Seiring dinamika dan perkembangan teknologi, ancaman dari kapal selam bakal terus meningkat. Untuk itu operasi Anti Kapal Selam (AKS) harus mampu mengimbangi setiap kemajuan dari teknologi kapal selam itu sendiri. Salah satu sarana yang biasa digunkan dalam operasi AKS adalah sonobuoy, sensor yang dimasukan ke air ini sudah lama diadopsi oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Nah, belum lama ada kabar dari AL Perancis yang bakal mendapatkan sonobuoy dengan teknologi terbaru. (more…)
Bertetangga dengan Indonesia, maka Malaysia diprediksi juga bakal terimbas jika meletus konflik terbuka antara Amerika Serikat dan Cina. Dari serangkaian antisipasi yang dilakukan oleh pihak militer, maka kesiapan unsur satuan radar menjadi yang paling vital guna mendeteksi ancaman sedari dini dan meningkatkan kesadaran situasional. Dan dua wilayah Malaysia yang berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan, yaitu Negara Bagian Sabah dan Sarawak di Pulau Kalimantan, beberapa waktu ini telah mengoptimalkan kemampuan sistem radar intai hanud dan peringatan dini. (more…)
Berbentuk laksana tameng milik Kapten America dan ditempatkan berada di atas anjungan, inilah perangkat elektronik yang punya fungsi khusus di frigat Martadinata Class. Perangkat yang diberi label STIR (Signaal Tracking and Illumination Radar) EO Mk2 ini, nantinya juga akan dipasang pada salah satu korvet Bung Tomo Class, yaitu KRI Usman Harun 359 dalam program mid life modernisation.(more…)
Kilas balik ke artikel di Februari 2019, saat itu disebutkan TNI AL akan melakukan program peningkatan kemampuan dalam mid life modernisation (MLM) pada beberapa kapal perang utama secara bertahap, menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Modernisasi rupanya juga menyentuh pada armada korvet Bung Tomo Class, yang usianya sejak diluncurkan dari galangan Scotstoun – BAE System Marine telah mencapai 19 tahun. (more…)
Bagi Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional), keberadaan radar intai udara di armada kapal perang frigat dan korvet TNI AL juga berperan sebagai gap filler dan mendukung jangkauan radar intai eksisting yang ada di daratan. Seperti dalam operasi pengamanan di kawasan Natuna, selain ada Satuan Radar 212 di Ranai, pengintaian ruang udara TNI mendapat perkuatan dari radar-radar udara yang melekat di kapal kombatan TNI AL. (more…)
Bagi kebanyakan negara, adopsi teknologi (High Altitude Platform Station) masih dalam tahap kajian, termasuk di Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) semasa dijabat Wiranto pernah melakukan diskusi mendalam tentang penerapan HAPS untuk mendukung sistem komunikasi pertahanan dan keamanan di daerah terluar, terpencil dan perbatasan. (more…)
Diantara kapal kombatan TNI AL yang kini digelar di sekitaran Laut Natuna Utara, sebagian besar adalah dari jenis korvet, sementara yang menyandang predikat frigat baru satu unit, yakni KRI Karel Satsuit Tubun 356, yang kita kenal sebagai bagian dari Van Speijk Class (aka – Ahmad Yani Class). Kapal perang dengan kode KST 356 ini otomatis menjadi kapal kombatan bertonase terbesar TNI AL di Natuna, sekaligus juga menjadi yang paling ‘senior’ dari segi usia. (more…)
Hadirnya sistem hanud ForceSHIELD tak hanya membawa angin segar dalam jagad persenjataan Arhanud TNI AD. Melengkapi rudal SHORAD (Short Range Air Defence) Starstreak HVM (High Velocity Missile), seperti diketahui Indonesia juga ikut mengakuisisi radar pengendus sasaran SHIKRA (System for Hybrid Interceptor Knowledge of Recognised Air) atau dikenal juga dengan sebutan CONTROLMaster 200 buatan Thales, Inggris. (more…)
Pada saat diluncurkan dari galangan Scotstoun – BAE System Marine, yaitu di tahun 2001, korvet Nakhoda Ragam terbilang canggih, selain bekal sabreg sensor, persenjataan yang dibawanya pun lumayan komplit untuk meladeni peperangan anti permukaan, peperangan bawah permukaan dan anti serangan udara. Dan setelah 18 tahun berlalu, korvet yang sejak tahun 2014 menjadi arsenal Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL itu masih ‘kokoh’ dan banyak diandalkan dalam beberapa penugasan, termasuk dalam operasi di luar negeri, seperti misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). (more…)
Meski tak lagi tergolong sebagai alutsista baru, namun armada FPB-57 series yang melengkapi Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL masih menjadi elemen yang diandalkan dalam tugas-tugas patroli, terutama pada FPB-57 Nav V yang dipersenjatai relatif lengkap untuk menghadapi sasaran aspek permukaan dan udara. (more…)