Sebuah pembom strategis supersonik Tupolev Tu-22M3 (Backfire) milik Angkatan Udara Rusia dilaporkan jatuh di wilayah Siberia pada Senin waktu setempat. Insiden jatuhnya salah satu tulang punggung serangan jarak jauh Rusia ini terjadi di dekat kota Svirsk, wilayah Irkutsk, saat pesawat sedang melaksanakan misi latihan terbang rutin yang dijadwalkan. (more…)
Kreativitas ala perang dingin kembali mengemuka, salah satunya adalah Rusia yang tengah mempertimbangkan penggunaan basis pesawat komersial Tupolev Tu-214 sebagai pembawa/peluncur rudal jelajah udara ke permukaan jarak jauh Kh-101 ALCM (Air Launched Cruise Missile). (more…)
Biro Desain Rusia, Tupolev nampaknya tengah bergembira setelah salah satu armada tempurnya, TU-22M3 sukses meluncurkan rudal jelajah Kh-22 ke Pulau Ular yang berada di Laut Hitam pada 27 September malam. Dilaporkan ada ledakan yang terjadi di lokasi, mengindikasikan bahwa rudal tersebut mengenai sasaran.
Secara umum, jenis pembom strategis yang digunakan Angkatan Udara Rusia adalah peninggalan atau paling tidak rancanan dari era Soviet. Dan dominasi pembom strategis Rusia merujuk pada rancangan dan produksi dari Tupolev. Nah, tahukah Anda, bahwa Sukhoi yang akrab dengan rancangan jet dan pembom tempur, rupanya pernah mencoba peruntungan dengan merilis rancangan pembom menengah (intermediate bomber) T-60S. (more…)
Dengan mengalirnya beragam sistem pertahanan udara (hanud) dari Barat ke Ukraina, maka semakin sulit bagi Rusia untuk melakukan serangan ke target strategis di Kiev (Kyiv). Berangkat dari pemikiran untuk dapat melakukan serangan presisi, maka ada pemikiran untuk mengerahkan drone bermesin jet dari era Soviet. Hal yang sejatinya telah dilakukan Ukraina saat melakukan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia, yakni ke Pangkalan Udara Engels dan Dyagilevo, yang bejarak 482 km dari perbatasan Ukraina. (more…)
Kecelakaan yang terkait kursi pelontar (ejector seat) pada pesawat militer masih menjadi momok yang menakutkan bagi para penerbang. Setelah kasus di Perancis, di mana penumpang panik di jet tempur Rafale B (tandem seat) yang berujung melontarkan diri via ejector seat. Kini ada kabar tragis dari Rusia, tiga awak pembom strategis Tupolev Tu-22M3 Backfire terpaksa harus meregang nyawa akibat masalah pada kursi pelontar. (more…)
Siapa yang tak kenal dengan Tupolev, manufaktur dirgantara asal Rusia ini amat legendaris, bahkan jejak produksian Tupolev begitu lekat dengan nostalgia era Perang Dingin semasa Uni Soviet berjaya. Sebut saja pembom strategis Tu-16 Badger, Tu-95, Tu-142 dan Tu-160 Blackjack, adalah karya-karya terbaik dari Andrei Tupolev. Belum lagi di jagad komersial, Tupolev telah berhasil merilis beberapa tipe pesawat komersial, yang sebenarnya cukup kondang di negara-negara sohib Rusia. Namun di tengah era drone alias pesawat tanpa awak, nama Tupolev seolah tenggelam. (more…)
Tentu bukan pertama kalinya pesawat angkut dengan label strategic airlifter Ilyushin Il-76 mendarat di Indonesia. Selain terkait penerbangan militer, tak satu dua kali pesawat ini wara wiri ke Indonesia dalam misi penerbangan charter kargo. Namun kedatangan dua Ilyushin-76 pada 5 sampai 9 Desember 2017 di Lanud Manuhua Biak, Papua, punya arti tersendiri, lantaran dua Ilyushin-76 di dapuk sebagai pesawat pendukung dan logistik untuk misi latihan penerbangan jarak jauh dua pembom Tupolev Tu-95 Bear. (more…)
Banyak cara bagi militer Cina untuk menunjukkan tajinya di kawasan Laut Cina Selatan (LCS), mulai dari penggelaran kapal induk, drone penyerang (UCAV), kapal selam nuklir, dan kapal perusak dapat dikerahkan sewaktu-waktu untuk ‘menakut-nakuti’ negara yang berselisih dengan Beijing. Seperti baru-baru ini muncul kabar bahwa pembom strategis supersonic Xian H-6 tengah meronda kawasan LCS. (more…)
Tupolev adalah legenda besar bagi TNI AU, namanya begitu masyur mewakili kehadiran pembom jet jarak jauh Tu-16 pada dekade 60 dan 70-an di Indonesia. Meski terkesan terlupakan, namun sejarah telah mencatat tak hanya Tu-16 yang dirilis Tupolev di Indonesia, justru jauh sebelum hadirnya Tu-16, TNI AU (d/h AURI) telah mengoperasikan pembom medium Tu-2, yang oleh NATO diberi kode Bat. (more…)