Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) merilis rekaman video yang memperlihatkan pembakaran kapal permukaan tanpa awak (Unmanned Surface Vehicle/USV) milik Amerika Serikat di kawasan Teluk. Dalam rilis resminya, pihak IRGC mengonfirmasi telah melumpuhkan dan membakar wahana pengawas nirawak jenis Saildrone Explorer 5838 yang dideteksi sedang menjalankan apa yang mereka sebut sebagai “misi agresif” di pintu masuk Selat Hormuz. (more…)
Ketegangan di jalur logistik energi global kembali meningkat setelah Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim berhasil menyita sebuah kendaraan bawah laut tak berawak (Autonomous Underwater Vehicle/AUV) milik Amerika Serikat. Penangkapan drone bawah laut tersebut dilakukan oleh armada Angkatan Laut IRGC (IRGCN) di area strategis pintu masuk Selat Hormuz. (more…)
Sinyal darurat dari aset strategis milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) mendadak memicu kegemparan di kawasan Teluk Persia pada Kamis, 20 Agustus 2026. Pesawat kendali dan peringatan dini (Airborne Warning and Control System/AWACS) berbasis Boeing E-3B Sentry dengan nomor registrasi 79-0002 dilaporkan memancarkan kode darurat umum (squawk 7700) saat melintas di koridor udara antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar. (more…)
Operasi militer Amerika Serikat melawan Iran dengan label Operation Epic Fury harus dibayar mahal menyusul jatuhnya puluhan pesawat nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV). Sejak kampanye militer diluncurkan pada akhir Februari 2026, militer AS dilaporkan telah kehilangan sedikitnya 45 unit drone tempur MQ-9 Reaper. Kerugian masif ini memukul kekuatan intai dan penyerang jarak jauh AS yang beroperasi di titik-titik krusial kawasan, khususnya di sekitar jalur maritim vital Selat Hormuz. (more…)
Skandal keamanan siber berpotensi tinggi kembali mengguncang sektor pertahanan Inggris. Armada sea drone (unmanned surface vessel/USV) milik Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) ditemukan secara diam-diam mengirimkan sinyal data tersembunyi ke sebuah alamat IP yang berlokasi di Cina. (more…)
Presiden Rusia Vladimir Putin melayangkan pujian terhadap efektivitas strategi perang laut asimetris yang diterapkan Iran di zona konflik Timur Tengah. Saat berbicara di hadapan para perwira Angkatan Laut Rusia (26/7/2026), Putin secara khusus menyoroti keberhasilan konsep “mosquito fleet” (armada nyamuk) milik Iran yang terbukti sangat efisien dalam menghadapi armada kapal perang modern yang jauh lebih besar dan mahal. (more…)
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran kembali mengejutkan kawasan Asia Barat dengan meluncurkan gelombang serangan peluru berpandu jarak jauh yang menyasar aset-aset vital militer Amerika Serikat. Dalam pengumuman resminya, Angkatan Aeroangkasa IRGC mengklaim telah berhasil menghancurkan empat sasaran strategis di Pangkalan Udara Al-Azraq, Yordania. (more…)
Sebuah helikopter serang jenis AH-64 Apache yang dioperasikan oleh Angkatan Darat AS (US Army) dilaporkan jatuh di perairan dekat Selat Hormuz pada Senin, 8 Juni 2026. Insiden mendebarkan ini pertama kali diungkap ke publik melalui laporan investigasi eksklusif harian The New York Times, yang mengutip informasi dari dua pejabat pertahanan jajaran atas yang mengetahui langsung peristiwa tersebut. (more…)
Di tengah bergulirnya dialog diplomatik yang masih berlangsung antara Washington dan Teheran, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) justru memilih momen ini untuk menunjukkan kesiapan militernya ke hadapan publik. Melalui Angkatan Lautnya, IRGC secara resmi memperkenalkan kapal serbu cepat terbaru yang diberi nama 27 Rajab (Rajab 27th). (more…)
Ketegangan di kawasan Teluk memasuki fase kritis seiring dengan keputusan Inggris yang seolah “terseret” lebih dalam oleh Amerika Serikat ke dalam pusaran konflik langsung dengan Iran. Pengerahan kapal perusak (destroyer) HMS Dragon (D35) ke wilayah Selat Hormuz bukan sekadar misi patroli rutin, melainkan pernyataan sikap London yang kini berdiri sejajar dengan Washington dalam menghadapi potensi ancaman dari Teheran di jalur logistik energi paling vital di dunia. (more…)