yang baru-baru ini dipamerkan BUMN eskportir produk dan jasa militer Ukraina, SFTE Spetstechnoexport, di gelaran DSEI (Defence & Security Equipment International) 2023 di London.
Drone intai Ukraina membongkar trik perang Rusia di medan tempur. Dalam sebuah video yang pertama kali beredar di saluran Telegram, tampak Rusia menempatkan beberapa Main Battle Tank (MBT) T-72 ‘tiup’ untuk dijadikan fake target. Tujuannya, tak lain adalah untuk menghabiskan stok amunisi Ukraina dan menimbulkan kerugian besar, mengingat harga sebuah rudal bisa sampai menyentuh ratusan ribu dolar AS.
M1A1 Abrams untuk Ukraina telah tiba dengan kereta api di Grafenwoehr, Jerman, 14 Mei 2023. (Christian Carrillo/US Army)
Batch pertama Main Battle Tank (MBT) M1A1 Abrams dari Amerika Serikat telah tiba di Ukraina, yakni delapan bulan setelah Pentagon melakukan ‘pemesanan’, yang artinya lebih cepat dari perkiraan para pejabat pertahanan. Departemen Pertahanan AS pada bulan Januari lalu mengirimkan hampir tiga lusin M1 Abrams untuk membantu Ukraina melawan invasi Rusia. (more…)
Rusia dan Ukraina ibarat beradu tanding dalam kemampuan drone kamikaze. Menyadari suksesnya serangan drone kamikaze adalah bentuk propaganda yang apik, maka pelibatan drone kamikaze dengan fitur FPV (First Person View) terus dikedepankan, lantaran bisa menjadi bukti otentik atas keberhasilan serangan. Seperti belum lama ini sebuah video pendek muncul di media sosial, yang menunjukkan drone kamikaze Lancet 3 Rusia sukses menghantam MiG-29 Fulcrum Angkatan Udara Ukraina dalam jarak yang belum pernah terjadi sebelumnya. (more…)
Meski spesifikasinya masih serba misteri, namun dalam beberapa waktu mendatang Rusia sepertinya akan melancarkan serangan dengan drone kamikaze jenis baru ke Ukraina. Diproduksi oleh Aeroscan (Zala Aero), drone yang dimaksud diberi label Italmas (Izdeliye-54) dan digadang sebagai drone kamikaze jarak jauh yang mampu menarget sasaran di jarak 200 km. (more…)
Antara Jerman dan Brasil punya pandangan yang berbeda tentang Ukraina. Seperti Brasil menolak permintaan dari Jerman untuk memberi Ukraina amunisi kaliber 35 mm yang akan digunakan untuk sistem hanud mobile Gepard (Flakpanzer Gepard). Seperti diketahui, Jerman adalah salah satu donatur utama persenjataan ke Ukraina. Tak terima perlakuan Brasil, Berlin pun memberi hukuman pada Brasil. (more…)
Selain MBT Leopard 2A4/2A6, MBT Challenger 2 dan (nantinya) MBT Abrams, Ukraina juga mendapat pasokan MBT (Main Battle Tank) berusia uzur, yakni Leopard 1A5. Denmark dalam hal ini telah menjanjikan kepada Ukraina setidaknya 30 unit MBT Leopard 1A5 yang menjadi surplus. Namun, ada kabar bahwa Ukraina justru menolak sebagian MBT Leopard 1A5 tersebut. (more…)
Meski dibangun dari sasis Main Battle Tank (MBT) K1, namun kendaraan yang satu ini adalah ransus (kendaraan khusus) lapis baja non tempur. Inilah K600 Korean Combat Engineering Vehicle (KCEV), ransus yang dipersiapkan untuk alat utama (alut) satuan Zeni Tempur produksi Hyundai Rotem. Dan kabar terbaru menyebutkan pengiriman dua unit K600 KCEV dari Korea Selatan ke Ukraina. (more…)