Prabowo Subianto dan Wiranto mengendarai Flyer 4×4, (Agustus 1997)
Sebagai unit tempur elit dengan kemampuan penyerbuan cepat, wajar bila Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD memiliki beragam kendaraan taktis (rantis). Sebagaimana pasukan khusus kelas dunia, pola gerakan Kopassus jelas beda dengan pasukan reguler, Kopassus lebih mengedepankan assault dengan unit pasukan berjumlah personel sedikit tapi mematikan. Untuk menunjang misi tersebut rantis yang dipunyai korps baret merah ini ukurannya relatif kecil. (more…)
Selain jet tempur Northrop F-5 Tiger dan Grumman F-14 Tomcat, masih ada memorabilia alutsista besutan Amerika Serikat yang hingga kini masih dilestarikan dengan apik oleh Iran. Salah satunya adalah helikopter serang AH-1J Cobra. (more…)
Selain mengintegrasikan pada helikopter serang Mi-28NE dan Mi-35P, ada kabar terbaru dari Kalashnikov Group, disebutkan manufaktur persenjataan kondang tersebut tengah mengadaptasi rudal anti tank Vikhr (Vihr) untuk dipasangkan pada drone tempur Orion-E. (more…)
Bila Amerika Serikat punya AGM-114 Hellfire sebagai rudal anti tank yang diluncurkan dari helikopter serang AH-64 Apache. Maka, Rusia juga punya rudal anyar dengan fungsi sejenis, yaitu Vihr varian upgrade dan belum lama ini sukses diuji tembak dari helikopter serang Ka-52 Alligator. Tidak tanggung-tanggung, 22 unit rudal Vihr sukses diluncurkan dengan menghancurkan beragam sasaran di permukaan. (more…)
Tak terasa, sudah lumayan banyak varian ranpur amfibi BMP-3 yang dikupas di Indomiliter.com, namun, soelah para desain Rusia yang terbilang kreatif, masih ada beberapa varian BMP-3 yang luput dari ulasan. Salah satunya adalah 9P157 Khrizantema-S. Meski dari bodinya sudah dikenal bahwa ini adalah BMP-3, tapi 9P157 Khrizantema-S punya ciri khas yang terbilang tak lazim, dimana tidak terlihat adanya kubah pada 9P157 Khrizantema-S. (more…)
Setelah resmi mengakuisisi dua baterai sistem hanud Iron Dome, rupanya Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) dalam Army Expeditionary Warrior Experiment program, kepincut jenis senjata lain buatan Israel. Dikabarkan pasca melakukan latihan penggunaan rudal anti tank, pasukan AD AS tertarik pada rudal anti tank yang dipanggul jenis Spike SR buatan Rafael Advanced Defence Systems Ltd. (more…)
Usia alutsista milik Korps Marinir ini jelas tak muda lagi, namun melihat dari spesifikasi dan tingkat kesiapan tempurnya, tank amfibi PT-76M sampai saat ini masih layak digunakan setelah melewat sejumlah retrofit disana-sini. Bahkan, belum lama ada kabar bahwa tank ini akan dipersenjati jenis amunisi baru. Persisnya tank PT-76M Korps Marinir akan punya kemampuan meluncurkan rudal anti tank. (more…)
Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, dalam sebuah latihan perang insiden bisa saja terjadi, termasuk yang diakibatkan oleh tembakan dari kawan sendiri (fiendly fire). Seperti belum lama ini, media lokal Rusia diramaikan dengan kabar ‘rontoknya’ sebuah Main Battle Tank (MBT) T-90A dalam latihan perang di wilayah Astrakhan, Rusia. (more…)
Perangkat yang satu ini memang belum terpasang di ranpur amfibi BMP-3F Korps Marinir, namun Arena Active Protection System dirancang untuk dipasang sebagai sistem proteksi di keluarga ranpur BMP-3. Berdiri di atas kubah, perangkat ini sejatinya berupa radar yang dapat mendeteksi serangan dari granat berpeluncur roket (RPG) ataupun rudal yang mengarah langsung ke ranpur, melindungi tank dari segala sudut dengan membentuk perisai ledakan yang menghalau lajunya roket atau rudal. (more…)
Penampilan Hong Jian 12 (HJ-12) atau dalam Bahasa Inggris disebut Red Arrow 12 pada ajang Eurosatory 2014 di Paris, Perancis, mampu membetot perhatian pemerhati alutsista dunia, pasalnya, Cina berhasil melangkah lebih maju dalam hal reverse engineering. Setelah sukses meng-copas ranpur, jet tempur dan pembom buatan Rusia, kehadiran Red Arrow 12 menjadi babak baru dalam penguasaan teknologi rudal anti tank generasi maju, lantaran yang di-copas kali ini adalah rudal anti tank FGM-148 Javelin produksi Raytheon dan Lockheed Martin. (more…)