Serangan drone berbahan karton yang diluncurkan Ukraina ke pangkakan udara Rusia di Kursk region pada akhir Agustus lalu, jelas telah mencoreng pamor militer Negeri Beruang Merah, pasalnya drone karton buatan Australia yang harganya tak ‘seberapa’, tapi mampu menghancurkan empat unit Su-30 dan satu unit MiG-29. Namun, serangan drone karton rupanya telah membangkitkan para inovator Rusia untuk menciptakan lawan tanding yang ideal untuk drone karton. (more…)
Selain akibat serangan drone kamikaze, artileri dan senjata anti tank, ancaman besar bagi ranpur (kendaraan tempur) di medan konflik berasal dari ranjau darat yang tersebar di beberapa titik yang tidak diduga. Dan bicara ranjau darat, maka Rusia terbilang sukses menggelar sistem ranjau selama konflik dengan Ukraina. (more…)
Salah satu masalah serius yang dihadapi militer Ukraina adalah menghadapi peperangan elektronika (electronic warfare/EW) yang dilakukan oleh pihak Rusia. Sejak lama, Rusia diketahui mampu melakukan jamming pada beragam sinyal radio, termasuk sinyal GPS, yang tak pelak banyak membuat kegagalan pasukan Ukraina dalam menjalankan operasi tempurnya. Nah, belum lama ini, pihak Ukraina mengklalim telah menemukan solusi untuk menghadapi aksi jamming oleh Rusia. (more…)
Di ajang Army 2023 bulan Agustus lalu, Rusia meluncurkan rantis Tiger (Tigr) 4×4 varian “Mad Max” yang berhasil membetot perhatian. Dan belum dua bulan berlalu, kini sudah terkonfirmasi ranpur lapis baja Mad Max ini sudah digunakan oleh pasukan Rusia di medan tempur Ukraina. (more…)
Sebuah video muncul beberapa hari yang lalu yang menampilkan Main Battle Tank (MBT) T-90M Proryv Rusia. Yang menarik perhatian bukan tentang penambahan sistem proteksi yang ramai dipublikasikan, melainkan ada label Thales pada sistem pengendali tembakan – fire control system (FCS) pada MBT andalan Rusia tersebut. Adanya label Thales tentu mengundang tanya, pasalnya manufaktur alat pertahanan asal Perancis itu telah mundur dari Rusia, yakni pasca invasi Moskow ke Ukraina pada Februari 2022. Maka spekulasi pun beredar. (more…)
Serangan drone yang masif dilakukan Ukraina tak pelak telah membuat Rusia harus berpikir keras untuk merancang sistem senjata anti drone yang efektif. Seperti salah satunya dilakukan Kizlyar Electromechanical Plant yang kini mengklaim tengah mengembangkan Advanced Ammunition Control System untuk melawan ancaman drone Ukraina. Nah, seperti apakah kehebatan dari sistem anti drone ini? (more…)
Setidaknya satu dari 20 unit ranpur Infantry Fighting Vehicle (IFV) Marder 1A3 donasi dari Jerman ke Ukraina, kini berstatus dalam kondisi ‘rontok’ alias total loss. Hal itu berhasil dikonfirmasi dari beredarnya rekaman video pendek di jejaring media sosial, yang memperlihatkan Marder 1A3 yang digunakan pasukan Ukraina terkena sengatan rudal anti tank. (more…)
Guna meningkatkan gempuran pada posisis strategis Rusia, maka opsi paling mujarab yang dapat dilakukan oleh Ukraina adalah meluncurkan rudal jelajah yang diluncurkan dari udara atau air-launched cruise missile (ALCM). Untuk itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terus melobi negara-negara NATO untuk terus memasok rudal seperti Storm Shadow/SCALP. Namun, pasokan Storm Shadow dari Inggris dan Perancis terasa masih kurang, mengingat jalannya peperangan diprediksi masih akan panjang. (more…)
Merujuk laporan media Perancis, La Tribune, disebut bahwa Ukraina sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk memproduksi versi drone tempur (UCAV) buatan Prancis, Aarok. Turgis & Gaillard (T&G) sekalu manufaktur Aarok dan Antonov, perusahaan dirgantara dari Ukraina, dilaporkan telah menandatangani perjanjian yang menyetujui produksi tersebut. (more…)
Seiring waktu, Rusia terus beradaptasi dalam mensiasati kemenangan di medan tempur di Ukraina. Terbaru, untuk pertama kalinya, rudal Kh-38ML yang dibawa Su-34 sukses menghancurkan empat jembatan penting di wilayah Kupyansk berkat penargetan drone intai Orlan. Hancurnya jembatan tersebut diyakini membuat Ukraina kesulitan mengatur logistik perang, khususnya di Ukraina Timur. Sayangnya, tak disebutkan pasti drone Orlan mana yang digunakan, tetapi besar kemungkinan itu adalah drone Orlan 30.