
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran kembali mengejutkan kawasan Asia Barat dengan meluncurkan gelombang serangan peluru berpandu jarak jauh yang menyasar aset-aset vital militer Amerika Serikat. Dalam pengumuman resminya, Angkatan Aeroangkasa IRGC mengklaim telah berhasil menghancurkan empat sasaran strategis di Pangkalan Udara Al-Azraq, Yordania. (more…)

Sebuah helikopter serang jenis AH-64 Apache yang dioperasikan oleh Angkatan Darat AS (US Army) dilaporkan jatuh di perairan dekat Selat Hormuz pada Senin, 8 Juni 2026. Insiden mendebarkan ini pertama kali diungkap ke publik melalui laporan investigasi eksklusif harian The New York Times, yang mengutip informasi dari dua pejabat pertahanan jajaran atas yang mengetahui langsung peristiwa tersebut. (more…)

Di tengah bergulirnya dialog diplomatik yang masih berlangsung antara Washington dan Teheran, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) justru memilih momen ini untuk menunjukkan kesiapan militernya ke hadapan publik. Melalui Angkatan Lautnya, IRGC secara resmi memperkenalkan kapal serbu cepat terbaru yang diberi nama 27 Rajab (Rajab 27th). (more…)

Ketegangan di kawasan Teluk memasuki fase kritis seiring dengan keputusan Inggris yang seolah “terseret” lebih dalam oleh Amerika Serikat ke dalam pusaran konflik langsung dengan Iran. Pengerahan kapal perusak (destroyer) HMS Dragon (D35) ke wilayah Selat Hormuz bukan sekadar misi patroli rutin, melainkan pernyataan sikap London yang kini berdiri sejajar dengan Washington dalam menghadapi potensi ancaman dari Teheran di jalur logistik energi paling vital di dunia. (more…)

Ketegangan di jalur strategis Selat Hormuz kembali meningkat setelah sebuah pesawat tanker milik KC-135R Stratotanker Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) melaporkan status darurat pada Selasa (5/5/2026). Pesawat yang diketahui tengah terbang dari Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab menuju Pangkalan Al Udeid di Qatar tersebut terpantau melakukan penurunan ketinggian secara drastis ke 19.000 kaki. (more…)

Selain berita penembakan balon mata-mata Cina di California selatan pada 4 Februari lalu, maka pada 7 Februari 2023, publik internasional juga dihebohkan dengan pengumuman Iran atas keberadaan “Eagle 44” – fasilitas pangkalan udara di bawah tanah (pegunungan) – underground air force base yang serba rahasia. Dengan proteksi sistem rudal pertahanan udara (hanud), maka keberadaan Eagle 44 otomatis menjadi target identifikasi oleh komunitas intelijen lawan. (more…)