Rampasan dari alutsista lawan sudah barang tentu bukan sekedar untuk dipamerkan sebagai trofi kemenangan, lebih dari itu, persenjataan rampasan yang dianggap canggih akan sangat berharga untuk dipelajari detailnya. Seperti sebelumnya mempelajari teknologi armor pada ranpur Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2A2 Bradley, kini ada kabar bahwa Rusia sedang mempelajari Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 milik Ukraina yang dipasok oleh Jerman dan Portugal. (more…)
Setelah B-603 Volkhov, Armada Pasifik Rusia akan diperkuat jenis kapal selam Project 636.3 Vashavyanka Class atau “Kilo Class Next Generation” lain, yaki yakni ‘Yakutsk’, yang diluncurkan pada 11 Oktober 2024 oleh galangan Admiralty (United Shipbuilding Corporation) di St. Petersburg. (more…)
Siap sangka, karakter robot Disney ikut terlibat dalam perang di Ukraina. Meski tidak terkait dengan prinsipal merek Walt Disney, namun sebuah robot berpenggerak roda rantai atau Unmanned Ground Vehicle (UGV) telah diluncurkan Rusia dengan label “Wall-E”, yakni UGV yang dirancang untuk ‘membasmi’ drone lawan yang ada di sekitarnya. (more…)
C-802 milik AD Iran, C-802 bisa ditembakkan dari platform di darat
Bagi Israel dan Amerika Serikat, Iran adalah musuh bebuyutan nomer satu, pasalnya segala proxy yang melawan zionisme dan Barat umumnya bersumber dari sokongan Iran. Dan Iran bukan lawan yang dapat dianggap ringan, sebagai bukti serangan rudal balisitik ke Israel beberapaa waktu lalu, adalah bukti bahwa militer Negeri Para Mullah tak bisa dianggap sebelah mata. Pun termasuk untuk menghadapi serangan balasan, maka sistem pertahanan udara (hanud) Iran telah dibuat berlapis dengan teknologi terkini. (more…)
Sebagai salah satu helikopter andalan Rusia, tentunya nama Kamov KA-50 memiliki serentetan poin penting yang sayang jika dilewatkan; mulai dari kemampuan, pengembangan hingga perannya di medan perang. Bisa dibilang, KA-50 adalah paket lengkap yang ditawarkan pihak Negeri Beruang Merah kepada dunia militer di luar sana.
Sebagai salah satu helikopter andalan Rusia, tentunya nama Kamov KA-50 memiliki serentetan poin penting yang sayang jika dilewatkan; mulai dari kemampuan, pengembangan hingga perannya di medan perang. Bisa dibilang, KA-50 adalah paket lengkap yang ditawarkan pihak Negeri Beruang Merah kepada dunia militer di luar sana.
Ketegangan militer Rusia dan Amerika kembali memanas setelah pesawat tempur multirole Rusia, Sukhoi Su-35 melakukan manuver headbutt terhadap burung besi milik Angkatan Udara AS (USAF), F-16 pada 23 September 2024 silam di daerah Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Alaska. Tentu saja, manuver ini dinilai sangat membahayakan baik untuk pihak Rusia dengan Su-35-nya dan pihak Amerika dengan F-16-nya.
Biro Desain Rusia, Tupolev nampaknya tengah bergembira setelah salah satu armada tempurnya, TU-22M3 sukses meluncurkan rudal jelajah Kh-22 ke Pulau Ular yang berada di Laut Hitam pada 27 September malam. Dilaporkan ada ledakan yang terjadi di lokasi, mengindikasikan bahwa rudal tersebut mengenai sasaran.
Kabar yang satu ini mungkin menjadi yang paling dinantikan oleh netizen pemerhati perang di Ukraina. Meski belum ada konfirmasi dari pihak terkait, media Rusia, termasuk Vzglyad, melaporkan bahwa sedikitnya dua jet tempur F-16 Angkatan Udara Ukraina telah disergap saat mencoba lepas landas dari Bandara Starokostiantyniv di Ukraina barat. (more…)
Hujan sanksi yang diterapkan Amerika Serikat dan Barat kepada industri Rusia, salah satunya dimaksudkan untuk menjegal produksi persenjataan dari Negeri Beruang Merah, pasalnya AS mengklaim sejumlah komponen berteknologi tinggi, seperti perangkat mini prosesor masih didatangkan dari luar Rusia. (more…)