Dunia pertahanan sedang menyaksikan pergeseran paradigma di mana drone murah, seperti tipe FPV (First Person View), mampu melumpuhkan aset militer bernilai jutaan dolar. Menanggapi realitas ini, Aselsan melalui sistem pertahanan udara (hanud) KORKUT 140/35 baru saja membuktikan efektivitasnya dalam uji tembak dinamis yang sukses menghancurkan target drone di udara. (more…)
Setelah diperkenalkan pada Pameran Dirgantara Internasional (ILA) 2024 di Berlin, kini pengembangan rudal anti drone yang disebut Small Anti Drone Missile (SADM) telah memasuki babak baru, setelah pada 8 November 2025, Parlemen Jerman (Bundestag) memberikan persetujuan untuk proyek SADM dengan estimasi anggaran sekitar €490 juta (US$565 juta). (more…)
Rheinmetall dari Jerman mungkin perlu waspada, pasalnya produk andalannya yakni sistem pertahanan udara (self propelled) Skyranger 30 dan Skyranger 35 yang dipasang pada ranpur Boxer 8×8, bakal mendapat saingan langsung dari Aselsan Manufaktur sistem senjata dari Turki itu belum lama ini memperkenalkan apa yang disebut sebagai Kalkan-050G. (more…)
Meski sebatas prototipe, namun penampilan ranpur Pindad Badak 6×6 dengan dummy kanon Rheinmetall Skyranger 30 pada Indo Defence 2022, telah menarik perhatian banyak kalangan, pasalnya secara konsep kanon reaksi cepat untuk SHORAD (Short Range Air Defence) tersebut ideal untuk dipasang pada ranpur 6×6 produksi dalam negeri. Serupa tapi tidak sama, rupanya konsep integrasi Skyranger 30 pada Badak 6×6 telah dilirik oleh angkatan bersenjata Austria. (more…)
Guna menciptakan peluang pemasaran, maka kerja sama diperlukan antar manufaktur dalam wujud integrasi pada produk yang akan dipasarkan. Seperti pada Indo Defence 2022, Rheinmetall Defence mencoba untuk masuk ke pasar self propelled anti aircraft gun di Indonesia. Konkritnya, pabrikan asal Jerman ini menggandeng PT Pindad untuk menawarkan ranpur lapis baja roda ban, Badak 6×6 sebagai platform untuk kubah kanon Rheinmetall Oerlikon Skyranger. (more…)
Oerlikon Skyranger dari Rheinmetall Air Defence bukanlah produk asing dalam jagad alutusista hanud (pertahanan udara). Kilas balik ke akhir 2017, Skyranger pernah ditawarkan sebagai unsur tactical response dalam sistem hanud di Pulau Natuna. Skyranger pada prinsipnya mengintegrasikan keunggulan mobilitas dan lapis baja dalam gelar operasi hanud, lantaran unit hanud taktis ini mengusung platform kendaraan tempur (ranpur) lapis baja. (more…)