Bila TNI AD menjatuhkan pilihan ranpur berpenggerak 8×8 dari platform Pandur II (Pindad Cobra), maka AD Australia (Australian Army) juga punya andalan di kelas ranpur 8×8, yaitu Boxer 8×8 buatan Rheinmetall Defence. Bedanya, bila Indonesia masih dalam proses menanti, lain halnya dengan Australia yang pada 24 September lalu telah menerima unit perdana dari total 244 unit Boxer yang bernilai akuisisi US$3,53 miliar. Sebagai tonggak baru dalam sejarah alutsista Australia, Boxer lewat program Land 400 Phase 2 kelak akan menggantikan ranpur roda rantai M113. (more…)
Bila Indonesia baru mengenal sosok ranpur APC M113 pada tahun 2014 dengan jumlah perkuatan sekitar 150 unit asal bekas pakai AD Belgia, maka tetangga di selatan Indonesia, adalah salah satu pengguna terbesar M113. AD Australia (Australian Army) total memiliki 700 unit M113, dimana 431 unit diantaranya lewat program LAND 106 telah di-upgrade menjadi M113 AS4, menjadikan ranpur legendaris roda rantai ini dapat digunakan hingga tahun 2020. (more…)
Sejatinya bukan hanya operator seluler yang mengoperasikan perangkat BTS (Base Transceiver Station), pihak TNI faktanya juga punya perangkat BTS. Namun yang digunakan TNI, khususnya TNI AD adalah jenis BTS mobile dan bukan diperuntukan untuk menyalurkan akses dan koneksi jaringan 3G/4G seperti yang Anda nikmati sehar-sehari. (more…)
Adopsi teknologi Battlefield Management System (BMS) tak pelak menjadikan ranpur (kendaraan tempur) konvensional menjelma laksana ‘ranpur pintar.’ Tak hanya terkoneksi secara data, namun sistem ranpur dan persenjataannya dapat terintegrasi dengan unit komando yang lebih luas, menjadikan pola pergerakan unit kavaleri mampu berjalan efektif dan terpadu antar elemen. (more…)
Sebagai senjata bantu infanteri (senbanif) tembak lengkung, keberadaan mortir menjadi sesuatu yang melekat pada elemen kompi dan batalyon infanteri. Sebagai senjata yang tergolong standar, maka dapat dipastikan stok mortir dalam kaliber 60 mm dan 81 mm terbilang besar di tiga matra TNI. (more…)
Bagi kalangan pemerhati alutsista di Tanah Air, mungkin ini menjadi berita yang menggembirakan, persisnya di Latihan Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD Kartika Yudha 2019 yang berlangsung di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Martapura, Sumatera Selatan, untuk pertama kalinya rudal anti tank Saab NLAW (Next Generation Light Anti Tank Weapon) buatan Swedia diuji tembak. Ini rasanya momen penting untuk menguji tingkat kesiapan tempur di lini infanteri, pasalnya sejak didatangkan pada periode 2012 – 2013, baru kali ini rudal sekelas FGM-148 Javelin ini diluncurkan secara live. (more…)
Setelah mulai tiba pada Desember 2017 dan pengiriman terakhir tuntas pada April 2018, maka lengkap sudah paket pesanan delapan unit helikopter serbu AH-64E Apache Guardian untuk Puspenerbad. Dari delapan unit AH-64E Apache Guardian, nantinya hanya empat unit yang dipasangi radar “konde” Radar AN/APG-78. Meski begitu, arsenal persenjataan utama berupa rudal anti tank AGM-114R3 Hellfire bakal siap disematkan di kedelapan Apache. Dan ada kabar bahwa rudal yang didatangkan lewat program FMS (Foreign Military Sales) ini telah tiba di Indonesia. (more…)
Pengggunaan wahana transportasi sipil guna mendukung pergeseran pasukan dalam skala besar sudah lazim dilakukan, masih ingat saat kapal pesiar Queen Elizabeth dimiliterisasi guna mendukung angkutan ribuan prajurit Inggris ke Falkland dalam kampanye Perang Malvinas di 1982. Seperti dalam mendukung Latihan Antar Kecabangan (Ancab) TNI AD 2019 di Baturaja, Sumatera Selatan, turut dilibatkan kapal ferry terbesar di Indonesia, KMP Port Link milik PT ASDP Indonesia Ferry yang dicarter khusus oleh TNI AD guna membawa ratusan prajurit dan beragam alutsista berat. (more…)
Kabar akuisisi truk ponton M3 Amphibious Rig untuk Satuan Zeni Tempur (Zipur) TNI AD jelas bukan sesuatu yang baru. Jika Anda masih ingat, ransus (kendaraan khusus) berkemampuan amfibi ini sejatinya di jadwalkan ikut mengisi defile HUT TNI ke-72 Tahun 2017 di Cilegon, Banten. Namun karena beberapa alasan, kedatangan M3 tertunda dan lama tak terdengar kabarnya sampai suatu unggahan foto memperlihatkan truk ponton tersebut sudah siap dalam logo Zeni TNI AD beserta personelnya yang tengah berlatih di Eropa. (more…)
Lewat C90-CR series, nama Instalaza telah dikenal sebagai pemasok senjata anti tank atau senjata lawan tank dan perkubuan untuk lini kesenjataan pada infanteri TNI AD. Punya bobot yang relatif ringan dan mudah dalam penggunaan, C90-CR lebih dikenal sebagai senjata anti tank dengan peluncur (disposable) yang ideal bagi pasukan khusus dan pasukan lintas udara. (more…)