Helikopter Mi-35MS: Varian Komando Tanpa Senjata Keluarga Hind Berteknologi Rotor Mi-28

Nama Mi-35 mendunia sebagai salah satu helikopter serang (attack helicopter) paling tangguh, termasuk yang dioperasikan oleh Puspenerbad TNI AD dalam varian Mi-35P. Namun, di dalam keluarga besar “Hind”, terdapat sebuah varian langka yang jauh dari kesan haus darah karena sama sekali tidak dibekali persenjataan (unarmed).

Baca juga: Russian Helicopters Tampilkan Varian Terbaru Mi-35P, Lebih Lethal dengan Avionik Digital

Varian tersebut adalah Mi-35MS, sebuah helikopter komando, kendali, dan komunikasi VIP (command and communications helicopter) khusus yang dikembangkan untuk kebutuhan militer dan pimpinan tinggi Rusia.

Mi-35MS dirancang oleh Mil Moscow Helicopter Plant dan diproduksi oleh Rostvertol pada rentang tahun 2013 hingga 2014. Helikopter ini pertama kali terdeteksi publik pada akhir 2014 saat menjalani serangkaian uji terbang di fasilitas Rostvertol di Rostov-on-Don.

Berbeda dari jajaran helikopter serang pada umumnya, keberadaan Mi-35MS dirancang khusus untuk memenuhi kualifikasi terbang segala cuaca (all-weather capability) dengan peran utama menyediakan jalur komunikasi terenkripsi yang aman bagi komandan lapangan, staf jenderal, hingga komando militer tingkat tinggi Rusia di area berisiko tinggi.

Secara teknis, helikopter ini mengombinasikan airframe kuat khas Mi-35M dengan elemen aerodinamis mutakhir dari helikopter serang Mi-28N Night Hunter. Mi-35MS mengadopsi sistem rotor utama berbasis material titan-komposit (titanium-composite materials) serta konfigurasi tail rotor berbentuk huruf “X” buatan Mi-28. Bilah propeler komposit ini dirancang lebih ringan, tahan benturan, serta memberikan efisiensi pendorongan yang lebih baik dan tingkat kebisingan yang lebih rendah dibandingkan bilah logam konvensional.

Untuk daya pacu, Mi-35MS dibekali dua mesin turboshaft VK-2500 yang dipadukan dengan Auxiliary Power Unit (APU) Safir untuk mendukung pasokan daya perangkat elektronik yang amat besar.

Ciri visual yang paling menonjol dari Mi-35MS terletak pada bagian hidung (nose) dan badan helikopter yang telah dipasangi radome besar menampung peralatan radio-elektronik terspesialisasi, antena satelit komersial maupun militer, serta sistem komunikasi canggih terenkripsi. Helikopter ini juga melipat area stub wings (sayap kecil) dan tidak dilengkapi pilon senjata maupun kanon otomatis di bagian depan, tetapi tetap dibekali pod penyesat elektronik dan sistem penangkal serangan rudal (self-defense suite).

Heboh Penampakan Mi-35M ‘Ghoib’: Mengenal Helikopter Serang Lanjutan Buatan Rusia dan Rekam Jejaknya

Mi-35MS dioperasikan secara eksklusif oleh Rusia. Pengguna utamanya mencakup Angkatan Udara Rusia (VKS), komando penerbangan Angkatan Darat, serta unit penerbangan khusus yang melayani Kementerian Pertahanan Rusia dan FSB (Federal Security Service).

Hingga saat ini, tidak ada negara lain yang mengoperasikan Mi-35MS karena konfigurasi perang elektronik dan perangkat komunikasinya tergolong sangat rahasia (sensitive technology). Berbeda dengan varian tempur seperti Mi-35P yang diekspor ke berbagai negara—termasuk Indonesia—Mi-35MS murni bertugas sebagai pos komando udara terlindungi (airborne command post) bagi hirarki militer Rusia. (Gilang Perdana)

Mil Mi-35P: The “Flying IFV”: Pencipta Teror dari Udara

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *