
Kilas balik ke Desember 2018, saat itu Chengdu Aircraft, bagian dari Aviation Industry Corporation of China (AVIC) mengumumkan pengiriman drone kombatan Wing Loong ke-100 untuk pasar ekspor. Wing Loong memang tergolong laris di pasaran, drone ber-propeller ini telah digunakan oleh Mesir, Kazakhtan, Nigeria, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Pakistan dan Uzbekistan. (more…)

Banyak parameter yang menandakan keunggulan dari teknologi drone Medium/High Altitude Long Endurance, salah satunya adalah pengguna dua mesin (twin engine). Dalam hal adopsi drone bermesin ganda, selama ini publik lebih mengendal sosok Akinci buatan Baykar Makina dari Turki. Bahkan Cina telah merilis Tengden TB001, drone kombatan dengan tiga mesin propeller. (more…)

Bahwa Iran telah mampu memproduksi beberapa jenis drone kombatan, rasanya sudah bukan berita baru, lantaran ada beragam jenis drone kombatan (termasuk drone kamikaze) lansiran Iran yang berlaga di Perang Suriah dan Yaman vs Arab Saudi. Namun, dari beragam jenis drone kombatan yang telah diperlihatkan Iran, sosok Saegheh-2 UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle) adalah yang menarik untuk dicermati, pasalnya drone ini mampu menggotong rudal secara internal dalam ‘bomb bay.’ (more…)

Keluarga drone kombatan Wing Loong kini kehadiran anggota baru, yaitu dengan hadirnya Wing Loong 10 pada ajang Nanchang Airshow 2020. Meski menyandang nama Wing Loong, namun Wing Loong 10 berbeda dengan Wing Loong I atau pun Wing Loong II yang bermesin turboprop, dimana Wing Loong 10 mengadopsi mesin turbojet. (more…)

Saling adu propaganda kini tengah dilakoni antara Amerika Serikat dan Cina. Setelah muncul kabar AU Cina merilis video simulasi serangan pembom strategis Xian H-6 ke lokasi yang diduga sebagai Lanud Andersen di Guam, rupanya dari kubu AS juga membuat aksi tandingan yang mampu membuat pihak Cina meradang. (more…)

Raibow CH-5 sudah dikenal sebagai salah satu drone kombatan (UCAV) yang dioperasikan militer Cina. Dibandingkan drone kombatan Cina lainnya, CH-5 yang terbang perdana pada Agustus 2015 punya kualifikasi sebagai drone HALE (High Altitude Long Endurance) dengan kemampuan membawa payload sampai 1 ton. Dan lama tak terdengar debut drone bermesin propeller ini, ada kabar bahwa CH-5 varian maritim telah sukses terbang perdana. (more…)

Nama Orion-E sudah tak asing dalam jagad drone kombatan alias UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle), pasalnya drone produksi Kronshtadt Group ini sudah diperkenalkan sejak ajang MAKS 2017 AirShow. Meski baru digunakan oleh Rusia, Suriah dan Mesir, ada penampilan yang baru dari Orion-E di pameran militer Army 2020 (23-29 Agustus) yang dihelat di Kubinka, tak jauh dari Moskow. Untuk pertama kalinya, Orion-E ditampilkan dalam persenjataan full set, termasuk demonstrasi bom pintar berpresisi tinggi dengan bobot 50 kg. (more…)

Yang satu ini memang bukan drone berkualifikasi MALE (Mediun Altitude Long Endurance), namun CH-92A besutan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) adalah drone kombatan buatan Cina yang pertama kali digunakan oleh negara Eropa. Persisnya AD Serbia pada 4 Juli lalu telah memperlihatkan paket pengadaan CH-92A berikut senjatanya, yakni rudal udara ke permukaan FT-8C. Dengan adopsi CH-92A, maka Serbia menjadi negara ketiga belas di dunia yang mengoperasikan drone kombatan (UCAV) buatan Cina. (more…)

Baykar Technologies rupanya sedang di atas angin, kesuksesan drone tempur (UCAV) Bayraktar TB2 yang dijuluki “Pantsir Killer” menjadi tonggak penting bagi perusahaan swasta asal Turki ini. Bagi Baykar Makina, masterpiece yang saat ini digarap adalah drone kombatan Akinci. Setelah prototipe pertama Akinci terbang pada Desember 2019, maka prototipe kedua akan terbang dalam waktu dekat ini. Yang menarik, dalam menyambut Ramadan Bayram (Idul Fitri), pihak pengembang untuk pertama kalinya merilis dokumen pengembangan Akinci dalam video di YouTube. (more…)

Turki rupanya paham betul, bahwa cara promosi produk alutsista yang paling ampuh adalah dengan menjajalnya di medan peperangan yang sesungguhnya. Dan salah satu kesempatan tersebut telah jatuh pada Bayraktar TB2, yaitu jenis drone kombatan (UCAV) produksi Baykar Makina. Dimulai dari babak serangan udara di Suriah, kemudian berlanjut di Libya, Bayraktar TB2 mencatatkan rekor tersendiri, khususnya saat menjadi ‘algojo’ bagi sistem hanud Pantsir S-1. (more…)