
Sejak dioperasikan militer Amerika Serikat pada 1996, tercatat sudah beragam palagan pertempuran diikuti oleh rudal anti tank yang satu ini. Menyandang label FGM-148 Javelin, rudal besutan Raytheon dan Lockheed Martin ini pun laris manis di pasaran, setidaknya ada 25 negara, termasuk Indonesia, yang kini mengoperasikan rudal dengan mekanisme fire and forget berpemandu infra red ini. Dan ibarat ada gula ada semut, laris manis dan battle proven-nya Javelin rupanya menarik minat Cina pada rudal yang telah diproduksi lebih dari 45 ribu unit ini. (more…)

Rudal anti tank kembali mendapat panggung dalam jagad pertempuran, setelah aksi rudal TOW 2 ISIS yang sukses merontokan MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 Turki dalam duel di Al Bab, Suriah, kini rudal anti tank kembali naik pamornya di Yaman. Yang menjadi korban bukan hanya panser LAV-25 8×8 seperti kejadian di Wadi Abu Jubarah, melainkan MBT M1A2 Abrams yang dikenal sebagai salah satu tank utama terbaik di dunia, nyatanya rontok oleh sengatan ATGM (Anti Tank Guided Missile) yang dilancarkan pemberontak Houthi. (more…)

Pertempuran di wilayah urban jelas punya karakteristik tersendiri, begitu juga pada unsur senjata yang digunakan. Bicara di level senjata bantu infanteri, salah satu tantangan yang dihadapi adalah ketidapastian topografi dalam wilayah pertempuran itu sendiri. (more…)

Kendaraan taktis (rantis) serbu model buggy 4×4 rasanya begitu banyak ragamnya di Indonesia. Dalam hal desain jelas tak kalah dari merek luar negeri. Hanya sayangnya, di Indonesia bekal senjata pada rantis segala medan yang menggunakan rollbar ini ‘mentok’ pada penggunaan senapan mesin kaliber 7,62 mm atau pelontar granat otomatis AGL-40. (more…)

Mengupas tentang alutsista di era 60-an serasa menggali sebuah harta karun yang terpendam, meski perlahan, kerap ada informasi baru tentang jenis-jenis senjata yang dahulu pernah digunakan TNI saat zaman revolusi. Selain dominasi senjata asal Uni Soviet dan Eropa Timur, perlengkapan dari Eropa Barat juga lumayan banyak diakuisisi TNI, dan salah satu yang selama ini terlewatkan adalah sosok rudal anti tank Mosquito. (more…)

Nun jauh di Timur Tengah, Yordania yang dikenal sebagai salah satu negara sabahat Indonesia, punya kisah sukses tersendiri dalam pengembangan alutsista produksi dalam negeri. Berangkat dari eskalasi yang terjadi di negara tetangganya, menjadikan sosok Negeri Raja Abdullah II ini harus kreatif untuk kemandirian industri alutsista, terutama dalam menghadapi peperangan lawan tank dan kendaraan lapis baja yang suatu waktu dapat meletus di perbatasan. (more…)

Sebagian dari netizen di Tanah Air mungkin telah mengenal AV8 Gempita 8×8 sebagai panser IFV (Infantry Fighting Vehicle) tercanggih kedua di Asia Tenggara. Panser produksi FNSS Savunma Sistemleri, Turki, yang lisensi produksinya telah didapatkan Malaysia, memang utamanya dipersenjatai kanon M242 Bushmaster kaliber 25 mm. Namun ada kabar belum lama ini bahwa panser dengan kubah Sharpshooter ini telah ditambahkan persenjataannya dengan rudal anti tank ZT35 Ingwe buatan Denel Dynamics, Arfika Selatan. (more…)

Sampai saat ini belum pernah terdengar kabar bila rudal anti tank AT-5 Spandrel pernah diuji tembak oleh Korps Marinir, padahal inilah salah rudal anti tank pertama yang dimiliki TNI. Bahkan sampai saat ini sosok peluncurnya selalu terlihat terpasang pada bagian atas kubah ranpur BVP-2. Entah apakah saat ini rudalnya masih dalam kondisi aktif atau tidak, namun AT-5 Spandrel tetaplah jenis rudal yang menarik, lantaran rudal yang dirilis di era Uni Soviet ini punya sifat kebal di jamming. (more…)

Saat kami menurunkan artikel tentang rontoknya MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 Turki oleh rudal TOW 2 di Al Bab, Suriah, beberapa pembaca Indomiliter.com di kolom komentar menanyakan tentang sistem pemandu BGM-71 TOW 2 yang mengacu pada SACLOS (Semi Automatic Command to Line-of-Sight) dengan wire guided. Ya dengan wire guided artinya rudal dipandu lewat media kabel. Kedengarannya terasa janggal, bagaimana mungkin rudal yang meluncur 300 meter per detik dan melesat sampai ribuan meter namun dipasangi untaian kabel. (more…)

Keperkasaan MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 mungkin tak usah diragukan lagi, bahkan tank asal Jerman dengan bobot 60-tonan ini juga telah menjadi ikon kekuatan Kavaleri TNI AD. Namun berita dari Timur Tengah beberapa hari lalu seolah ‘menodai’ keangkeran Sang Leopard. Pangkal musababnya adalah rontoknya 10 unit Leopard 2A4 AD Turki oleh senjata anti tank/ATGM (Anti Tank Guided Missile) yang dioperasikan militan ISIS di daerah Al Bab, Suriah. (more…)